SYAKHRUDDIN.COM – Polisi mengumumkan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya telah membunuh seorang anak dari Kepala Kampung Pimbinom, Distrik Kuyugawe, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Operasi Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadani, mengatakan bahwa peristiwa pembunuhan terjadi pada pekan lalu ketika mereka sedang menelusuri keberadaan Egianus.
Menurut Faizal, pembunuhan tersebut dipicu karena Kepala Kampung Pimbinom menolak memberikan bantuan bahan makanan kepada kelompok Egianus.
Faizal juga mengklaim bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi mata yang melihat aksi pembunuhan tersebut.
Dari keterangan para saksi, kelompok Egianus terlihat membawa tiga senapan laras panjang.
Namun, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, membantah pernyataan polisi tentang pembunuhan anak Kepala Kampung Pimbinom tersebut.
Selain itu, Kasatgas Faizal juga mengatakan bahwa pihaknya telah memperluas lokasi pencarian terhadap Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang masih disandera oleh kelompok Egianus.
Faizal menegaskan bahwa tidak ada batas waktu untuk melakukan pencarian dan penyelamatan warga negara Selandia Baru itu, dan mengutamakan pendekatan lunak lewat negosiasi dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.
Laksamana Yudo Margono juga menyatakan bahwa penyelamatan Philip tidak bisa langsung dilakukan dengan cara operasi militer, namun harus melalui cara persuasif.
Pilot Susi Air, Kapten Philip, telah disandera oleh OPM sejak 7 Februari setelah kelompok tersebut membakar pesawat Susi Air di Nduga.
Pemerintah Indonesia telah mengetahui titik koordinat pilot Susi Air tersebut (sdn)
