SYAKHRUDDINNEWS.COM – Pembaca setia Mozaik Kehidupan, selamat berjumpa kembali pada Selasa, 2 Juni 2026. Pagi ini perhatian insan pers Sulawesi Selatan tertuju ke Graha Pena Fajar di Jalan Urip Sumoharjo Nomor 20 Makassar. Di gedung yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di kawasan timur Indonesia itu, Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan digelar untuk memilih Ketua PWI dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) periode mendatang.
Sejak pagi, suasana kompetisi yang hangat namun tetap bersahabat mewarnai perhelatan organisasi wartawan tertua di negeri ini. Menjelang senja nanti, suara para pemilik hak pilih akan bermuara pada satu keputusan: siapa yang dipercaya mengemban amanah memimpin PWI Sulsel dan DKP lima tahun ke depan.
Tanggal 2 Juni juga menyimpan jejak sejarah yang layak dikenang. Pada hari ini tahun 1953, Ratu Elizabeth II dinobatkan sebagai Ratu Britania Raya dalam sebuah upacara megah yang disaksikan jutaan pasang mata di seluruh dunia. Di Indonesia, tanggal ini berdekatan dengan ingatan akan lahirnya tokoh pergerakan Tan Malaka, pemikir yang gagasannya turut memberi warna dalam perjalanan bangsa menuju kemerdekaan. Sejarah selalu mengingatkan bahwa setiap tanggal menyimpan kisah, dan setiap generasi memiliki kesempatan untuk menuliskan sejarahnya sendiri.
Awal bulan juga menghadirkan denyut kehidupan yang akrab bagi masyarakat. Para purnabakti mulai menerima hak pensiun sebagai buah dari pengabdian panjang yang telah mereka persembahkan kepada bangsa dan negara. Pada saat yang sama, sebagian keluarga kembali mencermati daftar kebutuhan rumah tangga karena harga sejumlah bahan pokok perlahan merangkak naik. Beras, cabai, bawang, dan kebutuhan harian lainnya menjadi perhatian dalam menyusun pengeluaran bulanan. Namun sebagaimana roda kehidupan yang terus berputar, harapan tetap menjadi bekal paling berharga untuk menatap hari esok. Semoga Selasa ini menghadirkan kesehatan, keberkahan, dan kabar baik bagi kita semua.
Pantun Pembuka
Burung merpati terbang ke awan,
Hinggap sebentar di pohon randu.
Jalani hari dengan keyakinan,
Esok yang cerah sedang menunggu.
Jaksa Agung Israel menyampaikan peringatan keras mengenai kondisi demokrasi di negaranya yang dinilai terus mengalami kemunduran di bawah pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Ia menyoroti melemahnya independensi lembaga peradilan, meningkatnya tekanan terhadap institusi hukum, serta kecenderungan pemerintah mengabaikan sejumlah putusan yang dianggap penting bagi tegaknya negara hukum. Pernyataan tersebut kembali memantik perdebatan politik di tengah berbagai kontroversi yang masih membelit pemerintahan Netanyahu.
Di saat yang sama, polemik mengenai reformasi peradilan dan proses hukum yang masih berjalan terhadap sang perdana menteri terus membelah pandangan publik. Sebagian pihak melihat langkah pemerintah sebagai upaya pembaruan sistem, sementara yang lain menganggapnya sebagai ancaman terhadap prinsip demokrasi yang selama ini dijunjung tinggi. Perdebatan itu menunjukkan bahwa demokrasi tidak hanya diuji oleh lawan politik, tetapi juga oleh kebijakan yang lahir dari dalam kekuasaan itu sendiri.
Di balik gurita bisnis yang dibangun taipan legendaris Liem Sioe Liong atau Sudono Salim, tersimpan kisah yang sering dipandang sebagai perpaduan antara naluri bisnis dan keyakinan spiritual. Salah satu cerita yang paling menarik bermula pada 1975, ketika Liem bertemu Mochtar Riady dalam sebuah penerbangan menuju Hong Kong. Dalam percakapan yang berlangsung di udara itu, Riady mengungkapkan keinginannya mengembangkan dunia perbankan, sementara Liem sedang mencari sosok yang mampu membenahi sejumlah bank miliknya, termasuk Bank Central Asia.
