SYAKHRUDDINNEWS.COM – Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) diperingati setiap tanggal 29 Mei di Indonesia sebagai bentuk penghargaan terhadap peran dan kontribusi para lanjut usia dalam pembangunan bangsa. Peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga martabat, hak, dan kesejahteraan lansia.
HLUN ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 1998. Tanggal 29 Mei dipilih untuk mengenang Sidang Pertama BPUPKI pada 29 Mei 1945, yang dipimpin oleh Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat, seorang tokoh lansia yang saat itu berusia 66 tahun. Beliau dikenal sebagai Bapak Lanjut Usia Indonesia, simbol bahwa usia lanjut bukan penghalang untuk tetap berkontribusi bagi bangsa.
Tujuan Peringatan HLUN
Peringatan HLUN memiliki lima tujuan utama:
Menghargai peran lansia dalam pembangunan nasional.
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga martabat, hak, dan kesejahteraan lansia.
Mendorong partisipasi lansia dalam kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan spiritual.
Memperkuat kebijakan dan layanan publik yang responsif terhadap kebutuhan lansia.
Menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas lintas generasi.
Tema HLUN Tiap Tahun
Setiap tahun, HLUN mengusung tema yang mencerminkan kondisi sosial serta prioritas kebijakan pemerintah. Contohnya:
HLUN 2023: “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat”
HLUN 2024: “Lansia Bahagia, Keluarga Sejahtera”
HLUN 2025: Tema masih menunggu keputusan resmi panitia
Tema tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di tingkat nasional hingga daerah.
Kegiatan HLUN
Peringatan HLUN diramaikan dengan berbagai kegiatan, antara lain: