SYAKHRUDDINNEWS.COM – Pada Minggu subuh, 19 Januari 2025, sekitar pukul 04.00 WITA, Masjid Besar Al Abrar Makassar menjadi saksi sebuah insiden pencurian yang berhasil digagalkan. Kejadian bermula saat Ilham Dg Naba, marbot masjid, melihat seseorang mencurigakan sedang mengutak-atik isi celengan di lantai II.
Ilham segera menghubungi bagian keamanan masjid, Bapak Sujono, yang kemudian mengontak Dg Nyampa dan beberapa pengurus lainnya. Dengan tanggap, Dg Nyampa bergegas menuju lantai III dan mendapati pelaku tengah berada di atas menara masjid. Tanpa ragu, ia berteriak, “Ada di atas menara, Pak Jono!”
Pelaku diminta turun dari menara dan langsung diamankan. Tangannya diikat menggunakan lakban untuk mencegah pelaku melarikan diri. Mengingat waktu yang berdekatan dengan pelaksanaan salat subuh, pelaku sementara ditempatkan di ruang penyimpanan alat kebersihan dan dijaga oleh Dg Gassing.
Setelah salat subuh selesai, pelaku dibawa ke kantor Polsek Tamalate menggunakan mobil Toyota milik salah satu pengurus masjid, Bapak Nurdin Dg Siajang. Pengamanan ini turut didampingi oleh Ketua Masjid H. Hilal Kadir Dg Lau, Bapak Sujono, dan marbot Ilham Dg Naba. Sesampainya di Polsek, pelaku diserahkan kepada petugas piket untuk proses hukum lebih lanjut.
Kejadian ini sekaligus mengingatkan betapa pentingnya pengawasan melalui CCTV. Kamera pengawas masjid yang terhubung langsung ke ponsel beberapa pengurus terbukti sangat membantu dalam memantau situasi meskipun mereka berada jauh dari masjid.
Manfaat CCTV dan Kerjasama Pengurus Pengurus Masjid Besar Al Abrar menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan keamanan, salah satunya melalui penggunaan teknologi seperti CCTV. Kerjasama dan reaksi cepat para pengurus juga menjadi kunci keberhasilan dalam menggagalkan aksi pencurian ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan soliditas dalam menjaga rumah ibadah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi jamaah.
Usai menyerahkan pelaku ke Polsek Tamaate, para pengurus dan jamaah Masjid Al-Abrar, menuju ke Warkop Tetta yang dikelola Shelter Warga Pa’Baeng-Baeng yang terletak di Jalan Andi Tonro I No 6, setelah selesai fose bersama lalu kembali ke rumah masing-masing.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Pa’Baeng-Baeng, Andi Ruil Syar yang memeriksa pelaku, mengaku bernama lengkap Salman Syam, lahir di Tanah Beru 10 April 2000 Alamat Kampung Beru Kecamatan Rialau Ale Kabupaten Bulumba, Pekerjaan Swasta, bagaimana kelanjutan penanganan kasus pencurian uang celengan Masjid Besar Al-Abrar ?, kita serahkan pihak berwenang untuk menanganinya (sdn).



