Saatnya Beristirahat
Malam mulai larut,
Sunyi menyapa dengan lembut,
Lampu-lampu kota perlahan meredup,
Seakan tahu—waktunya merebah penat tubuh.
Mata tak lagi bersahabat,
Berat, seolah memanggil istirahat,
Langit malam memayungi jiwa yang lelah,
Mengajak menyelami damai tanpa gelisah.
Kini saatnya memeluk tenang,
Menikmati malam yang syahdu dan lapang,
Biarlah sejenak dunia terdiam,
Agar raga pulih, dan hati tenteram.
Semoga esok membawa terang,
Energi baru yang lapang dan senang,
Bekerja kembali dengan semangat membara,
Melangkah yakin tanpa ragu dan lara.
Selamat beristirahat, wahai jiwa,
Biarlah mimpi-mimpi indah singgah malam ini,
Menjadi pelipur dan penenang rasa,
Hingga fajar menyapa dengan harapan yang berseri.
Makassar, 5 Mei 2025
by.syakhruddin tagana
