SYAKHRUDDINNEWS.COM – Memasuki usia lanjut bukan berarti harus berhenti bergerak. Justru, olahraga menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga tubuh tetap sehat, pikiran tetap segar, dan kehidupan tetap mandiri.
Bagi lansia, olahraga bukan sekadar membakar kalori, tetapi menjadi bagian dari upaya mempertahankan kualitas hidup.
Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat membantu menjaga massa otot dan kekuatan tulang, sehingga risiko jatuh dan pengeroposan tulang dapat ditekan.juga bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, termasuk membantu mengendalikan tekanan darah dan kolesterol.
Tidak kalah penting, aktivitas fisik turut menjaga kesehatan otak serta membantu mengurangi kecemasan dan suasana hati yang kurang baik.
Namun, olahraga bagi lansia sebaiknya dilakukan secara bertahap. Prinsipnya, “start low, go slow”
Mulailah dari aktivitas ringan sekitar 10 hingga 15 menit, kemudian tingkatkan secara perlahan sesuai kemampuan. Pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya juga penting untuk memberikan kesempatan kepada otot dan persendian beradaptasi.
Bagi lansia yang memiliki penyakit kronis, seperti hipertensi, gangguan jantung, atau masalah persendian, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum memulai program olahraga baru.
Dan yang paling penting, kenali kemampuan tubuh. Jika muncul nyeri dada, pusing mendadak, atau sesak napas berlebihan, segera hentikan aktivitas dan mintalah pertolongan.
Jadi, usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk bergerak jangan pernah berkurang. Lansia sehat, lansia aktif, lansia mandiri karena tubuh yang terus bergerak adalah bagian dari investasi untuk menikmati hari tua dengan lebih bahagia.

Begitulah langkah yang dilakukan oleh Pengurus Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sulawesi Selatan dengan kolaborasi anggota Komunitas Senam Nusantara (KSN) yang dikoordinir Sigit dan Irma bertempat di Kawasan Boulevard, depan Hotel Grand Asia setia hari ahad dalam sepekan
