SYAKHRUDDIN.COM – Sebuah jembatan penting yang dibangun Tagana menghubungkan Masyarakat Jorong Rumah Padang di Nagari Koto Salak dengan Kecamatan Sungai Rumbai diresmikan oleh Menteri Sosial, Tri Rismaharini, pada tanggal 28 Mei 2023.
Sebelumnya, warga setempat harus menempuh perjalanan yang melelahkan selama lebih dari 1,5 jam melintasi Jalan Lintas Sumatera untuk sampai ke kebun dan pasar yang sebenarnya hanya terpisahkan oleh sungai.
Namun, setelah pembangunan jembatan, waktu yang diperlukan hanya sekitar 15 menit untuk mencapai seberang sungai.
Jembatan ini memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jorong Rumah Padang, yang rutin melakukan perjalanan ke kebun dan pasar yang berada di sisi seberang sungai.
Dalam sambutannya, Menteri Sosial menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjawab permintaan masyarakat untuk mempermudah akses mereka ke pasar dan sekolah, tanpa harus melakukan perjalanan yang panjang dan berputar-putar.
Jembatan yang dibangun di atas sungai Batang Siat memiliki panjang 90 meter dan lebar 1,2 meter.
Akses jembatan ini dapat dilalui oleh warga baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor, dengan batasan tertentu agar jembatan tetap aman dan tahan lama.
Menteri Sosial menjelaskan bahwa jembatan ini dapat menampung maksimal 3 orang dan 1 sepeda motor sekaligus.
Selain menjadi penghubung ekonomi, jembatan ini juga berfungsi sebagai langkah mitigasi bencana yang sering mengancam wilayah Kabupaten Dharmasraya, terutama di Kecamatan Koto Salak.
Menteri Sosial menjelaskan bahwa jembatan ini dapat digunakan sebagai jalur evakuasi saat terjadi bencana, seperti tsunami. Tinggi jembatan ini telah dihitung dengan mempertimbangkan ketinggian air saat terjadi tsunami.
Pembangunan jembatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke-19. Sebagai hadiah ulang tahun, Tagana memilih untuk memberikan jembatan ini kepada masyarakat sebagai upaya mempermudah akses mereka.
Lebih dari 30 relawan Tagana Sumatera Barat dan 15 anggota Task Force Tagana, bekerja sama dengan anggota Vertical Rescue Indonesia dan warga Nagari Koto Salak, ikut serta dalam pembangunan jembatan ini.
Proses pembangunan dimulai pada tanggal 10 Mei 2023 dan selesai pada tanggal 28 Mei 2023, seperti dilansir dilaman humas Kemsos.
Menteri Sosial menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan hasil pelatihan khusus bagi para relawan Tagana, yang telah membangun lebih dari 173 jembatan gantung sebelumnya.
Jembatan di Koto Salak adalah bagian dari ekspedisi 1000 jembatan yang diinisiasi oleh Vertical Rescue Indonesia.
Afriwandi, Wakil Nagari Koto Salak, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial. Dia mengungkapkan bahwa masyarakat setempat telah lama menantikan adanya akses jalan penghubung ini menuju Nagari Kurnia Koto Salak.
Dia berterima kasih kepada Kementerian Sosial atas bantuan yang telah diberikan, yang akhirnya mengabulkan harapan dan doa masyarakat Koto Salak.
Dengan adanya jembatan baru ini, kehidupan masyarakat Jorong Rumah Padang di Nagari Koto Salak menjadi lebih mudah dan aman.
Mereka tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencapai kebun dan pasar yang sebenarnya hanya terletak di seberang sungai.
Jembatan ini menjadi simbol penting dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat, serta upaya mitigasi bencana yang lebih baik untuk wilayah tersebut (sdn)
