SYAKHRUDDINNEWS.COM– Jumat adalah penghulu segala hari. Di antara tujuh hari yang Allah SWT anugerahkan kepada manusia, Jumat memiliki kemuliaan yang tidak dimiliki hari-hari lainnya. Hari ini menjadi momentum memperbanyak doa, mempererat silaturahmi, memperbanyak sedekah, membaca Surah Al-Kahfi, serta memenuhi panggilan salat Jumat dengan hati yang khusyuk dan jiwa yang tunduk kepada Sang Khalik.
Jumat mengajarkan bahwa sesibuk apa pun manusia mengejar urusan dunia, selalu ada saat untuk berhenti sejenak, menundukkan kepala, mengingat Allah SWT, lalu kembali melangkah dengan hati yang lebih lapang dan jiwa yang lebih tenang.
Sebab, keberhasilan sejati bukan semata diukur dari banyaknya harta atau tingginya jabatan, melainkan dari keberkahan hidup yang dirasakan. Berkah hadir ketika ilmu diamalkan, rezeki dibagikan, dan waktu dimanfaatkan untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.
Maka, marilah menjadikan Jumat ini sebagai awal memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan menebarkan kebaikan. Karena sesungguhnya, manusia terbaik adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain.
Jejak Sejarah 17 Juli; Tanggal 17 Juli menyimpan sejumlah catatan penting dalam perjalanan peradaban dunia. Pada 17 Juli 1975, pesawat ruang angkasa Amerika Serikat Apollo dan Uni Soviet Soyuz berhasil melakukan pertemuan (docking) di luar angkasa. Peristiwa bersejarah itu menjadi simbol mencairnya ketegangan perlombaan antariksa antara dua negara adidaya sekaligus membuka babak baru kerja sama internasional dalam eksplorasi ruang angkasa.
Dua puluh tiga tahun kemudian, tepatnya 17 Juli 1998, dunia menyaksikan lahirnya Statuta Roma, tonggak pembentukan Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC). Kesepakatan tersebut menjadi wujud komitmen masyarakat internasional untuk menegakkan keadilan terhadap pelaku genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan, sebagai ikhtiar menjaga perdamaian dunia.
Semoga Jumat, 17 Juli 2026, dipenuhi limpahan rahmat, kesehatan, rezeki yang halal, dan keberkahan bagi kita semua. Mari mengisi hari yang mulia ini dengan amal terbaik, sebab tidak ada warisan yang lebih indah daripada jejak kebaikan yang terus dikenang, baik di dunia maupun di akhirat.
Selamat menjalani Jumat yang penuh berkah. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, ampunan, dan kasih sayang-Nya kepada kita semua. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Pantun Pembuka Mentari pagi menyapa telaga, Embun bening jatuh di dahan. Jumat datang membawa cahaya, Semoga berkah mengiringi kehidupan.
Iran Tingkatkan Serangan Siber ke AS; Ketegangan Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Kali ini bukan melalui dentuman senjata, melainkan serangan siber yang dilaporkan menyasar telepon seluler personel militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Aksi tersebut diduga bertujuan mengganggu komunikasi, memperoleh informasi intelijen, sekaligus melemahkan koordinasi pasukan AS di tengah memanasnya hubungan kedua negara. Fenomena ini menunjukkan bahwa peperangan modern tak lagi hanya berlangsung di medan tempur, tetapi juga di ruang digital yang nyaris tanpa batas.
Di sisi lain, meningkatnya intensitas serangan tersebut disebut menambah tekanan terhadap Presiden Donald Trump. Pemerintah Amerika kini menghadapi tantangan berlapis, mulai dari ancaman militer, keamanan siber, hingga menjaga kepentingan strategisnya di Timur Tengah. Dunia internasional pun terus mencermati perkembangan situasi yang dikhawatirkan dapat memicu eskalasi konflik lebih luas dan berdampak pada stabilitas keamanan global.
Appi Fokus Memimpin Makassar; Keputusan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), untuk tidak maju dalam bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) menjadi perhatian publik. Ketua Harian DPD II Golkar Makassar, Zulkarnain, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, terutama komitmen Appi untuk memusatkan perhatian pada pembangunan dan pelayanan masyarakat Kota Makassar.
