SYAKHRUDDIN.COM – Dengan penuh rasa syukur, kita menyambut pagi yang cerah pada tanggal 13 Januari 2024. Sejenak kita merenung, betapa cepatnya waktu berlalu, membawa kita melalui rentang waktu yang begitu singkat namun penuh makna.
Pagi ini, kita berkumpul kembali melalui kolom “Catatan Pinggir,” sebagai teman setia yang mengulas seputar sosial kemasyarakatan, sembari menikmati “Secangkir Kopi”.
Di Kolom Catatan Pinggir ini, kami akan membahas peristiwa dan perubahan di sekitar kita, memberikan wawasan dan refleksi yang memberi makna pada setiap momen yang berlalu. Sebab, setiap kisah kehidupan, setiap kejadian sosial, memiliki keindahan dan hikmah yang layak untuk dicatat dan diceritakan.
Mari kita bersama-sama menjelajahi lanskap kehidupan, memetakan jejak-jejak kebaikan, dan menginspirasi satu sama lain dalam perjalanan kita. Melalui setiap tulisan dan pemikiran di “Catatan Pinggir,” kita berharap dapat memberikan makna yang mendalam pada pengalaman-pengalaman sehari-hari.
Selamat membaca dan meresapi kisah pagi ini! Semoga setiap kata dan pemikiran yang disajikan di sini bisa menjadi sumber inspirasi dan refleksi untuk kita semua, salamaki !
PANGERAN MATEEN : Jelang pernikahan Putra Penguasa Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah, Pangeran Abdul Mateen, keluarga Kerajaan Brunei terus menjadi sorotan.
Sultan Brunei sendiri memiliki 12 anak yang terdiri dari lima putra dan tujuh putri. Mari kita mengenali lebih dekat keluarga Sultan Brunei dan fokus pada Pangeran Abdul Mateen.
Pernikahan Sultan Brunei: Pada Juli 1965, Sultan Brunei menikah dengan sepupunya Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Saleha melalui perjodohan. Pesta pernikahan keduanya berlangsung di Istana Darul Hana ketika Sultan melepas masa lajang pada usia 19 tahun.
Anak-Anak Sultan Brunei: Sultan Brunei dari Pernikahan Pertama:
1. Pengiran Anak Puteri Hajah Rashidah Sa’adatul Bolkiah (Lahir 26 Juli 1969)
2. Pengiran Anak Puteri Hajah Muta-Wakkilah Hayatul Bolkiah (Lahir 12 Oktober 1971)
3. Pengiran Muda Mahkota Pengiran Muda Haji Al-Muhtadee Billah (Lahir 17 Februari 1974)
4. Pengiran Anak Puteri Hajah Majeedah Nuurul Bolkiah (Lahir 16 Maret 1976)
5. Pengiran Anak Puteri Hajah Hafizah Sururul Bolkiah (Lahir 12 Maret 1980)
6. Pengiran Muda Abdul Malik (Lahir 30 Juni 1983)
Anak-Anak Sultan Brunei dari Pernikahan Kedua:
1. Pengiran Muda Haji Abdul Azim (Lahir 29 Juli 1982 – Meninggal 24 Oktober 2020)
2. Pengiran Anak Puteri Azemah Ni’matul Bolkiah (Lahir 26 September 1984)
3. Pengiran Anak Puteri Fadzillah Lubabul Bolkiah (Lahir 23 Agustus 1985)
Anak-Anak Sultan Brunei dari Pernikahan Ketiga:
1. Pengiran Muda Abdul Wakeel (Lahir 1 Juni 2006)
2. Pengiran Anak Puteri Ameerah Wardatul Bolkiah (Lahir 28 Januari 2008)
Profil Pangeran Abdul Mateen: Menurut Business Insider, Pangeran Abdul Mateen, lahir pada 10 Agustus 1991, adalah anak keempat dari pernikahan Sultan Brunei. Dia memiliki empat saudara laki-laki dan tujuh saudara perempuan.
Ibunda Pangeran Mateen bernama lengkap Mariam Abdul Aziz. Ia dan Sultan Hassanal Bolkiah menikah pada tahun 1982, Sebelum menjadi istri kedua Sang Sultan, putri ketiga dari pasangan Abdul Aziz bin Abdullah dan Rashida ini menjalani kariernya sebagai seorang pramugari di Royal Brunei Airlines.
Pangeran Abdul Mateen dikenal sebagai individu rendah hati, gemar berolahraga, dan memiliki ketertarikan pada kegiatan ekstrem seperti terjun payung dan bermain polo. Selain itu, ia menghabiskan waktunya dengan teman dan kerabat terdekatnya serta menempuh pendidikan di School of Oriental and African Studies (SOAS).
Pernikahan Pangeran Abdul Mateen menjadi sorotan, dan melalui artikel ini, kita dapat lebih memahami latar belakang keluarga Sultan Brunei serta karakteristik Pangeran Abdul Mateen sebelum memasuki babak baru dalam hidupnya.