Pertemuan tersebut menjadi titik awal sebuah kolaborasi besar yang kelak mengubah wajah industri perbankan Indonesia. Sejumlah catatan menyebutkan bahwa sebelum mengambil keputusan penting, Liem kerap berziarah ke kawasan Gunung Kawi untuk mencari ketenangan batin dan pertimbangan spiritual. Dalam sebuah kisah yang diabadikan Richard Borsuk dan Nancy Chng, sepulang dari Gunung Kawi, Liem menyatakan dirinya akan menjadi “Tang Sheng” bagi Mochtar Riady, simbol hubungan pembimbing dan penggerak kesuksesan. Waktu kemudian membuktikan keputusan itu sebagai langkah monumental. Di tangan Mochtar Riady, BCA tumbuh dari bank yang nyaris terpuruk menjadi salah satu bank swasta terbesar di Indonesia dan pilar utama kekuatan bisnis Salim Group.
Duka menyelimuti Kabupaten Takalar setelah seorang perempuan berinisial P, 56 tahun, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Kecamatan Sanrobone. Aparat kepolisian menduga korban menjadi sasaran perampokan yang disertai kekerasan. Sejumlah perhiasan emas milik korban dilaporkan hilang, sementara penyidik terus menelusuri jejak yang ditinggalkan pelaku.
Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan turut diterjunkan untuk membantu proses penyelidikan. Hingga kini polisi masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap motif serta memastikan kronologi peristiwa yang merenggut nyawa korban. Masyarakat berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Setelah hampir setahun masuk dalam daftar pencarian orang, seorang pria berusia 68 tahun yang merupakan pimpinan sebuah pondok pesantren akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian di Kota Bontang. Penangkapan tersebut mengakhiri pelarian panjang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pencabulan terhadap tiga santriwati yang pernah menimba ilmu di pesantren yang dipimpinnya.
Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik karena menyangkut perlindungan anak dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Kini tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut perkara tersebut hingga tuntas serta memastikan hak-hak korban mendapat perlindungan yang semestinya.
Kabupaten Gowa tengah memasuki babak politik yang dinamis setelah DPRD menggulirkan hak angket. Langkah itu menjadi penanda meningkatnya tensi hubungan antara legislatif dan eksekutif, sekaligus membuka ruang pengawasan yang lebih luas terhadap berbagai kebijakan pemerintah daerah. Di warung kopi, ruang diskusi, hingga media sosial, perbincangan mengenai arah pemerintahan semakin hangat terdengar.
Berbagai kelompok politik mulai menunjukkan sikap dan perhitungannya masing-masing. Sebagian memandang hak angket sebagai instrumen demokrasi yang sah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Sebaliknya, ada pula yang menilai dinamika ini berpotensi memunculkan polarisasi jika tidak dikelola secara bijaksana. Namun di tengah silang pendapat itu, masyarakat tetap berharap pelayanan publik dan pembangunan daerah tidak ikut tersandera oleh ketegangan politik.
Pada akhirnya, hak angket bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses demokrasi yang menguji kedewasaan seluruh pemangku kepentingan. Perbedaan pandangan semestinya diselesaikan melalui dialog, data, dan mekanisme konstitusional yang berlaku. Sebab yang terpenting bukanlah siapa yang menang dalam pertarungan politik, melainkan bagaimana kepentingan rakyat tetap menjadi kompas utama dalam setiap keputusan yang diambil.
Sampai di sini perjumpaan kita dalam Mozaik Kehidupan edisi Selasa, 2 Juni 2026. Semoga informasi yang tersaji hari ini menambah wawasan sekaligus menjadi pengingat bahwa kehidupan selalu menghadirkan beragam warna: ada kabar gembira, ada kisah inspiratif, ada pula pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Insyaallah, esok hari kita akan kembali bersua dengan aneka informasi yang layak untuk diketahui.
Pantun Penutup
Ke pasar Sungguminasa membeli ketan,
Singgah sejenak di bawah cemara.
Beda pendapat jangan jadi beban,
Mari bergandengan membangun Gowa tercinta.
Penulis Naskah : Syakhruddin Tagana



