Inspirasi Pagi Kamis, 1 Januari 2026
SYAKHRUDDINNEWS.COM – Selamat datang, 1 Januari 2026, dan selamat melaksanakan sholat subuh pertama di tahun baru, dimana masih banyak orang tertidur pulas, karena pesta pergantian tahun.
Sebuah pagi yang membuka lembaran baru, sekaligus mengantar kita menapaki sekitar 360 hari ke depan. Hari-hari yang kelak akan diisi dengan kerja, pengabdian, perjumpaan sosial, doa, serta cerita-cerita kemanusiaan yang tak pernah habis ditulis.
Tahun baru selalu datang membawa harap. Ia mengetuk pelan kesadaran kita untuk kembali menata niat, memperbarui semangat, dan meneguhkan langkah. Bagi penulis, awal Januari juga menjadi penanda perjalanan usia yang kian matang.
Senin, 5 Januari 2026 nanti, genap berusia 69 tahun, sebuah perjalanan panjang kehidupan yang perlahan menuntun pada fase baru: menyiapkan diri memasuki masa lansia dengan prinsip “Menua di rumah, bersama anak-anak dan para cucu.” dan jangan pernah berfikir untuk mau di rawat di panti jompo.
Sebuah cita sederhana, namun sarat makna tentang kehangatan keluarga dan keberlanjutan kasih sayang. Di bulan Januari ini pula, Keluarga Besar Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) kembali bersiap merayakan ulang tahun terpadu para anggotanya yang lahir di bulan pertama tahun 2026.
Di antaranya: Dra. St. Jumriati Sambe, M.Si (1 Januari), Penulis sendiri (5 Januari), Dra. Hj. Nurul Arifa Baga (7 Januari), Syarif Driver (13 Januari), Hj. Asnawati Samsu Ali (15 Januari), Dra. Hj. Darvawati A.S. Gani, M.Si (16 Januari), hingga Dra. Justina Duabai (25 Januari).
Sebagaimana hasil kesepakatan bersama, perayaan penuh keakraban direncanakan berlangsung Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di RM Dg Taba Galesong, dengan koordinator hiburan dipercayakan kepada duet maut yang selalu menghadirkan keceriaan:
Dra. Maria Balawala (Ocha) bersama Bapak Siswantoro. Sebuah perayaan sederhana, namun sarat makna kebersamaan dan rasa syukur atas usia yang terus dianugerahkan.
Namun, pergantian tahun juga membawa kabar duka. Menjelang penutupan 2025, tepatnya Rabu, 31 Desember 2025 pukul 10.00 Wita, telah berpulang kerahmatullah Drs. H.M. Yahya Kamaruddin, M.Si, mantan pegawai Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, akibat serangan stroke untuk kedua kalinya. Almarhum menghembuskan napas terakhir di RS Labuang Baji.
Rumah duka berada di Kompleks Perumahan Palem Blok 5 No. 1, Jalan Jipang Raya / Jalan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, dan telah dimakamkan di Pekuburan Pabbangngiang ba’da Ashar.
Almarhum, putra kelahiran Pangkep, merupakan lulusan Antropologi Universitas Hasanuddin. Karier pengabdiannya dimulai di Seksi Masyarakat Terasing Kanwil Depsos Sulsel, lalu mengabdi di berbagai daerah: Takalar, Selayar, Cibinong–Bogor, hingga Palu, Sulawesi Tengah. Selamat jalan, Kakanda Yahya Kamaruddin. Jejak pengabdianmu menjadi saksi cinta pada tugas dan negara.
Di tengah suasana duka itu, kabar lain datang menyentuh hati. Ibu Farida Muhdin, yang akrab disapa Opu Ida oleh kerabat dekatnya, beliau adalah mantan Kabag Humas Pemkab Bulukumba pada masa awal otonomi daerah, dikabarkan mengalami sesak napas dan kini menjalani perawatan di rumah sakit Crestelina di Makassar.
setelah pemeriksaan mendalam, dokter menemukan adanya pergeseran tulang pinggul akibat benturan saat terjatuh saat mau ke kamar mandi, beberapa minggu lalu. Kini beliau dirawat di ruang IC, Doa tulus kita panjatkan, semoga Opu Ida segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.
Sementara itu, suasana syukur juga terasa di Masjid Besar Al-Abrar, Jalan St.Alauddin No 82 Makassar. Usai salat Zuhur berjamaah, para jamaah diundang ke kediaman H. Abd. Hamid Paggara, yang ternyata menyiapkan nasi tumpeng dalam rangka syukuran ulang tahunnya yang ke-78, bertepatan 31 Desember 2025.Doa dipimpin oleh Imam Masjid Besar Al-Abrar, Lahamuddin Kalombeng, S.Ag, memohon keberkahan usia, kesehatan, dan keteguhan iman. Hadir lengkap para pengurus masjid ketua, sekretaris, bendahara serta jamaah setia yang tak pernah absen menghidupkan saf-saf salat lima waktu.
Di ranah pemerintahan, kabar mengejutkan datang dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Kepala Kejati Sulsel, mencegah seorang mantan pejabat Pemerintah Provinsi Sulsel, Bachtiar Baharuddin, bepergian ke luar negeri, terkait penyelidikan pengadaan bibit nanas tahun anggaran 2024 senilai Rp60 miliar.
Penyidik mensinyalir adanya potensi kerugian negara sekitar Rp4,5 miliar. Sebuah pengingat bahwa integritas dan akuntabilitas tetap menjadi harga mati dalam pengelolaan keuangan publik.
Sementara itu, dari Kota Makassar, kabar baik hadir bagi wajah kebersihan kota. Memasuki 2026, pemerintah kota menambah armada kebersihan: Sekitar 65 motor sampah baru, 9 unit dump truck, serta 2 mobil tangki penyiram tanaman.
Seluruh armada dicat kuning cerah, simbol semangat baru menjaga kebersihan dan keindahan kota. Armada ini akan terus ditambah demi Makassar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Begitulah hari pertama di tahun 2026 berjalan, berisi syukur dan duka, harap dan doa, peristiwa kecil dan kabar besar. Semua berpadu menjadi mozaik kehidupan yang mengajarkan kita satu hal: bahwa setiap hari adalah anugerah, dan setiap langkah layak dijalani dengan kesadaran, kepedulian, serta rasa kemanusiaan.
Selamat datang, Tahun 2026. Mari kita jalani dengan hati yang lebih lapang, niat yang lebih jernih, dan semangat untuk terus memberi makna (by.syakhruddin tagana)

Allhamdulillah