SYAKHRUDDIN.COM – Pascamuskel Kel.Pa’Baeng-Baeng, Kamis 24 Nov 2022 di Lantai II Kel.PBB, di Jln. Andi Tonro II No 18 Makassar, membuat para ketua-ketua ORT di Kawasan Kel. PBB harus kerja cerdas.
Betapa tidak, dari 39 ORT hanya 25 orang yang yang berhak mengikuti sosialisasi, lainnya diwakili oleh para ketua ORW-nya.
Template usulan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dengan jumlah 19 kolom, harus di isi lengkap, tentang siapa yang diusulkan dan siapa yang digantikan.
Untuk mendapatkan data riel, para ketua ORT harus membuka daftar induk DTKS yang telah di foto copy para Ketua ORW.
Mereka harus meneliti setiap lembaran dan memberi tanda dengan stabilo box, sehingga memudahkan proses pengisian template.
Bagi Ketua ORT yang memiliki keterampilan dalam menggunakan eksel di komputer, maka data hasil validitas dapat segera di ketik langsung ke kolom yang tersedia.
Disinilah para Ketua-ketua ORT, diharapkan dapat memanfaatkan segala potensi yang dimiliki, baik dalam bekerja secara tim work atau perorangan.
Ada upaya lain yang dilakukan seperti, Ketua ORT, M Yusuf Dg Liwang, sahabatnya Karaeng Gau untuk minum kopi ba’da subuh, dengan pola memperbesar ruas kolom yang di foto copy di pusat foto copy Agung Makassar.
Ini juga sebuah terobosan, yang penting ada upaya riel untuk mengatasi kendala data dan menuliskannya ke dalam template yang tersedia.
Lain halnya dengan rekan Penulis, Marni membuatnya di buku tulis, bahkan sampai hafal warganya yang sudah menerima program PKH – BPNT – BLT maupun KIS, semuanya seakan diluar kepalanya.
Maklum, karena rekan yang satu ini merupakan relawan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yang bertanggungjawab khusus di Kelurahan PBB, dengan jumlah penerima DTKS sebanyak enam ribuan lebih.
Mengingat waktunya hanya tiga hari, maka data tersebut harus segera diselesaikan, siapa yang diganti dan siapa penggantinya, tuliskan Nomor KK dan NIKnya, dan jangan pernah lagi berniat, untuk menambah quota yang sudah disediakan Dinas Sosial Kota Makassar.
Dalam dialog dengan Kepala Bidang Organisasi Sosial pada Dinsos Kota Makassar.
Dijelaskan, bahwa ada dua tahun vakum kegiatan bantuan sosial yang bersumber dari dana APBD Kota Makassar, disebabkan faktor politik, diawali dengan peristiwa kemenangan kotak kosong, hingga pergantian tiga kali pejabat PJ Walikota Makassar
Nah, besok pagi Senin 28 November 2022, semua data dari hasil kerja para Ketua ORT akan disetorkan kepada operator di Kantor Kelurahan PBB untuk selanjutnya akan disetor kepada Kadis Sosial Kota Makassar, selanjutnya para operator tingkat kelurahan akan bersaing lagi, dengan para operator kelurahan se-Kota Makassar.
Mengingat hasil pekerjaan tim dari unsur terbawah di level ORT-ORW hingga kelurahan, kecamatan dan kota, maka kita harus memiliki semangat kebersamaan, tidak boleh ada yang ketinggalan.
Kalaupun tidak menyetor penggantian atau tidak mengisi template yang tersedia maka Lurah Pa’Baeng-Baeng dengan tanggungjawab yang dimiliki , langsung mengirim data validitasi yang tepat waktu, menyetor dan meninggalkan mereka yang lambat menyetor template DTKS tahun 2022.
Dari penugasan seperti ini, maka tugas-tugas lanjutan oleh Para Ketua ORT akan semakin dahsyat, makanya ada wacana Pemerintah Kota untuk menyiapkan HP dengan kapasitas RAM yang besar.
Sehingga bisa mengirimkan data melalui HP, untuk tujuan seperti, laporan warga yang telah melunasi PBB pada tahun berjalan, iuran sampah maupun perkembangan UMKM di lorong wisata (Longwis) dengan bantuan monitoring dari CCTV yang terkoneksi melalui perangkat HP masing-masing ketua ORT dan ORW.
Akhirnya, tidak ada pilihan lain, untuk terus belajar dan belajar, sebagaimana ungkapan bijak dari leluhur kita, Belajarlah dari buaian hingga ke Tanah CINA.
Karena kita malas belajar, maka sekarang CINA-nya yang datang mengeruk kekayaan negara ini dan kita menjadi penonton di negeri sendiri …… Ayo Belajar Pak RT, mari.ki di…… !!!
Penulis,
Ketua ORT 002 H.Syachruddin.DN
