SYAKHRUDDIN.COM – Pembaca setia “Secangkir Kopi” kita bersua kembali di hari Senin, 18 Desember 2023. Dua hari mendatang, para pemangku kepentingan akan memeringati HKSN (Hari Kesetiakawan Sosial Nasional), 20 Desember 2022 kemudian menyusul Hari Ibu 22 Desember 2023, dilanjutkan dengan Hari Natal 25 Desember 2023 dan tutup tahun di Hari Minggu 31 Desember 2023.
Mengawali ulasan secangkir kopi pagi ini, terdapat kondisi yang tidak lazim terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros pada petang Jumat, 15 Desember 2023.
Kejadian ini dipicu oleh pemadaman listrik mendadak di area basemen, menimbulkan kepanikan di kalangan sejumlah penumpang. Detik-detik kepanikan tersebut terekam dalam video berdurasi 30 detik dan kemudian menjadi viral di media sosial.
Dalam rekaman video tersebut, terlihat banyak orang berkumpul dan suasana gelap gulita di area bandara. Para individu yang tampak dalam rekaman tersebut ternyata adalah para jemaah umrah beserta penjemputnya.
Pemadaman listrik ini diketahui berlangsung selama sekitar 10 menit, mengundang perhatian Taufan Yudhistira, Stakeholder Relationship Manager Bandara Sultan Hasanuddin, yang memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut.
Di ibukota Jakarta, Tim penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri telah menyelesaikan tahap pertama dalam proses penyelidikan kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Berkas perkara tersebut telah resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Dalam konteks ini, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang dinonaktifkan, Firli Bahuri, juga terlibat sebagai tersangka.
“Dalam perkara ini, tim penyidik telah berhasil menyelesaikan tahap pertama dan telah mengirimkan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejati DKI Jakarta,” ungkap Kombes Ade Safri Simanjuntak, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, dalam keterangan resminya pada Jumat, 15 Desember 2023.
Perlu ditekankan bahwa kasus ini melibatkan mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dan nonaktifnya Ketua KPK, Firli Bahuri, sebagai tersangka.
Keterlibatan pejabat tinggi dalam kasus ini menambah kompleksitas dan tingkat signifikansi hukumnya. Pihak berwenang diharapkan dapat menindaklanjuti dengan cermat dan adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Pada sisi lain, Masyarakat menantikan proses hukum yang transparan dan adil dalam menangani kasus ini, serta berharap agar penegakan hukum dapat memberikan kepastian bagi semua pihak yang terlibat.
Kasus ini juga menjadi ujian untuk menunjukkan independensi dan efektivitas lembaga penegak hukum dalam menanggapi dugaan pelanggaran hukum di tingkat tinggi.
Sementara itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan klarifikasi terkait video viral yang menampilkan pengendara motor listrik, Riza Adriana, yang mengaku tidak diizinkan mengisi daya di stasiun pengisian daya milik PLN. PLN membantah adanya pelarangan yang dilakukan oleh petugasnya.
Sebelumnya, Riza Adriana berbagi pengalaman di media sosial saat sedang melakukan perjalanan touring dari Jakarta ke Bali bersama teman-temannya. Mereka kehabisan daya dan memutuskan untuk mencari pengisian daya di PLN UP3 di Malang, Jawa Timur. Namun, petugas di sana menyarankan mereka untuk pergi ke SPLU Rampal.
Menanggapi hal ini, PLN membantah adanya larangan mengisi daya dan menyatakan bahwa mereka tidak pernah melakukan pelarangan terhadap pengguna motor listrik. Seharusnya, pengisian daya dapat dilakukan di stasiun PLN UP3 tanpa ada hambatan.\
Pihak PLN juga menegaskan bahwa mereka selalu mendukung penggunaan kendaraan listrik, termasuk motor listrik. Saat itu, baterai motor listrik yang digunakan oleh Riza Adriana dan rombongannya diklaim sudah benar-benar habis. Proses pengisian daya sepeda motor listrik di stasiun PLN UP3 dianggap mudah dan dapat dilakukan dengan lancar.
Selanjutnya kami ingatkan kepada pata pembaca setia bahwa Menyeduh secangkir kopi setelah melepaskan diri dari kenyamanan tidur telah menjadi kebiasaan pagi bagi banyak orang.
Kandungan kafein dalam kopi dapat memberikan tambahan energi dan meningkatkan suasana hati, memberikan dukungan bagi tubuh untuk memulai hari dengan semangat.
Meski demikian, ahli gizi menyarankan agar sebelum menikmati kopi di pagi hari, lebih baik memulainya dengan meminum segelas air putih terlebih dahulu.
Alasannya cukup beralasan, mengingat kopi memiliki sifat asam yang dapat mengganggu sistem tubuh dan memicu masalah lambung ketika dikonsumsi tanpa persiapan yang baik, seperti yang dilaporkan oleh The Indian Express.
Namun, kesehatan bukanlah satu-satunya alasan mengapa minum air putih sebelum kopi menjadi penting. Berikut adalah beberapa alasan yang mendasari kebiasaan tersebut:
1. Hidrasi Tubuh yang Utama: Sebagai langkah awal, tubuh membutuhkan hidrasi setelah melewati periode tidur. Times of India menyampaikan bahwa meskipun banyak yang percaya bahwa kopi atau teh dapat memberikan kehidratan, kenyataannya kedua minuman berkafein tersebut justru dapat menyebabkan dehidrasi.
