SYAKHRUDDIN.COM – Penjelasan Ketua Masjid Besar Al-Abrar, H. Hilal Kadir, SE Dg Lau, telah memberikan pencerahan kepada para jamaah terkait rencana pemasangan dan penambahan AC untuk imam.
Beliau menjelaskan bahwa saat ini belum memungkinkan untuk melaksanakan pemasangan AC tersebut, dikarenakan kondisi aliran listrik yang memerlukan penataan ulang oleh teknisi Muh. Sariun Said, ST.
Dalam penjelasannya melalui jaringan WhatsApp, Hilal Kadir mengucapkan terima kasih atas usulan dari jamaah untuk memasang tambahan AC 2 PK untuk imam, terutama bagi yang sudah menyumbangkan donasi.
Namun, terkait pemasangan AC 2 PK dengan daya sebesar ±1.800 VA/8A, disarankan untuk ditunda hingga setelah Idul Fitri.
Pertimbangannya adalah terkait dengan beban daya listrik yang telah terpasang sebesar 33.000 VA/3×50 A, sedangkan beban saat ini sudah mencapai 45 A.
Hilal Kadir menjelaskan bahwa jika AC 2 PK dipasang tanpa penataan ulang sistem jaringan, dapat menyebabkan beban listrik melebihi kapasitas per phasa-nya.
Oleh karena itu, penundaan pemasangan AC ini, bukanlah karena pengurus tidak ingin menambah fasilitas, melainkan karena diperlukan penyesuaian teknis dalam sistem jaringan, agar tidak berdampak pada sektor lainnya.
Dengan demikian, pengurus berjanji untuk memasang tambahan AC 2 PK setelah bulan Ramadan berakhir, terutama setelah teknisi Muh. Sariun Said, ST kembali dari cutinya ke Bau-Bau yang berlangsung mulai tanggal 4 April hingga 16 April 2024, serta memasangkan sticker penahan panas pada kaca-kaca jendela, sesuai dengan saran dan pendapat para jamaah.
Semoga informasi ini memberikan pencerahan kepada seluruh jamaah Masjid Besar Al-Abrar Makassar mengenai alasan penundaan pemasangan AC demi kelancaran dan keamanan penggunaan listrik di masjid ini (sdn)
