SYAKHRUDDIN.COM,JAKARTA – Selain skema tarif Maxim, ternyata ada pula fakta yang belum diketahui para pengojek yang komplain. Maxim bukanlah penyedia jasa transportasi, melainkan perusahaan pencipta solusi teknologi transportasi.
Perusahaan ini menyediakan layanan informasi dengan mengumpulkan basis data pesanan untuk penyedia jasa transportasi dan memberi mereka akses sesuai hukum yang berlaku.
Jadi, katakanlah, Anda memiliki usaha ojek pangkalan (bukan pengendara ojek). Maraknya layanan ojek online saat ini tentu memengaruhi pendapatan “armada” Anda.
Tak dipungkiri, masyarakat beralih ke layanan aplikasi online karena sistem tersebut memang lebih nyaman dan bisa diandalkan. Meski begitu, Anda tentu tak mau pengemudi-pengemudi ojek Anda “kabur” dan beralih mengenakan jaket hijau karena itu berarti menghancurkan bisnis Anda.
“Kami punya solusi. Kami mau bermitra dengan taksi-taksi konvensional. Kalau selama ini, katakanlah, mereka hanya menunggu pesanan lewat telepon atau menunggu di pangkalan, kami tingkatkan kualitas mereka dengan menggunakan sistem online,” kata Mutamad menjelaskan.
Pengemudi-pengemudi ojek Anda tak perlu beralih ke perusahaan ojek online, dan Anda tidak “menjual” pengemudi-pengemudi ojek Anda kepada Maxim.
Mereka tetap bekerja untuk Anda; Anda tetap jadi juragan ojek. Ibaratnya, Anda kini bisa membuat “perusahaan transportasi online” Anda sendiri.
Maxim tidak menyediakan ojek online, melainkan hanya memberikan lisensi terhadap teknologinya. Anda tetap memimpin usaha Anda sendiri, tetapi dengan teknologi dan standar layanan Maxim.
