SYAKHRUDDIN.COM – Presenter Rahma Sarita belum lama ini membuat geger seluruh Indonesia dengan karya puisinya. Puisi yang berjudul “Negeri Para Bajingan” ini sukses menyita perhatian banyak kalangan dan menjadi kontroversi tersendiri.
Karena isinya yang menyindir pemerintah itu, seketika banyak pihak yang tidak terima terhadap puisi tersebut. Agar puisi itu, bisa menjadi kritik sosial maka penulis membuatnya dalam versi yang berbeda, sekalipun tujuan dari kritik sosial itu tidak kehilangan makna, berikut sadurannya ;
Negeri Para Bajingan
Inilah cerita negeri yang merayakan kebusukan
Kebijakan dan proyek hanya bagi kepentingan pribadi
Pendidikan, kesehatan, hukum jadi tawar-menawar
Hukuman diputuskan dengan mata tertutup, korupsi menguasai segalanya
Subsidi dan bantuan hanya tergantung pada pesanan tertentu
Semuanya tentang kepentingan, keadilan tertawa di luar jendela
Inilah negeri dengan pejabat korup, tanpa rasa bersalah
Mereka terlalu berani, transaksi ilegal miliaran, takkan terhindar dari hukum
Negeri Para Bajingan, tanah air dijual dalam utang
Modalnya hanya kepalsuan, senjatanya adalah ketakutan
Perpecahan dan permusuhan ditanam di antara kita
Melawan atau berbicara, akan mendapat ancaman
Buzzer digerakkan, kebenaran dikepung
Kau dianggap sebagai musuh, tak lama kau akan berada di balik jeruji
Negeri Para Bajingan, pemimpin ingin kekuasaan abadi
Mereka akan melakukan apapun, seandainya itu berarti melupakan etika
Negeri Para Bajingan, kita tidak boleh berdiam diri
Bersatu, lawan kebijakan yang merusak
Kita tak perlu menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi
Lembaga negara telah menjadi sirkus, rakyat adalah satu-satunya harapan
Untuk merebut negeri ini dari para bajingan yang merusaknya
Sekaranglah saatnya, saat perubahan harus terwujud
Puisi ini tetap mencerminkan kritik sosial, tetapi telah disesuaikan untuk menjaga bahasa yang lebih umum dan menghindari penghinaan (sdn)
Adapun teks asli dari Karya Rahma Sarita yang dilansir Kilat.com dari YouTube Viral Peristiwa pada Minggu 13 Agustus 2023, berbunyi seperti berikut :
Negeri Para Bajingan
Inilah cerita tentang negeri para bajingan
Kebijakan dan proyek pembangunannya hanya untuk cari cuan
Pendidikan kesehatan bahkan hukum jadi barang dagangan
Vonis bisa dapat potongan, status tersangka tergantung orderan
Subsidi tergantung pesanan pokoknya
semua tergantung kepentingan Jangan tanyakan soal keadilan
Inilah Negeri Para Bajingan pejabatnya banyak yang korupsi
Sepertinya sudah tuman
Transaksi janggal ratusan triliun tinggal kena
Inilah cerita tentang Negeri Para Bajingan
Utang jadi andalan tanah air pun digadaikan
Inilah Negeri Para bajingan yang modalnya hanyalah kebohongan
dan senjatanya hanya menebar ketakutan dan perpecahan antar kelompok
dibentur-benturkan dan jangan coba-coba untuk kritik atau meneriakkan kebenaran
karena kau akan dianggap sebagai ancaman
Buzzer pun dikerahkan dan tak lama kau juga akan jadi tahanan
Inilah Negeri Para Bajingan
Dimana pemimpin dan keluarganya ingin berkuasa sepanjang zaman
segala cara dihalalkan
Inilah Negeri Para Bajingan
jangan tinggal diam Kawan Lawan
kebijakan tak perlu menunggu MK membuat keputusan
karena semua lembaga negara sudah menjadi dagelan
buruh mahasiswa dan rakyat semua adalah tumbuhan
untuk merebut kembali Negeri dari tangan para bajingan
Sekaranglah waktunya perubahan (*)
