SYAKHRUDDIN.COM – Para Ketua ORT & ORW di Kelurahan Pa’Baeng-Baeng, berkejaran dengan waktu untuk mempersiapkan data warga, yang akan menerima bantuan sembako dari Pemerintah Kota Makassar, lebih khusus bagi mereka yang terdampak Pandemic Copid-19 dan bukan penerima PKH atau penerima Bansos.
Selama dua hari Rabu-Kamis ( 28 s/d 29 Juli 2021) para ketua ORT dan ORW, ditugaskan mendata warganya sebanyak 20 orang dan belum tersentuh bantuan sosial sebelumnya dan terdampak Copid-19.
Setiap ORT mendapat tugas menghimpundata warga sebanyak 20 KK, dan belum pernah menerima bantuan sosial selama Pandemi Copid – 19. Mereka lalu di foto menggunakan link khusus dan langsung terbaca pada sistim tentang posisi koordinat yang bersangkutan berada.
Bantuan kali ini, para warga di identifikasi oleh Ketua ORT atau petugas ORT yang dipercayakan, dengan satu syarat belum pernah menerima bantuan dan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan Program Kerja Harapan (PKH) maupun penerima bantuan sosial tunai.
Karena ini sifatnya sangat spesifik dan mendadak maka warga yang didatangi, dimintakan KK dan KTP, kemudian difoto langsung dan hasil foto langsung menunjukkan koordinat yang bersangkutan, dimana dia berada saat pengambilan gambar.
Dengan pola ini diyakini tidak ada, data ganda bagi yang menerima bantuan, karena yang melakukan pendataan dan pencatatan adalah ORT nya langsung, yang memiliki pengetahuan mendalam tentang warganya sebagai anak lorong atau kawasan dimana mereka bertempat tinggal.
Setelah formulir terisi penuh, lalu calon penerima difoto dengan memegang KTPnya sehingga begitu selesai difoto, langsung yang bersangkutan terlihat posisi koordinatnya, dan sorotan matanya kepada kmera sangat jelas terlihat, inilah pentingnya pencatatan yang akurat, semuanya berbasis tehnologi informasi.
Setelah pengisian formulir selesai ditanda tanganI ketua ORT dan ORW, selanjutnya dikiri ke Kantor Lurah Pa-Baeng-Baeng kemudian diinfut ke sistim menggunakan PDF.
Dengan pola seperti ini, akan sangat bermanfaat untuk mengetahui potensi warga yang tewrdampak dan melalui sistim prncatatan berbasis tehnologi informasi seperti ini, di jamin tepat sasaran.
Sekarang data sudah diserahkan kepada pemangku kepentingan dan realisasi bagi warga, kita tinggal menantikan seraya mempersiapkan diri untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI tahun 2921 mendatang, salamaki
