SYAKHRUDDINNEWS.COM – Senin, 29 Desember 2029, menjadi hari yang tak mudah dilupakan oleh Ananda Tri Puspita Sari binti H. Syakhruddin.
Di penghujung tahun, ketika banyak orang menutup lembar kerja dengan refleksi dan harapan, ia justru menerima sebuah kejutan kecil yang sarat makna: gaji pertamanya sebagai Aparatur Sipil Negara di Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Penugasan perdananya berada di Sekolah Rakyat, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 10, Makassar.
Meski gaji yang diterima masih berupa panjar awal, karena tunjangan kinerja dan uang makan dijanjikan menyusul pada tahap berikutnya. Namun rasa syukur tak sedikit pun berkurang. Justru dari nominal sederhana itulah lahir kebahagiaan yang tulus dan menghangatkan keluarga.
Sebagai ungkapan syukur, pada malam harinya Ananda Tri mengajak orang tua, kakak, serta para ponakan untuk santap malam bersama.
Bukan soal kemewahan hidangan, melainkan tentang kebersamaan, doa, dan rasa terima kasih atas perjalanan panjang yang akhirnya berbuah. Meja makan sederhana itu menjadi saksi bahwa kerja keras, kesabaran, dan doa keluarga tak pernah sia-sia.
Perjalanan Ananda Tri tentu bukan perjalanan singkat. Setelah menyelesaikan pendidikan Strata Dua (S2) di Universitas Hasanuddin, ia kemudian menapaki dunia pengabdian sebagai pendamping lapangan Program Keluarga Harapan (PKH).
Ia seangkatan dengan para alumni Jurusan Kesejahteraan Sosial UIN Alauddin Makassar, sebuah kampus yang memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan penulis.
Selama kurang lebih dua belas tahun mengabdi di Kampus Bermartabat UIN Alauddin Makassar, Penulis, pasca purnabakti dari Kementerian Sosial/Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013.
Diberi amanah sebagai Dosen Luar Biasa, sekaligus menjadi instruktur Tagana Kompi Kessos UIN Makassar. Dalam perjalanan pengabdian itu pula, pernah terukir pengalaman berharga saat menerima kunjungan kerja Menteri Sosial RI saat itu, Bapak Salim Seggaf Al-Jufri.
Kini estafet pengabdian seakan berlanjut pada generasi berikutnya. Kehadiran Ananda Tri sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Sosial bukan sekadar capaian administrative.
Tetapi juga panggilan nurani untuk terus berada di tengah masyarakat, mendengar yang lemah, dan melayani mereka yang membutuhkan uluran tangan negara.
Selamat dan sukses Ananda Tri Puspita Sari.Teruslah menapaki jalan pengabdian di bidang kesejahteraan sosial. Negeri ini masih menyimpan banyak cerita duka yang menunggu untuk disapa dengan empati, kerja nyata, dan ketulusan.
Semoga langkahmu senantiasa diberkahi, menguatkan, dan memberi arti bagi keluarga dan sesama mitra kerjamu (sdn)


