SYAKHRUDDIN.COM – Pelaksanaan sharing sessions Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, berlangsung di ruang LT Lantai Dasar Kampus II, Jalan HM. Yasin Limpo, Samata, Gowa, pada Selasa, 25 Juni 2024.
Acara ini dibuka oleh Dekan FDK, Prof. DR. H. Abd. Rasyid Masri, M.Pd, MM, M.Si, yang menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidangnya: Prof. DR. H. Jusman Iskandar, MS dari Bandung dan Drs. H. Syakhruddin. DN, M.Si, seorang Dosen Luar Biasa UIN Alauddin Makassar serta salah satu perintis Tagana Indonesia.
Dalam sambutannya, Dekan Abd. Rasyid melaporkan bahwa awalnya ia berada dalam rapat pimpinan di rektorat. Namun, setelah menerima telepon dari Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial, DR. Syamsidar, M.Ag, ia segera datang mengingat pentingnya kegiatan ini untuk pengembangan jurusan kesejahteraan sosial.
Dekan juga menyampaikan bahwa gedung baru di samping Masjid Nur Rasyid, akan diperuntukkan bagi dosen yang tidak mampu naik tangga hingga lantai IV, sehingga perlu dibuat ruang perkuliahan yang “Ramah Lansia.”
Narasumber Prof. Jusman Iskandar menjelaskan pentingnya pemahaman yang jelas tentang istilah “Social Worker” dan “Pekerja Sosial.” Ia menegaskan bahwa predikat “Social Worker” diperoleh melalui pendidikan formal, bukan sekadar bimbingan sosial atau menjadi relawan sosial di masyarakat.
Prof. Jusman juga menyoroti pentingnya kerangka etika dan ilmiah dalam pekerjaan sosial, termasuk prinsip nilai kebenaran, persamaan, dan kebebasan.
Ilmu Pekerjaan Sosial, katanya, bertumpu pada hati manusia sebagai penegak keadilan dan persamaan. Ia menekankan bahwa kode etik profesi pekerjaan sosial mencakup kualitas diri, akhlak, pelayanan yang menghargai potensi manusia, serta tanggung jawab etis dalam bekerja sama dengan sesama rekan profesi.
Antusiasme peserta meningkat saat membahas tantangan dan peluang masa kini, esok, dan mendatang bagi social worker. Semua pertanyaan dijawab secara ilmiah oleh Prof. Jusman.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FDK Bermartabat, dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Sekretaris Jurusan Kesejahteraan Sosial.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari Dekan FDK kepada kedua narasumber dan diakhiri dengan foto bersama.
Hadir dalam acara tersebut para Wakil Dekan I, II, dan III, para ketua dan sekretaris jurusan, serta Ketua Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI), DR. Safri Arif, dan mantan Kajur Kessos, DR. H. Muh.Ilham, M.Pd beserta undangan lainnya (sdn)






