SYAKHRUDDINNEWS.COM – Sebuah mobil rental milik Syawal Agus Sentosa alias Agus, mengalami musibah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Barru. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar wilayah Kecamatan Takkalasi, Rabu malam, 17 Desember 2025, sekitar Pukul 02.00 dinihari, mengakibatkan bagian depan kiri ringsek dan kaca depan retak.
Berdasarkan informasi awal yang diterima pemilik kendaraan, mobil yang dikemudikan oleh Anto Kake menabrak sebuah mobil truk pengangkut pasir & batu bata, yang sedang terparkir memakai bahu jalan, tanpa tanda-tanda lalu lintas, baik itu, plan segitiga maupun lampu sein yang berkedip-kedip, sebagai isyarat kepada pengguna yang ada di belakang, terlebih kawasan itu kondisinya tanpa penerangan lampu jalan.
Pemilik mobil truk bernama Muh. Azhar, salah seorang pengusaha muda yang bergerak di bidang angkutan truk, saking banyaknya truknya, pernah dalam satu bulan, tiga kali bermasalah dengan kecelakaan lalu lintas.
Mendapat kabar dari sopirnya yang bernama Anto Kake sekitar Pukul 02.00 dinihari, Agus bersama Fani langsung bertolak menuju Barru. Keduanya memilih tidak membangunkan ayah bundanya, hanya berbisik ke Tri, kalau dia berangkat menggunakan mobil pribadi menuju lokasi kejadian di Takkalasi.
Baru keesokan paginya, sang ibu menyadari mobil tersebut tidak berada di garasi dan segera mencari tahu keberadaannya. Setelah dihubungi, Agus memastikan bahwa dirinya telah berada di Barru dan dan mobilnya sedang di gerek ke Kantor Polisi Sektor Barru.
Keduanya lalu dipertemukan, setelah ditaksir jumlah kerugian sekitar Rp40 juta, Agus lalu bersikap tidak usah Rp40 juta, cukup Rp20 juta saja, dengan prakiraan perbaikan mobil sekitar tiga bulan.
Negosiasi tetap alot, apalagi masing-masing pihak memiliki pertemanan dengan para kasatlantas dan selalu menelpon Polres Barru. Pihak Polres setempat setelah mengetahui bahwa ini adalah milik keluarga polisi, mempersilakan untuk mencari solusi terbaik.
Hasil negosiasi pemilik siap membayar Rp15 juta rupiah, sementara Agus membawa pulang mobilnya dengan menggunakan mobil derek yang harus mengeluarkan uang dari koceknya Rp 1,3 juta untuk di bawa ke Makassar dan langsung masuk bengkel, karena masih menjadi tanggungan pihak asuransi.
“Alhamdulillah, meskipun mobil mengalami ringsek di bagian depan kiri, seluruh kerusakan masih di-cover asuransi,” ujar Arfani, dari Takkalasi, Barru.
Hingga berita ini diterbitkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Makassar dari Polsek Barru, menggunakan mobil derek yang merupakan sahabat dan mitra kerja Agus selaku pemilik mobil.
Pihak keluarga sopir dan pemilik kendaraan mengucap syukur atas solusi yang telah dicapai dan begitulah resiko sebuah usaha di bidang transfortasi, tugas kita berikutnya adalah, mari kita menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong dalam sebuah cobaan hidup, wassalam (sdn)
