SYAKHRUDDINNEWS.COM – Setiap kali Ahad tiba, ada denyut kehidupan yang berbeda di tubuh Kota Makassar. Di saat sebagian orang masih larut dalam selimut pagi, para lanjut usia yang tergabung dalam Lembaga Lanjut Usia Indonesia justru mulai bersiap menyambut hari dengan semangat yang sulit ditandingi usia muda.
Sejak ba’da Subuh, telepon demi telepon mulai berdering dari tangan koordinator olahraga, Hj. Sumiati Sattar. Dengan suara khas penuh kehangatan, ia menghubungi bendahara LLI Sulsel, Amirah Sambe yang berada di sekretariat organisasi. Dari sana, kabar kemudian menyebar ke seluruh anggota, seperti rantai persaudaraan yang tak pernah putus dimakan waktu.
“Ayo ke Boulevard… pakaian hari ini kaos putih, celana hitam menyesuaikan, sesuai kesepakatan minggu lalu,” begitu pesan sederhana yang selalu terdengar akrab di telinga para anggota. Tidak ada perintah yang kaku. Yang ada hanyalah ajakan penuh rasa kekeluargaan. Sebab bagi mereka, Ahad pagi bukan sekadar jadwal olahraga, melainkan ruang untuk merawat semangat hidup.
Di kawasan Boulevard Boulevard Makassar, langkah-langkah para lansia itu menjadi pemandangan yang memikat perhatian. Kaos putih dan nuansa kuning yang mereka kenakan seolah menjadi simbol cahaya pagi—cerah, hangat, dan penuh harapan. Kehadiran mereka bahkan menarik perhatian berbagai komunitas senam di kota ini. Tidak mengherankan bila akhirnya LLI Sulsel resmi terdaftar sebagai bagian dari grup Senam Sehat Kota Makassar.
Ketua I LLI Sulsel, Hj. Nirmawaty Ghani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kekompakan para anggota. Menurutnya, usia lanjut bukan alasan untuk berhenti berkarya dan bersosialisasi. Setelah aktif dalam program Jumat Berkah, LLI Sulsel kini juga merencanakan studi tiru ke lembaga lanjut usia di Bali.
Bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi sebuah ikhtiar menghadirkan kegembiraan dan semangat baru bagi para lansia agar tetap merasa berarti, tetap merasa hidup, dan tetap merasa dibutuhkan.
Sementara matahari makin meninggi di ufuk timur, satu per satu anggota mulai meninggalkan lokasi olahraga dengan langkah ringan dan wajah berbinar. Namun bagi Amirah Sambe, Ahad belum selesai. Setelah menuntaskan kegiatan olahraga, ia kembali bersiap menghadiri pesta perkawinan anak saudaranya, Jumriati Sambe, di kawasan Jalan Cumi-Cumi, Kota Makassar.
Sebab beginilah kehidupan para lansia di LLI Sulsel: tetap aktif, tetap hadir di tengah keluarga, dan tetap menebarkan energi kehidupan, meski usia terus berjalan menua (sdn)



