SYAKHRUDDINNEWS.COM – Pembaca Setia Mozaik Kehidupan, waktu terus berjalan dengan tenang namun pasti. Pagi ini kita tiba di Sabtu, 14 Maret 2026, sebuah penanggalan yang terasa istimewa karena di hadapan kita terbentang persiapan menuju libur panjang.
Kalender tahun ini menghadirkan jeda waktu yang cukup lapang ketika momen long weekend Nyepi dan Idul Fitri datang berdekatan. Dalam rentang 18 hingga 24 Maret 2026, masyarakat akan menikmati tujuh hari berturut-turut hari libur, mulai dari cuti bersama Nyepi, Hari Raya Nyepi, hingga rangkaian cuti bersama dan libur nasional Idul Fitri.
Bagi sebagian orang, inilah saat yang dinanti untuk pulang kampung, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar menarik napas sejenak dari rutinitas yang padat. Namun di tengah suasana menanti hari kemenangan yang semakin dekat, dunia masih menyimpan kegelisahan. Di kawasan Timur Tengah, dentuman konflik belum juga menemukan ujungnya.
Berita tentang peperangan dan penderitaan manusia terus mengalir dari hari ke hari, seolah mengingatkan bahwa kedamaian adalah nikmat yang sering kali baru terasa ketika ia menjauh. Di antara harapan libur panjang dan doa menjelang Idul Fitri, kita pun diajak merenung: semoga kemenangan yang kita rayakan kelak bukan hanya kemenangan pribadi setelah Ramadan, tetapi juga kemenangan bagi kemanusiaan yang mendambakan damai.
Pantun pembuka : Hujan jatuh berintik-rintik, Menyiram bumi di pagi hari. Ramadan berjalan menuju titik, Semoga damai hadir di hati dan negeri.
Dalam denyut kehidupan daerah, Sabtu siang ini juga mencatat sebuah peristiwa penting bagi dunia pers Sulawesi Selatan. Di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, Jalan Maccini Sawah No. 12 Makassar, berlangsung pergantian kepemimpinan dari HM. Agus Salim Alwi Hamu selaku Ketua PWI Sulsel masa bakti 2021–2026 kepada Pelaksana Tugas Ketua Zulkifli Gani Ottoh. Momen ini menjadi penanda berakhirnya satu periode kepemimpinan yang selama ini ikut mewarnai dinamika dan perjalanan organisasi wartawan di daerah ini.
Pergantian tersebut tidak sekadar seremonial organisasi, melainkan bagian dari kesinambungan roda kepemimpinan di tubuh PWI Sulsel. Di tengah perubahan lanskap media dan tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang, estafet kepemimpinan ini diharapkan mampu menjaga marwah profesi wartawan sekaligus memperkuat solidaritas serta profesionalisme insan pers. Kantor PWI di Jalan Maccini Sawah pun kembali menjadi saksi bahwa perjalanan organisasi selalu berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Sementara itu, dari sisi lain kehidupan masyarakat, kabar duka masih menyelimuti sebuah keluarga yang menunggu kepastian. Selama sepekan terakhir, tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama relawan dan warga terus menyisir aliran Sungai Bilareng hingga kawasan Bendungan Karalloe. Area pencarian membentang sekitar 11 kilometer, namun hingga kini seorang lansia yang dilaporkan hilang belum berhasil ditemukan. Perahu karet, penyisiran tepian sungai, hingga pemantauan di titik-titik rawan terus dilakukan, menandakan bahwa harapan belum sepenuhnya padam.
Di ruang publik yang lain, sebuah polemik yang sempat riuh di dunia maya akhirnya menemukan titik akhirnya. Rismon Sianipar yang selama ini lantang menggulirkan tudingan terkait ijazah Presiden Joko Widodo, pada akhirnya harus menerima kenyataan pahit di hadapan proses hukum.
Gugatan yang diajukan tidak mampu membuktikan dalil yang disampaikan, sehingga majelis hakim menolak tuntutan tersebut. Putusan ini menegaskan bahwa polemik yang sempat bergulir luas di ruang publik tidak memiliki dasar pembuktian yang cukup di pengadilan, sekaligus menutup satu babak perdebatan panjang yang sempat menyita perhatian masyarakat.
Dari panggung internasional, sebuah peristiwa yang bernuansa persahabatan dan penghormatan juga terjadi. Pada 12 Maret 2026, Raja Yordania Abdullah II melakukan kunjungan silaturahmi kepada ulama kharismatik KH. Abu Asysari. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, mencerminkan penghargaan terhadap peran para ulama dalam menyuarakan pesan moderasi, perdamaian, dan persaudaraan antarbangsa di tengah dunia yang masih sering diliputi konflik.
