SYAKHRUDDIN.COM – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah memerintahkan jajaran Polisi Militer untuk menindak tegas prajurit yang menggunakan atribut partai politik.
Yudo menekankan bahwa tindakan ini harus dilakukan untuk menjaga netralitas TNI menjelang tahun politik Pemilu 2024 dan memastikan tidak ada anggota aktif yang terlibat politik praktis.
Yudo juga menyoroti perkembangan teknologi, terutama tingginya penggunaan media sosial yang berdampak negatif beredarnya hoaks.
Ia memerintahkan Polisi Militer untuk mencegah dan menindak kejahatan ITE yang dapat menimbulkan citra negatif terhadap TNI menjelang Pemilu dan Pilkada serentak 2024.
Dalam upacara pembukaan gelar Operasi Penegakkan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi POM TNI Tahun 2023, Yudo juga menegaskan bahwa prajurit Polisi Militer TNI harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Dalam upacara ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan 900 personel dari kompi gabungan semua matra TNI (sdn)
