SYAKHRUDDINNEWS.COM – Lurah Pa’Baeng-Baeng, Nugroho Adi Putra, S.STP, didampingi Ketua LPM, Drs. Mustamin Tahir, mengadakan pertemuan dengan para ketua ORW dan ORT se-Kelurahan Pa’Baeng-Baeng.
Pertemuan tersebut berlangsung di Lantai Dasar Kantor Lurah Pa’Baeng-Baeng, yang terletak di Jalan Andi Tonro II No. 18 A, Makassar, pada Rabu, 18 Desember 2024.
Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memulai langkah awal dalam rangka Pramusrenbang tingkat ORW. Dalam kesempatan tersebut, Lurah Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya akan menyusun jadwal pertemuan dan mengutus staf dari jajarannya untuk mengikuti kegiatan Pramusrenbang di tingkat ORW. “
Pertemuan ini merupakan langkah penting untuk menyusun program-program pembangunan yang tepat sasaran di tingkat kelurahan,” ujar Nugroho.
Lebih lanjut, Nugroho mengharapkan agar dalam setiap pertemuan di tingkat ORW dan ORT, dapat diikutsertakan juga tokoh masyarakat, forum anak, imam masjid, serta tokoh pemuda.
Hal ini dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang lebih luas, yang kemudian akan disusun berdasarkan daftar prioritas. “Kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat didengar dan dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan,” tambah Nugroho.
Selain itu, Nugroho menekankan pentingnya penyusunan berita acara, absensi peserta, serta dokumentasi objek yang akan diusulkan, baik dari segi ukuran maupun rincian anggaran.
“Dana yang digunakan bisa berasal dari APBD, APBN, ataupun dana kelurahan (Dakel) yang alokasinya mencapai Rp500 juta per kelurahan. Namun, tahun ini ada penurunan target karena dana Dakel mengalami refocusing,” jelasnya.
Ketua LPM, Mustamin Tahir, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa pengajuan usulan tidak hanya terbatas pada proyek fisik, tetapi juga dapat mencakup kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Misalnya, pelatihan menjahit, perbengkelan, atau kegiatan usaha ekonomis produktif (UEP) yang bersifat non-fisik. “Kami ingin memastikan bahwa usulan yang diajukan dapat mencakup berbagai aspek pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, baik itu fisik maupun non-fisik,” ujar Mustamin.
Terkait dengan kondisi Kantor Lurah Pa’Baeng-Baeng yang saat ini sangat memprihatinkan, Ketua LPM menyampaikan bahwa meskipun bangunan kantor ini baru berusia empat tahun dan menghabiskan anggaran sebesar Rp1,2 miliar dari pihak PU Kota Makassar, kondisinya kini sangat memprihatinkan.
“Saat hujan, semua ruangan di kantor ini basah. Oleh karena itu, kami akan mengusulkan rehabilitasi bangunan kantor agar aparat kelurahan dapat bekerja dengan baik,” ungkap Mustamin.
Pertemuan silaturahmi ini menjadi langkah awal bagi Lurah Nugroho dalam mempersiapkan pelaksanaan Musrenbang di tingkat kelurahan. Setelah sesi tanya jawab selesai, acara ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat (sdn)





MANTAP SURANTAP