SYAKHRUDDIN.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr Karomani. KPK mengatakan OTT terkait kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Unila.
“Terkait dugaan korupsi suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Universitas Negeri Lampung,” jelas Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Sabtu 20 Agustus 2022, sebagaimana dilansir di laman Liputan 6, hari ini.
“Tim KPK sejauh ini mengamankan sekitar 7 orang di Bandung dan Lampung. Termasuk Rektor dan pejabat kampus dimaksud,” ujarnya.
Saat ini, tim KPK masih melakukan pemeriksan terhadap pihak-pihak yang diamankan.
Adapun KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
“Perkembangan lain akan disampaikan,” kata Ali.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya mengungkapkan pihaknya menerima 2.173 laporan dari masyarakat berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi sejak Januari hingga Juni 2022.
“Selama semester I 2022, jumlah laporan yang diterima oleh Direktorat PLPM (Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat) KPK adalah 2.173 laporan,” ujar Deputi Bidang Informasi dan Data KPK Mochamad Hadiyana, di Gedung KPK, Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat 19 Agustus 2022.
Angka tersebut sedikit lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah laporan pada periode yang sama pada 2021 lalu.
tahun lalu, KPK menerima sebanyak 2.045 laporan dugaan korupsi.
Hadiyana mengatakan, dari 2.173 laporan tersebut, 2.069 laporan di antaranya telah diverifikasi.
Sementara itu, 104 laporan langsung diarsipkan karena substansinya bukan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.
“Dari 2.069 laporan yang diverifikasi, terdapat 1.235 rekomendasi hasil verifikasi yang juga diarsip karena data dukung dan uraian fakta dugaan tindak pidana korupsi yang disampaikan belum memadai, sebagaimana dipersyaratkan dalam PP Nomor 43 Tahun 2018 tentang Peran Serta Masyarakat,” kata Hadiyana.
Sebelum kena OTT KPK, Karomani mengikuti acara pembentukan karakter (character building).
Berdasarkan situs Unila, Karomani beserta para wakil rektor mengikuti character building di Hotel Sari Ater, Lembang, Bandung, Jawa Barat (Jabar) pada Rabu-Sabtu 17 – 20 Agustus 2022, seperti dilansir Detik.
Acara itu turut diikuti tim Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) Unila.
Para peserta mengikuti berbagai lomba yang menguji kekompakan dan daya ingat masing-masing seperti outbound, tarik tambang, terompah, hingga futsal.
Profil Rektor Unila Prof Dr Karomani yang Terjaring OTT KPK
Salah satu peserta kegiatan, Sugiyono, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
Komandan Satpam Unila ini mengaku kegiatan tersebut membuat mereka semakin kompak.
“Senang sekali. Kegiatan ini membuat kami semakin kompak dan bisa mempererat hubungan silaturahmi antarstaf dan pimpinan,” kata Sugiyono seperti dilihat di situs Unila.
“Tim KPK sejauh ini mengamankan sekitar 7 orang di Bandung dan Lampung,”
Mereka ditangkap terkait dugaan suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Saat ini tim KPK masih melakukan pemeriksaan.
“Terkait dugaan korupsi suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Universitas Negeri Lampung,” katanya.
Tim penyidik disebut bergerak di Lampung dan Bandung, Jawa Barat, pada Jumat 19 Agustus 2022 malam.
Saat ini para pihak sudah berada di Gedung KPK untuk diperiksa secara intensif (syakh/berbagai sumber)
