SYAKHRUDDIN.COM – Pada Kamis malam, 23 November 2023, penanggalan Jawa 9 Pon yang dikenal sebagai malam Jumat, yang dipercayai penuh dengan kejutan, keluarga kami mengalami momen yang mengubah hidup.
Hajjah Nurlia Dg Puji (64), seorang isteri tercinta, tiba-tiba harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Mappaoddang, Makassar.
Dalam satu malam perawatan dan pengawasan dokter, beliau akhirnya dipindahkan ke ruang Intensif Care Unit (ICU) yang dilengkapi dengan peralatan medis canggih dan dikelola oleh tim dokter berpengalaman.
Semua peralatan kesehatan dipasang, mulai dari pemantauan tensi hingga detak jantung yang terpantau dengan cermat di layar, dan tidak ada yang bisa mengganggunya kecuali dokter dan seorang penjaga yang memiliki wewenang khusus.
Setelah menjalani pengecekan menyeluruh dari menit ke menit, catatan hasil pemantauan menemukan bahwa Hj. Nurlia Dg Puji hampir saja mengalami serangan jantung.
Gejala ini ditandai dengan kaki yang terasa dingin, tubuh berkeringat, serta gelisah dan perasaan panas. Melalui diagnosis medis, dokter menyimpulkan bahwa serangan stroke dua tahun lalu, dikombinasikan dengan penggunaan obat-obatan rutin tanpa olahraga, berdampak pada gangguan fungsi ginjal.
Gangguan pada ginjal kemudian berdampak pada kesulitan bernafas karena fungsi jantung juga terpengaruh. Dengan demikian, terdapat tiga komponen vital yang terganggu dalam tubuh Hj. Nurlia Dg Puji (64) yaitu Stroke, Ginjal, dan Jantung.
Beruntung, tindakan cepat dan penanganan yang tepat membawa beliau segera dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, dari IGD hingga ke ICU Lantai II. Setelah melewati masa krisis, pada siang hari ini, Minggu 26 November 2023, beliau dipindahkan ke ruang VIP Ibis Lantai IV kamar 2, alhamdulillah masa krisis berakhir.
Kami ingin menyampaikan terima kasih atas doa dari keluarga dan sanak famili. Masa krisis kami telah kami lalui bersama, saatnya kini untuk memberikan perawatan yang teliti dan penuh kasih kepada Hajjah Nurlia Dg Puji (64) dan selanjutnya membawakan cucu-cucunya untuk menghibur sang nenek, salamaki !

