SYAKHRUDDINNEWS.COM – DP3A Kota Makassar kembali meneguhkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan perempuan di tingkat masyarakat melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi pengembangan lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan kewenangan kabupaten/kota.
Kegiatan bertema Pembentukan Shelter Warga Angkatan III ini berlangsung di Hotel Arthama, diikuti sekitar 100 peserta dari Kelurahan Pisang Selatan, Kecamatan Ujung Pandang, serta Kelurahan Baji Mappakasunggu. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PPA Kota Makassar, dr. Ita Isdiana Anwar, M.Kes.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa shelter warga merupakan garda terdepan dalam menghadirkan perlindungan yang dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Kehadiran shelter warga, katanya, diperkuat oleh layanan UPTD PPA Kota Makassar yang menyediakan pendampingan konselor hukum, layanan psikologis, rumah aman, hingga rumah keluarga.
Menurutnya, keberadaan shelter di tengah masyarakat telah membuka keberanian baru bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang selama ini dipendam, melalui para pendamping di tingkat kelurahan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat shelter warga sebagai lembaga layanan, menguatkan kapasitas pengurus shelter, serta menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya perlindungan perempuan.
Ikut serta dalam pelatihan ini, Jusnia Ketua Shelter Tabaringan dan Daeng Ngalle Ketua Shelter Warga Masale yang baru, serta Ir. Fitriani Solong, Sekretaris Shelter Warga Kelurahan Lette.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Muhammad Zulhajar Syam,SH dan Drs. H. Syakhruddin DN, M.Si. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme, diselingi ruang diskusi antara peserta dan narasumber.
Pertemuan itu pun ditutup dengan santap siang bersama, meninggalkan harapan bahwa shelter warga akan terus tumbuh sebagai pelindung yang hadir dekat di hati masyarakat (sdn)