Adapun di jagat informasi global, masyarakat juga diingatkan untuk lebih cermat menyaring kabar yang beredar. Isu yang menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi dilengserkan oleh DPR Amerika Serikat ternyata tidak benar. Informasi tersebut berasal dari video lama yang kembali beredar dengan konteks yang keliru. Faktanya, pada tahun 2019 DPR AS memang menyetujui pasal pemakzulan terhadap Trump, namun proses di Senat tidak berujung pada pemberhentian dari jabatan presiden.
Dalam sistem ketatanegaraan Amerika Serikat, DPR hanya dapat mengajukan proses pemakzulan, sedangkan keputusan pemberhentian presiden sepenuhnya berada di tangan Senat dengan dukungan mayoritas besar. Dalam kasus Trump, Senat akhirnya membebaskannya sehingga ia tetap menjalankan masa jabatannya hingga selesai. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di era arus informasi yang begitu cepat, ketelitian dan verifikasi tetap menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam kabar yang menyesatkan.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melontarkan ancaman terselubung terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Iran setelah tewasnya pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei.
Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan ragu menargetkan para pemimpin Iran dan sekutunya jika dianggap mengancam keamanan negara itu. Ia juga menyebut Israel sedang berupaya melemahkan struktur militer dan politik Iran, termasuk Garda Revolusi, sambil memberi isyarat bahwa tokoh-tokoh kunci di Teheran bisa menjadi sasaran berikutnya. Ancaman tersebut dipandang sebagai pesan keras kepada kepemimpinan baru Iran bahwa konflik yang sedang berlangsung dapat berkembang ke tahap yang lebih berbahaya jika ketegangan terus meningkat.
Disisi lain, Iran menggunakan ancaman penutupan Selat Hormuz sebagai bagian dari taktik tekanan geopolitik terhadap negara-negara lawannya. Selat yang menjadi jalur vital bagi hampir 20 persen perdagangan minyak dunia itu dapat diganggu Iran melalui berbagai cara, seperti menebar ranjau laut, mengerahkan kapal cepat bersenjata rudal, menggunakan drone laut, hingga menahan atau menyerang kapal tanker yang melintas.
Dengan taktik “perang asimetris” tersebut, Iran tidak selalu harus menutup selat secara total, tetapi cukup menciptakan rasa takut dan ketidakpastian bagi pelayaran internasional sehingga arus minyak dan perdagangan global terganggu serta harga energi melonjak. Tekanan ini dimaksudkan untuk memaksa negara-negara Barat dan sekutunya mempertimbangkan kembali kebijakan militer maupun ekonomi terhadap Teheran.
Diibukota Jakarta, Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) beberapa waktu lalu menjadi viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan seorang mahasiswa membentak aparat kepolisian saat terjadi ketegangan di tengah aksi.
Mahasiswa tersebut diketahui berasal dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Menanggapi kejadian itu, pihak kampus menyampaikan permohonan maaf kepada kepolisian dan masyarakat atas sikap mahasiswa yang dinilai tidak mencerminkan etika akademik. Pimpinan kampus juga menegaskan akan melakukan pembinaan dan langkah pendisiplinan terhadap mahasiswa yang bersangkutan agar kejadian serupa tidak terulang serta menjadi pelajaran bagi seluruh civitas akademika tentang pentingnya menjaga sikap santun dalam menyampaikan aspirasi.
Akhirnya Wali Kota Munafri Arifuddin memutuskan bahwa pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Makassar tetap menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada momentum Ramadan tahun ini.
Keputusan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian pemerintah kota terhadap para tenaga kerja yang selama ini turut mendukung pelayanan publik di Makassar. Kebijakan ini disambut positif karena dinilai memberi keadilan dan penghargaan bagi para pegawai paruh waktu, sehingga mereka juga dapat merasakan kebahagiaan menjelang hari raya bersama keluarga.
Sampai disini dahulu mozaik kehidupan dan ditutup dengan sebuah pantun
Ke tepi sungai memetik pandan, Angin senja berbisik perlahan. Mozaik kehidupan kita akhiri dengan harapan, Semoga esok membawa kebaikan dan keberkahan.
Pembaca mozaik kehidupan, kita berpisah disini, harapan jumpa besok dengan info-info terkini akan hadir, tugas Anda sekarang memberi respon kepada Penulis, apakah info dari Mozaik Kehidupan berguna bagi Anda ? sampaikan laporan Anda di kolom ini.
Info yang sangat berguna untuk menambah wawasan para pembaca di seantero jagat raya