Menurutnya, langkah tersebut bukan disebabkan tekanan politik ataupun dinamika internal partai, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai kepala daerah. Meski tidak ikut bertarung dalam Musda, Appi tetap berkomitmen mendukung terselenggaranya proses demokrasi yang sehat serta lahirnya kepemimpinan terbaik bagi Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Chamimah, Mengabdi 63 Tahun Menjadi Guru; Di balik nama besar kakaknya, mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno, Chamimah memilih jalan pengabdian yang sunyi, tetapi penuh kemuliaan.
Sejak memulai karier sebagai guru taman kanak-kanak pada 1963 di TK Masa Putra Bhakti Surabaya, ia mengabdikan hidupnya untuk mendidik generasi penerus bangsa. Setelah menjadi guru sekolah dasar hingga memasuki masa pensiun pada 2021, Chamimah justru kembali mengajar di sekolah tempat pengabdian pertamanya.
Selama lebih dari enam dekade, ia membuktikan bahwa menjadi guru bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati.
Semangat belajarnya pun tak pernah padam. Pada usia 78 tahun, Chamimah berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan Guru PAUD dari Universitas Muhammadiyah Surabaya. Kisah hidupnya mengajarkan bahwa usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Warisan terbesar seorang pendidik bukanlah jabatan ataupun kekayaan, melainkan ilmu, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan yang terus tumbuh dalam diri setiap murid yang pernah disentuhnya.
Tasyakuran Aqiqah Cucu Pertama Dekan FDK UIN Alauddin Makassar; Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga besar Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, M.Pd., M.Si., MM bersama Dr. Hj. Nurmiati Andi Patongai, SE., MM. Mereka akan menggelar tasyakuran aqiqah atas kelahiran cucu pertama yang diberi nama Rania Arsyla Nur Iman.
Acara syukuran akan dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 11.00–14.00 WITA di Gedung Pertemuan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Tasyakuran yang diselenggarakan oleh kedua orang tua bayi, dr. Fathul Rachmat, S.Imam dan dr. Andira Ratu Nurrasyid, M.Kes., menjadi ungkapan syukur atas karunia Allah SWT sekaligus memohon doa agar sang buah hati tumbuh menjadi anak yang sehat, salehah, cerdas, serta berbakti kepada agama, bangsa, dan kedua orang tuanya.
90 Anak Gowa Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu ; Sebanyak 90 anak asal Kabupaten Gowa resmi diterima sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Terpadu. Untuk sementara, mereka akan menjalani proses pembelajaran di Kabupaten Takalar sambil menunggu kesiapan sarana dan prasarana di lokasi yang telah direncanakan pemerintah.
Program ini merupakan langkah nyata memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, para siswa juga akan dibina dalam aspek karakter, kedisiplinan, dan keterampilan hidup. Diharapkan, Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang dalam melahirkan generasi Gowa yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Pembaca MoKa yang kami hormati, sampai di sini dahulu kebersamaan kita pada Jumat yang penuh berkah ini. Terima kasih atas waktu dan kesediaan Anda menyimak setiap informasi yang kami sajikan.
Kini saatnya memenuhi panggilan Allah SWT, melangkahkan kaki menuju masjid untuk menunaikan Salat Jumat berjamaah. Semoga setiap langkah menjadi amal ibadah, setiap doa diijabah, dan setiap ikhtiar mendapat ridha-Nya.
Insya Allah, besok MoKa kembali hadir di genggaman gawai Anda dengan beragam informasi yang inspiratif, edukatif, dan mencerahkan. Tetaplah sehat, tetaplah semangat, dan jangan pernah berhenti menebarkan kebaikan.
Pantun Penutup (Makassar) Tau sunggua punna mayu, Nia gusung na ta rampei. Ikatte mayu, mayu tulusuki mange, Insya Allah salama’ki ri lino sanggena ahera.
Maknanya: Orang yang kuat sekalipun jika hanyut akan mencari tempat berpegang. Apalagi kita yang penuh kekurangan, jangan sampai hanyut terbawa arus kehidupan. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan melindungi kita, baik di dunia maupun hingga kehidupan akhirat.