SYAKHRUDDINNEWS.COM – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar resmi menggelar pelatihan perdana Kompi Tagana FDK-UIN, yang berlangsung di halaman FDK, Jalan H.M. Yasin Limpo, Samata, Gowa.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Syamsuddin A.B., S.Ag., M.Pd., mewakili Dekan FDK. Ia didampingi Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial, Dr. Syamsidar, M.Ag., serta sejumlah instruktur Tagana.
Dalam laporan pembukaan, Dr. Syamsidar menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti 90 mahasiswa semester III Angkatan 2024 dari tiga kelas Program Studi Kesejahteraan Sosial (Kessos) tahun akademik 2025–2026.
Kegiatan ini, katanya, difokuskan pada pembekalan keterampilan penanganan sosial di bidang disabilitas, korban bencana, dan pengungsi, serta dibimbing langsung oleh para dosen pengampu mata kuliah terkait.
Sebagai simbol dimulainya pelatihan, Prof. Syamsuddin bersama Ketua Jurusan Kessos memasangkan topi latihan kepada tiga perwakilan peserta. Dua di antaranya dipasangkan langsung oleh Prof. Syamsuddin, sementara satu lainnya oleh Dr. Syamsidar,M.Ag.
Dalam sambutannya, Prof. Syamsuddin menegaskan bahwa keberadaan Tagana di lingkungan FDK menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas mahasiswa Kessos.
“Dulu kegiatan ke-Tagana-an berada di bawah LP2M, kini kembali ke FDK dan dikelola langsung oleh Jurusan Kesejahteraan Sosial. Ini wujud penguatan pembelajaran praktis bagi mahasiswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, keanggotaan dalam Tagana merupakan salah satu sarana penting bagi mahasiswa Kessos untuk memperoleh pengalaman lapangan dalam manajemen bencana, baik pra, saat, maupun pascabencana.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga praktik langsung di lapangan,” tegasnya.
Hadir pula Koordinator Tagana Kabupaten Gowa, Muh. Jufri Tubarani, bersama tim instrukturnya. Dalam arahannya, Jufri menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus yang telah menyiapkan ruang bagi pembinaan Tagana muda.
“Kami berharap Tagana Kompi FDK-UIN selalu siap siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan tenaga terlatih untuk membantu penanganan bencana di wilayah Gowa,” ungkapnya.
Selain para instruktur dari Tagana Gowa, turut hadir para alumni FDK UIN yang kini bertugas di Dinas Sosial Kabupaten Gowa melalui jalur Tagana.
Salah satu pelatih senior, Muhlis Moed, yang merupakan Perintis Tagana Indonesia tahun 2004, bersama Drs. H. Syakhruddin D.N., M.Si., menekankan pentingnya latihan yang serius namun tetap menyenangkan.
“Di sini kalian akan belajar banyak hal praktis tentang kebencanaan ini adalah aplikasi nyata dari mata kuliah yang kalian pelajari,” tutur Muhlis Moed yang mempersiapkan untuk kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu di Datara Kecamatan Bongaya.
Puncak acara ditandai dengan foto bersama seluruh peserta dan panitia. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha FDK, Drs. Haryanto, yang dalam kesempatan tersebut berjanji akan menyiapkan markas khusus untuk anggota Tagana Kompi FDK-UIN sebagai pusat kegiatan dan pelatihan (sdn)







