SYAKHRUDDIN.COM – Sebagai admin grup, kaget juga mendapati berbagai deringan telepon bertubi-tubi di malam hari, dimana waktu yang seharusnya istirahat tubuh, terganggu dengan bunyi telepon yang silih berganti.
Usut sumber masalahnya, ternyata ada yang mengirim “Vidio vulgar yang menyepelekan wanita” dan pelakunya tercatat oknum “HA” salah seorang purnabakti yang sempat admin ikut sertakan dalam grup.
Ternyata setelah insiden pemberitaan ini tersebar luas, dari hasil pemantuan oleh anggota grup, walaupun tanpa menyebutkan diri “SAYA SAPPOL” ternyata pengirim gambar dan naskah, “Keluar secara otomatis” karena takut di cerca anggota grup.
Apalagi disini “Banyak SAPPOL” na bukan SAT-POL….. hehehehehehe.
Tapi terlepas dari sebuah “Keteledoran” perangkat HP kadang-kadang masih menyimpan gambar-gambar sesuai dengan selera dan keinginan masing-masing.
Secara jujur banyak kita bisa saksikan, baik melalui kiriman orang per-orang maupun melalui “Twitter” dengan berbagai gaya dan aksi seronok.
Kenapa kita tiba-tiba beraksi sangat reaktif ??? Jawabannya, karena disini terhimpun begitu banyak anggota dengan latar belakang budaya dan pengetahuan, mulai dari tingkat SD hingga Sarjana” semua tergabung dalam wadah “Berita Tagana Sulsel”
Akun BTSS dibuat sebagai sarana informasi bagi Tagana secara khusus dan informasi umum bagi anggota dan kenalan di luar Tagana dengan pertimbangan ada keterkaitan emosional terhadap penanggungjawab akun.
Oleh sebab itu, mari kita mencontoh TNI, seperti yang terjadi di Papua, Anak buah yang injak kepala anggota masyarakat, dua pimpinannya di copot, dan mereka sudah minta maaf, atas insiden yang diluar kondisi normal dan berujung pencopotan jabatan.
Demikian halnya dengan “Kasus Vidio Porno di Akun ini” sebagai penanggungjawab publikasi, maka Penulis mengucapkan “Permohonan maaf atas perbuatan anggota grup, yang kini sudah meninggalkan grup” semoga hal seperti ini merupakan kesempatan pertama dan terakhir kalinya.
Agar “Akun BTSS” akronim dari Berita Tagana Sulsel, tetap steril dalam misinya menyampaikan informasi terkait Tagana, termasuk berbagai aneka pengetahuan praktis dari anggotanya, mari kita terus menjaga suasana kebersamaan, seraya menjaga imun tubuh, agar terhindar dari penyakit yang tengah melanda negeri ini.
Itulah sebabnya setiap satu bulan, kami lakukan operasi “Pembersihan Nomor-nomor telepon” yang sudah cukup lama tak berkomentar, Penanggungjawab menggantikan dengan anggota baru yang sering berkomunikasi secara langsung, kami masukkan dalam grup, dengan harapan, “Sekali merangkuh dayung dua tiga pula terlampaui”.
Baik pemirsa dan pembaca grup BTSS, kita istirahat, semoga di hari esok bisa kembali beraktifitas dan menyongsong sholat Jumat yang penuh mubaraq, salamaki
