SYAKHRUDDIN.COM – Bila Anda berkesempatan ke Tanah Luwu, maka sempatkan waktu Anda, mampir istirahat dan menikmati suasana khas di ” Malaja Ceria Cafe” di Desa Karang-Karangan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu, di Jalan poros Makassar – Palopo.
Penulis dalam kegiatan KSB di Tanah Luwu tgl 3 s/d 5 Juli 2021, kebetulan menginap di rumah Ibu Raodah, kenalan Penulis pada saat pelaksanaan KSB tahun 2012 di Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) tempat dimana beliau mengabdi sebagai Kepala Sekolah TK ditempat itu, masih terbilang kerabat dengan pemilik Malaja Ceria Cafe Karang-Karangan atas nama Yanti Mansur.
Sahabat Ibu Raodah ini, sebelum memulai usaha, sering bepergian bersama ke Kota
Makassar dan Samarinda di Kalimantan Timur, untuk melihat-lihat prospek usaha yang layak dikembangkan di kampung halaman.
Di Desa Karang-Karangan ini, sangat mudah di dapatkan alamatnya, karena disana berkantor Depo Pertamina yang melayani SPBU untuk sektor utara hingga sampai ke Luwu Timur.
Suatu ketika, Yanti Mansur tertarik dengan sebuah cafe yang berada di atas perairan di Kaltim, demikian halnya di Kota Makassar.
Sehingga pada tahun 2000, Yanti Mansur yang masih lajang, terus mengembangkan usahanya, mulai dari tempat cafe yang berukuran 4 x 8 meter, hingga terus dikembangkan, dengan membangun cafe yang bernuansa “Kapal Layar” yang Penulis berikan gelar, Kapal Bastom Karang-Karangan.
Usahanya tak sia-sia, selain melayani tamu-tamu VIP dari Pertamina, juga dari Pemkab Luwu dan para pelancong yang datang dari luar Kabupaten Luwu, karena di cafe ini, juga melayani untuk makan minum, dengan aroma menu berupa “Kapurung Khas Luwu” sajian ikan cumi, udang dan ikan Malaja yang hanya ada di Karang-Karangan.
Ikan Malaja merupakan potensi alam yang hanya terdapat dan bertelur di bakau-bakau di Karang-Karangan, kalaupun ada di tempat lain, rasa dan aroma khasnya tidak sama, tutur Yanti berpromosi.
Sementara Hj Ani Rusdi menjelaskan, kalau kawasan ini dahulu banyak terdapat batu karang tempat bertelurnya ikan Malaja, sehingga daerah ini di kenal dengan nama ” Kampung Karang – Karangan” tuturnya.
Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, berkenan mampir dari perjalanan Luwu Timur ke Makassar, menyempatkan diri untuk menikmati suguhan khas dari Malaja Caria Cafe, sembari beristirahat dalam perjalanan panjang yang melelahkan, Minggu 4 Juli 2021.
Sementara itu, Penulis bersama anggota tim beranggiootakan Salmia dan Hj. Nurlia, diantar oleh Ibu Raodah sebagai pemandu, menuju ke Cafe yang dikembangkan Yanti Mansur bersaudara, menikmati suasana pagi yang indah sembari berfose ria, mulai dari geladak kapal hingga ke anjungan.
Yanti Mansur yang sampai saat ini masih memilih hidup sendiri, memiliki empat orang karyawati yang membantunya, sementara untuk mengelola operasional administrasi, di bantu adik laki-lakinya yang rumahnya berdekatan dengan Depo Pertamina Karang-Karangan.
Yanti yang mengembangkan usaha sejak tahun 2000 merupakan anak ketiga pasangan Ayah Mansur dan Ibu Hamdan, merupakan donatur tetap dari sebuah panti asuhan dan setiap Jumat, melakukan secara rutin kegiatan “Jumat Berkah”
Ini salah satu strategi pemasarannya, tutur Yanti yang masih mengenakan mukenah,saat berbincang lepas bersama Penulis di anjungan “Kapal Bastom dari Karang Karangan Kabupaten Luwu”
Usai menikmati secangkir teh dan kue khas Luwu, selanjutnya meninggalkan Malaja Ceria Cafe dengan perasaan ceria, seraya menitipkan pesan ” Tidak lengkap perjalanan Anda ke Tanah Luwu, tanpa mengunjungi Malaja Ceria Cafe di Karang-Karangan, semangat pagiiiiii”