PERCERAIAN HEBOH : Kisah perceraian Masnawati Masud dan Enjang Hasan Kurnia kembali mencuat setelah Masnawati membuat terobosan dengan mengungkap dugaan perselingkuhan suaminya dengan penyanyi Melly Goeslaw.
Kini, sosok Masnawati kembali menarik perhatian publik melalui sebuah video di TikTok, di mana ia mengungkapkan surat terbuka kepada Kapolri untuk meminta keadilan terkait proses perceraian yang dinilainya tidak sesuai prosedur.
Beberapa waktu lalu, Masnawati mencuatkan isu perselingkuhan yang menyeret nama suaminya, Enjang Hasan Kurnia, dan penyanyi terkenal, Melly Goeslaw. Kontroversi ini memunculkan sejumlah spekulasi dan perdebatan di kalangan masyarakat.
Kini, Masnawati kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah video di akun TikTok @pancamasna, di mana ia membagikan surat terbuka kepada Kapolri terkait proses perceraian yang dianggapnya tidak adil.
Dalam video tersebut, Masnawati dengan tegas menyatakan bahwa proses perceraian dengan Enjang Hasan Kurnia dilakukan sepihak oleh pihak Polri dan dianggap tidak sesuai prosedur yang seharusnya.
Dengan penuh emosi, Masnawati memohon kepada Bapak Kapolri agar memberikan keadilan dalam penanganan perceraian tersebut. Ia menyoroti bahwa izin perceraian diambil keputusannya tanpa melibatkan pihaknya secara adil.
Kontroversi ini semakin memanas dengan Masnawati yang secara terbuka meminta dukungan dan perhatian masyarakat. Video tersebut telah menjadi viral di media sosial, memicu diskusi dan perdebatan di kalangan netizen.
SEPUTAR SYL : Penasihat hukum mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Jamaludin Koedoboen, menyatakan bahwa pemeriksaan kliennya pada Kamis, 11 Januari 2024, berlangsung hingga larut malam demi memenuhi kepentingan penyidik.
Menurut Jamaludin, kliennya telah memberikan jawaban lengkap terhadap pertanyaan yang diajukan, dan penyidik telah mencocokkan jawaban tersebut dengan barang bukti yang terkait dalam kasus Firli Bahuri.
“Semua pertanyaan telah dijawab, dan menurut klien kami, telah terjadi sinkronisasi antara hasil penyitaan dan jawaban dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), yang semuanya merujuk pada substansi permasalahan.
Saat ini, penyidik tengah mencari poin-poin kunci tersebut,” ujar Jamaludin kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri pada Kamis malam, 11 Januari 2024.
Jamaludin juga mengungkapkan bahwa enam orang telah dihadapkan dengan beberapa poin dari penyitaan yang dilakukan tim penyidik selama pemeriksaan kliennya. Namun, ia enggan merinci lebih lanjut mengenai materi konfrontasi tersebut, mengingat itu merupakan informasi rahasia dari tim penyidik.
Syahrul juga mengungkapkan bahwa ini bukanlah pemeriksaan pertamanya, melainkan sudah kali yang kesekian kalinya. Firli Bahuri telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo dan anak buahnya sejak 22 November 2023.
Firli diduga menerima uang senilai Rp 3,8 miliar dari pihak Syahrul cs untuk menghentikan penyelidikan KPK terkait Kementerian Pertanian.
SKANDAL KENDARAAN BODONG : Sebuah skandal besar melibatkan Kepala Gudang Pengembalian Akhir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Gudbalkir Pusziad), Mayor Czi BP, telah terungkap dengan keterlibatannya dalam penggelapan ratusan kendaraan bermotor hasil tindak kejahatan. Dalam sebuah konfirmasi kepada media pada Kamis, 11 Januari 2024,
Brigjen Kristomei Sianturi, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), memberikan penjelasan mengenai insiden ini.Menurut Kristomei Sianturi, Mayor Czi BP memberikan izin penggunaan lahan Gudbalkir Pusziad untuk menampung kendaraan bermotor bodong, yang kemudian akan diseludupkan ke Timor Leste.
Dalam pertukaran izin tersebut, Mayor Czi BP menerima imbalan sebesar Rp 30 juta per bulan. Uang hasil kejahatan ini kemudian dibagi kepada tiga prajurit, termasuk Mayor Czi Bagus Pudjo Raharjo alias BP.
Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa kendaraan yang disimpan di Gudbalkir Pusziad berasal dari hasil kejahatan. Penyidik Pomdam V Brawijaya saat ini sedang bekerja untuk memeriksa dan mendalami kasus ini.
Tiga tersangka, Mayor Czi BP, Kopda Adi Saputra alias AS, dan Praka Jazuli alias J, yang semuanya anggota TNI, telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan dihadapi tindakan tegas.