Minum air putih di pagi hari membantu menyuplai kebutuhan cairan tubuh, meremajakan sel-sel, dan mengeluarkan racun. Sebagai hasilnya, tubuh tetap terhidrasi dan sehat.
3. Menetralkan Kadar Asam di Perut: Air putih tidak hanya memberikan hidrasi, tetapi juga dapat membantu menetralkan kadar asam di perut. Ini memiliki manfaat signifikan terutama karena kopi memiliki sifat asam.
Dengan meminum air putih sebelumnya, Anda dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan atau masalah lambung yang mungkin timbul akibat konsumsi kopi langsung.
Sebagai rekomendasi, disarankan untuk meminum setidaknya dua gelas air hangat sebelum menikmati secangkir kopi atau teh di pagi hari.
Langkah sederhana ini dapat menjaga kesehatan tubuh dan membuat pengalaman menikmati kopi menjadi lebih optimal. Dengan memprioritaskan hidrasi dan menetralkan asam di perut, Anda dapat menikmati kopi pagi dengan lebih nyaman dan memberikan dukungan terbaik bagi tubuh Anda untuk memulai aktivitas sehari-hari.
Mengakhiri ulasan hari ini, Minggu 17 Desember 2023, para mahasiswa semester III dan V Jurusan Kesejahteraan Sosial (Kessos) berinisiatif untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial di Yayasan Pemberdayaan Ummat Qurratun A’yun.
Acara ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah yang dipimpin oleh DR. Syamsuddin AB, M.Si, dan mendapat dukungan langsung dari Pimpinan Yayasan, Dra. Hj. Andi Yunita Dirham.
Yayasan Pemberdayaan Ummat Qurratun Ayun, yang terletak di Jalan Permandian Tanjung Bayang, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, menjadi pusat kegiatan mahasiswa Kessos dan selanjutkan akan dijadikan sarana laboratorium lapangan oleh Jurusan Kessos.
Dra. Hj. Andi Yunita Dirham, M.Si, Pimpinan Yayasan, menjelaskan bahwa yayasan ini berdiri sejak 3 Juni 2000, fokus pada pembinaan Lansia di luar panti, pembinaan anak-anak untuk membaca tulis Al-Quran, dan memanfaatkan waktu senggang mereka untuk mempelajari keterampilan baru.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para mahasiswa Kesejahteraan Sosial yang terlibat dalam kegiatan ini. Mereka membantu kami dalam memberdayakan masyarakat, khususnya Lansia dan anak-anak.
Keterlibatan mereka tidak hanya memperkaya pengalaman mereka tetapi juga memberikan kontribusi positif untuk pembangunan masyarakat,” ujar Dra. Hj. Andi Yunita Dirham, M.Si.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas, termasuk pembinaan Lansia di luar panti, mendampingi anak-anak dalam pembelajaran membaca tulis Al-Quran, dan memberikan dukungan untuk belajar keterampilan baru.
Selain itu, mereka juga mendapatkan wawasan praktis yang berharga tentang bagaimana proses pemberdayaan masyarakat dan penanganan berbagai tantangan sosial dan kaitannya dengan materi kuliah, Metode Penelitian Sosial (MPS).
DR. Syamsuddin AB, M.Si, selaku dosen yang memandu mata kuliah didampingi Komandan Tagana Kompi UIN Alauddin menyatakan, “Kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana penunjang akademis, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Kami sangat bangga melihat semangat dan dedikasi para mahasiswa dalam mengimplementasikan teori yang telah diperoleh di bangku Kuliah.
Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terlibat aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar .
Terima kasih Anda sudah membaca hingga tuntas, salam santun dari kami, H.Syakhruddin.Dn, penulis tetap “Secangkir Kopi” dengan motto “Pantang Tugas Tidak Tuntas (sdn)



Luar biasa liputan berita secangkir kopi.
Mulai dari listtik padam di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, korupsi, kesehatan sampai pada kunjunga mahasisa UIN Jurusan Kessos ke Yayasan Pemberdayaan Ummat Qurratu A’Yun di Pantai Tanjung Bayang.
Atas nama pengurus Yayasan, menghaturkan terima kasih banyak kpd Bpk.Dr.H.Syakhruddjn DN, M.Si. yg telah merekomendasikan yayasan kami untuk dijadikan tempat observasi bagi Mahasiswa UIN Jurusan Kessos.
Terima kasih dan penghormatan kami kpd Bpk. DR.Syamsuddin AB.,M.Si atas perkenan hadir di yayasan kami dan juga motivasi yg telah diberikan kpd pengurus yayasan dan lansia.
Terima kasih kpd Mahasiswa UIN atas kehadirannya, atas bingkisan yg diberikan untuk lansia.
Mohon maaf jika ada yg kurang dalam penerimaan kami.
Semoga sukses selalu bersama kita semua dan tetap dalam lindungan ALLAH SWT. Aamiin YRA.