SYAKHRUDDIN.COM – Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa Volkan Bozkir mengecam kekerasan oleh massa pendukung Presiden Donald Trump di Gedung Kongres di Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat pada Rabu (6/1/21).
“Sangat prihatin dengan kekerasan di Capitol #WashingtonDC dan gangguan proses demokrasi di negara tuan rumah PBB,” cuit mantan menteri Turki itu di Twitter.
Dilansir AFP, Kamis (7/1), cuitan itu kemudian diikuti oleh cuitan lain dari akun resmi kantornya.
Sebagaimana dilansir di laman CNNIndonesia.com, “AS adalah salah satu negara demokrasi utama dunia. Saya percaya bahwa perdamaian dan penghormatan terhadap proses demokrasi akan berlaku di negara tuan rumah kami pada saat kritis ini,” cuit akun resmi PBB.
Menjelang sore waktu setempat, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres belum mengomentari insiden kekerasan yang melibatkan para pendukung Trump tersebut.
Massa pendukung Trump menyerbu ke dalam Gedung Kongres di Capitol Hill untuk menolak pengesahan hasil pemilihan presiden 2020. Sejauh ini suasana di gedung kongres semakin mencekam.
Massa pendukung Trump bentrok dengan aparat kepolisian di depan Gedung Kongres Capitol Hill setelah sempat memaksa masuk.
Satu orang wanita sebelumnya dikabarkan tewas saat menyerbu masuk gedung Kongres.
Dilaporkan CNN pada Rabu petang waktu setempat, massa pendukung masih mengelilingi sekitar gedung. Sementara kepolisian berupaya mendorong mundur massa.
Massa mulai bubar menyusul pemberlakuan jam malam pukul 18.00 waktu setempat.
Suasana di gedung Kongres Capitol Hill, Amerika Serikat semakin mencekam. Massa pendukung Presiden Donald Trump bentrok dengan aparat kepolisian di depan Gedung Kongres Capitol Hill, Washington D.C, Amerika Serikat setelah sempat memaksa masuk.
Satu orang wanita sebelumnya dikabarkan tewas saat menyerbu masuk gedung Kongres. Dilaporkan CNN pada Rabu (6/1/21) petang waktu setempat, massa pendukung masih mengelilingi sekitar gedung. Sementara kepolisian berupaya mendorong mundur massa.
Meski sudah diberlakukan jam malam, massa pendukung terlihat tak ingin meninggalkan lokasi.
Polisi pun melemparkan granat asap ke arah massa untuk membubarkan kerumunan. Mereka terus berupaya membubarkan massa.
Sementara para pemimpin kongres telah dievakuasi dari kompleks Capitol dan akan dibawa ke Fort McNair, menurut seorang pejabat penegak hukum federal.
McNair adalah pangkalan Angkatan Darat terdekat di Washington, D.C.
Mantan kepala polisi Washington D.C, Charles Ramsey bahwa hari ini pihak berwenang harus segera membersihkan gedung Capitol dan siapa pun yang melanggar harus ditangkap.
“Siapa pun yang berada di dalam gedung itu seharusnya sekarang sedang diborgol dengan wajah tertelungkup,” kata Ramsey.
Mengenai mengapa pihak berwenang sejauh ini tidak dapat mengamankan kompleks Capitol AS, Ramsey mengatakan para pejabat mungkin sedang melakukan koordinasi (syakhruddin)