Pada tanggal 5 Januari 2024, penyidik Polda Metro Jaya bersama Pomdam V/Brawijaya berhasil menemukan 260 kendaraan bermotor di lokasi tersebut. Dari jumlah tersebut, 215 unit adalah kendaraan roda dua, dan sisanya adalah kendaraan roda empat.
Proses penyelidikan dan persidangan selanjutnya diharapkan akan memberikan gambaran lebih rinci dan akurat terkait dengan kasus ini. Pimpinan TNI AD menegaskan komitmen mereka untuk menindak tegas anggota atau oknum anggota yang terlibat dalam perbuatan melanggar hukum
PENGADILAN INTERNASIONAL : Afrika Selatan (Afsel) mengajukan permohonan kepada Mahkamah Internasional agar segera memerintahkan Israel menghentikan operasi militernya di Gaza. Afrika Selatan menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza.
Tuntutan ini diajukan dalam sidang kasus pertama yang dilakukan di pengadilan tinggi PBB. Israel dijadwalkan memberikan tanggapan pada Jumat, 12 Januari 2024.
Tuduhan genosida terhadap Israel disebabkan oleh serangan udara selama tiga bulan yang menghancurkan sebagian besar daerah Gaza, menewaskan lebih dari 23.000 orang, dan memaksa hampir seluruh warga Palestina di Gaza, yang berjumlah 2,3 juta orang, meninggalkan rumah mereka mencari tempat yang aman.
Blokade Israel juga telah menciptakan bencana kemanusiaan dengan membatasi pasokan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan, menurut PBB.
Israel, sebagai respons, menyatakan bahwa tindakan mereka bertujuan untuk membela diri dan memerangi kelompok penguasa Gaza, yaitu Hamas, yang menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 240 lainnya.
Israel menyalahkan Hamas atas kerugian yang dialami oleh warga sipil Palestina.
Afrika Selatan mengajukan kasus ini ke Mahkamah Internasional, menuduh Israel melanggar Konvensi Genosida tahun 1948, yang disahkan setelah Holocaust, untuk memastikan kejahatan semacam itu tidak terulang.
Pemerintah Israel menyangkal tuduhan tersebut, menggambarkannya sebagai fitnah dan menegaskan bahwa mereka berperang untuk membela diri.
Penting dicatat bahwa Afrika Selatan menyamakan Jalur Gaza dengan kamp konsentrasi dalam kasus ini, dan hal ini dapat menciptakan kontroversi dan emosi tinggi, terutama di Israel, yang melihat dirinya sebagai benteng keamanan bagi orang Yahudi setelah Holocaust
KARAENG GAU UMRAH : Pagi yang cerah ini, suasana kebatinan yang dipenuhi dengan rasa haru dan doa yang tulus, berhubung Drs. H. Andi Salehuddin Karaeng Gau, Kepala Pasar Pa’Baeng-Baeng, bersama isterinya Hj. Dewi Sartika Karaeng Kinang, bersiap untuk melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci Mekah.
Selama 12 hari mendatang, sahabat ngopi setiap ba’da subuh, akan merasakan kekosongan satu personil yang biasanya aktif terlibat dalam berbagai kegiatan grup “Pandawa Lima”. Meskipun demikian, keberangkatan keduanya menjadi berita gembira yang dipenuhi doa restu dari teman-teman dan rekan kerja.
Momen ini menjadi peluang untuk mengirimkan doa terbaik kepada Drs. H. Andi Salehuddin dan Hj. Karaeng Kinang dalam perjalanan mereka ke tanah suci. Semoga setiap langkah yang diambil membawa berkah, dan setiap doa yang terucap mendapat jawaban yang baik.
Grup “Pandawa Lima” tentu merasa kehilangan satu sosok yang berarti, namun kita yakin, semangat dan kebersamaan yang telah dibangun, akan tetap mengalir meskipun jarak dan waktu memisahkan.
Semoga keberangkatan umrah ini membawa berkah dan ketenangan bagi pasangan yang sedang melaksanakan ibadah suci ini bersama sang isteri tercinta.
MALAM MAPPACCI : Sementara itu, di rumah kediaman Imam Masjid Besar Al-Abrar, Jalan mannuruki XII No 12 berlangsung acara “Malam Mappaci/Korongtigi” atas rencana pernikahan putrinya, Nurhasanah Fajrin Lahamuddin,SE,MM dengan lelaki Burhan, S.I.Kom, akad nikahnya berlangsung Sabtu 13 Januari 2024 Pukul 10.00 sampai selesai di Hall Pascasarjana UNM, Jalan Andi Djemma (Landak Baru) Makassar.

Alhamdulillah Pak Aji atas sajian yg mencerahkan dan menyehatkan karena sambil minum kopi susunya. Smg tetap hadir setiap pagi. Salam sehat dan sukses selalu.
SYL & GUDBALKIR PUSZIAD