SYAKHRUDDINNEWS.COM – Minggu pagi di kawasan Car Free Day Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, selalu menghadirkan wajah kota yang berbeda. Deru kendaraan bermotor berganti dengan langkah-langkah ringan warga yang berjalan santai, suara tawa anak-anak, serta irama musik senam yang menggema di antara rindangnya pepohonan kota. Di ruang publik inilah masyarakat menemukan kembali makna kebersamaan, kesehatan, dan kehidupan yang bergerak dengan lebih manusiawi.
Kawasan CFD Boulevard bukan sekadar jalan yang ditutup setiap akhir pekan. Ia telah menjelma menjadi ruang sosial tempat berbagai lapisan masyarakat bertemu tanpa sekat. Ada yang datang untuk berolahraga, menikmati udara pagi, berburu kuliner UMKM, hingga sekadar melepas penat setelah enam hari bergelut dengan rutinitas. Di sudut-sudut jalan, para pelaku usaha kecil membuka lapak sederhana, menyajikan aneka jajanan tradisional dan minuman segar yang menambah semarak suasana pagi Makassar.
Di tengah denyut kehidupan itulah, Keluarga Besar Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sulawesi Selatan memilih Boulevard sebagai pusat kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun LLI ke-30 yang akan diperingati pada 29 Mei 2026. Pilihan itu bukan tanpa alasan. Boulevard dianggap sebagai ruang yang merepresentasikan semangat hidup sehat, aktif, dan penuh kebersamaan, nilai-nilai yang selama ini terus diperjuangkan komunitas lanjut usia di Sulawesi Selatan.
Para lansia tampak membaur bersama masyarakat umum. Dengan pakaian olahraga berwarna-warni dan wajah penuh semangat, mereka mengikuti gerakan senam yang dipandu instruktur dengan penuh antusias. Tidak terlihat sekat usia di tempat itu. Yang tampak justru semangat untuk terus bergerak, menjaga kesehatan, dan menikmati hidup dengan hati yang gembira.
Kegiatan tersebut juga dipadukan bersama peserta Komunitas Senam Nusantara (KSN), yang dibina oleh Sigit bersama tim instruktur lainnya. Setiap Minggu pagi, komunitas ini setia menghadirkan energi positif bagi warga Makassar melalui gerakan-gerakan senam yang dinamis namun tetap ramah bagi semua usia. Musik tradisional yang dipadukan dengan irama modern membuat suasana senam terasa lebih hidup dan membangkitkan semangat kebangsaan.
KSN sendiri bukan sekadar komunitas olahraga biasa. Organisasi kebugaran ini membawa misi sosial dan budaya melalui senam kesehatan yang memadukan unsur olahraga dengan sentuhan instrumen musik serta tarian tradisional Nusantara. Dari gerakan yang sederhana, terselip pesan bahwa menjaga kebugaran dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.
Di tengah kehidupan kota yang semakin sibuk dan individualistis, kehadiran komunitas seperti LLI dan KSN menjadi oase sosial yang menyejukkan. Mereka mengajarkan bahwa usia bukan alasan untuk berhenti bergerak, dan kesehatan bukan hanya tentang tubuh yang kuat, tetapi juga tentang hati yang bahagia dan relasi sosial yang hangat.
Perayaan HUT LLI ke-30 di Boulevard Makassar nantinya diharapkan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa para lanjut usia tetap memiliki ruang penting dalam kehidupan sosial. Mereka bukan generasi yang harus disisihkan, melainkan sumber pengalaman, kebijaksanaan, dan teladan tentang keteguhan menjalani kehidupan.
Sementara itu, Ketua KSN, Sigit dalam perbincangannya dengan Amirah dari LLI menjelaskan Komunitas Senam Nusantara (KSN) terbentuk tahun 2007 awalnya bernama senam lorong dibawah naungan Organisasi Kebugaran Indonesia kemudian terdaftar pada KORMI, semacam Senam Khusus Untuk Masyarakat.Adapun tim senam yang melatih setiap pekan yaitu ; Irma, Lusi, Ira, Andi Tami.
Minggu pagi di Boulevard akhirnya bukan hanya tentang olahraga. Ia adalah tentang harapan yang terus dijaga, tentang usia yang tetap ingin berkarya, dan tentang kota yang belajar menghargai semua generasi dalam satu irama kebersamaan.



