SYAKHRUDDIN.COM – Pada Sabtu, 30 September 2023, setelah menjalani senam Ling Ting Kung dan AWS-3 di penghujung bulan September, Keluarga Besar Kapesos dan LLI Sulsel berkumpul untuk menyantap C oto Paraikate di dekat KPU Sulsel di Jalan AP. Pettarani, Makassar.
Suasana penuh keceriaan memenuhi acara tersebut, di mana anggota Kapesos/LLI menikmati hidangan coto. Acara ini juga diadakan sebagai peringatan 40 hari kepergian istri Bapak Drs. H. Abidin Maenong, sekaligus memenuhi nazar sang isteri di masa hidupnya,yang ingin teman-temannya menikmati coto bersama.
Namun, nasib malang tidak bisa dihindari dan untung tidak selalu dapat diraih, seperti yang dialami oleh Dra. Hj. Sumiati Sattar, pemilik mobil dan pengemudi handal.
Setelah selesai dengan santapannya, ia masuk ke dalam mobilnya.
Sementara itu, lalu lintas di Jalan AP. Pettarani sangat padat karena ada acara “Pemilu Damai,” sehingga banyak polisi yang berpatroli dan memarkirkan kendaraan mereka sepanjang jalan tersebut.
Ketika Ibu Hj. Fachrah duduk di atas mobil, Ibu Sumi, demikian sapaan akrabnya, bersiap-siap untuk memulai perjalanan pulang.
Sayangnya, karena kurang konsentrasi, perseneling mobilnya masih dalam posisi gigi terpasang, dan ketika ia menyalakan mesin, mobilnya tiba-tiba meluncur dan menabrak dua mobil polisi yang berada di depannya.
Selain itu, sebuah sepeda motor juga terlibat dalam kecelakaan tersebut dan menabrak mobil KPU Sulsel, sehingga mengakibatkan kaca belakang mobil tersebut pecah.
Situasi menjadi panik, dengan warga dan peserta acara “Pemilu Damai” berkumpul di sekitar kejadian. Para polisi segera mendekati Ibu Sumiati. Sejurus kemudian bertanya kepada Ibu Sumiati, “Bagaimana dengan mobil saya Bu ?”
Begini kata Ibu Sumi, “Bawa saja mobilnya ke bengkel, nanti kami akan menyelesaikannya.”
Selain dua mobil polisi yang perlu diperbaiki, mobil Ibu Sumiati yang biasanya digunakan untuk mengantar sahabatnya juga mengalami kerusakan serius, termasuk pecahnya radiator.
Semua perbaikan ini akan membutuhkan biaya yang besar. Dengan demikian, ada tiga kendaraan yang harus diperbaiki, dan juga harus mengganti kaca belakang mobil KPU Sulsel yang pecah.
Ini adalah pelajaran berharga bahwa musibah bisa terjadi kapan saja, dan semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari kejadian ini.
Kepada Ibu Dra. Hj. Sumiati Syattar, keluarga Besar Kapesos dan LLI Sulsel merasa prihatin dan mendoakan agar semua masalah ini bisa terselesaikan dengan baik dan lancar (sdn)
