SYAKHRUDDIN.COM – Selasa petang 29 Juni 2021, batang leher bagian belakang terasa tegang, ternyata itu pertanda dari tubuh bahwa kini saatnya untuk donor darah.
Setelah bangun dari istirahat siang dan sholat ashar berjamaah di Masjid Besar Al-Abrar Jalan St Alauddin No 82 Makassar, segera menggenjot si Putih menuju Markas PMI Kota Makassar di Jalan kandea Makassar.
Di pintu masuk tersedia tempat cuci tangan, lengkap sabun beserta tissue dan bak sampah untuk tissu yang sudah digunakan.
Di ruang utama dipersilakan mengisi blangko kartu berwarna kuning, peruntukkan bagi donor sukarela.
Setelah mengisinya lalu bergeser ke bagian administrasi donor.

Hasil pencatatan dari petugas di bagian administrasi melaporkan, ini sudah termasuk dalam donor ke-58 Pak, alhamdulillah.
Seusai administrasi selesai, lalu bergeser ke kamar dokter di ruangan lain bagian dalam.
Silakan timbang badan dulu Pak, begitulah perintahnya.
Hasil timbang badan 84,5 Kg dengan tinggi badan 173 cm.
Dokter lalu melakukan pemeriksaan tensi darah, penasaran karena tekanan 160 ….oh tinggi sekali Pak
Saya coba lagi ya, pus …..pus…..pusssss, begitu bunyi alat yang digunakan Ibu dokter yan cantik
Tensinya 150/100 ….. oh itu ukuran normalnya saya dok
Jadi memang biasanya begini ya Pak …… Siap bu dok ….. ujarku singkat.
Lalu bergeser lagi ke bagian pemeriksaan dan test kesegaran darah.
Permisi Pak, tangan kanannya …………… petugas lalu tusuk jari kanan bagian tengah.
Darah mengucur deras hingga memenuhi takaran yang digunakan, kemudian memasukkan ke dalam botol yang berisi cairan.
“Darahnya tenggelam, berarti layak untuk dilakukan donor sore hari ini.
Silakan cuci lengan kiri dan kanan, lalu masuk ke ruang pengambilan darah.
Sejurus kemudian, nama saya di panggil
Donor Pak Syakhruddin, silakan masuk ???
Dengan langkah tegap sebagaimana seorang anggota Tagana bersikap, memasuki ruang pengambilan darah.
Tangan mana Pak, kanan atau kiri ??? terserah kataku sambil tersenyum.
Petugas lalu mempersilakan duduk di kursi merah lalu melilitkan alatnya di lengan kanan.
Tarik nafas panjang Pak !!! begitu perintahnya
Petugas transfusi darah lalu menusukkan jarumnya ke urat lengan yang terlihat timbul.
Bismillah …..cuessss ……. darah merah mengalir !!!
Sejurus kemudian batang leher menjadi empuk, enak digerakkan kiri dan kanan, perasaan menjadi segar bugar seperti usia 18 tahun ( akh, itu hanya perasaan saja, karena sekarang sudah berada pada posisi kategori Lansia 64 tahun.

Setelah semua proses berlangsung, akhirnya dipersilakan menuju ke ruang rehat donor, sembari menikmati minuman susu kaleng dan biskuit dan sebuah paket bingkisan untuk para donor sukarela sudah siap di meja.
Demikian proses donor darah di kota daeng, bila anda ingin sehat “donor darahlah secara rutin” are you ready ??? salam PMI, semangat pagiiiii.
Makassar 29 Juni 2021

