SYAKHRUDDINNEWS.COM – Hari Rabu adalah penanda bahwa perjalanan pekan telah memasuki titik keseimbangan. Setelah hiruk-pikuk awal pekan, Rabu mengajak kita berhenti sejenak untuk mengevaluasi langkah.
Memperbaiki kekeliruan, sekaligus menguatkan tekad menuju akhir pekan. Dalam tradisi Jawa, hari ini dikenal sebagai Rebo, sedangkan dalam penanggalan Arab disebut Al-Arbi’a, yang berarti hari keempat.
Rabu mengajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang seberapa cepat kita berlari, tetapi juga tentang kemampuan menjaga ritme agar tidak kehilangan arah.
Kesuksesan lahir dari kerja yang konsisten, bukan sekadar semangat yang sesaat. Maka, jadikan Rabu sebagai hari untuk menambah amal, memperluas ilmu, dan mempererat silaturahmi.
Tanggal 29 Juli menyimpan sejumlah catatan penting dalam sejarah, baik di Indonesia maupun dunia;
29 Juli 1947 diperingati sebagai Hari Bakti TNI Angkatan Udara, mengenang operasi udara pertama AURI dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia sekaligus gugurnya para pelopor Angkatan Udara.
Seperti Adisutjipto, Abdulrahman Saleh, dan Adisumarmo dalam tugas perjuangan. Peristiwa ini menjadi simbol pengabdian, keberanian, dan cinta tanah air.
29 Juli 1948, Olimpiade London resmi dibuka. Ajang olahraga dunia ini menjadi Olimpiade pertama setelah terhenti selama 12 tahun akibat Perang Dunia II, sekaligus menjadi lambang bangkitnya persaudaraan antarbangsa melalui olahraga.
29 Juli 1957, lahir Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang bertugas mendorong pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai dan mencegah penyalahgunaannya bagi kepentingan militer.
29 Juli 1981, dunia menyaksikan pernikahan Pangeran Charles dan Lady Diana Spencer yang disiarkan ke berbagai negara dan menjadi salah satu peristiwa kerajaan paling bersejarah pada abad ke-20.
Hari ini mengingatkan kita bahwa sejarah besar selalu lahir dari keberanian, pengorbanan, dan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi sesama. Semoga semangat itu juga menginspirasi langkah kita pada hari Rabu ini.
Selamat menjalani hari Rabu, 29 Juli 2026. Semoga setiap pekerjaan bernilai ibadah, setiap langkah membawa keberkahan, dan setiap kebaikan yang kita tanam hari ini menjadi bekal kebahagiaan di masa depan.
Pantun Pembuka Mentari pagi menyapa telaga,
Burung berkicau di dahan randu.
Selamat datang hari Rabu yang berharga,
Mari tebarkan manfaat sepanjang waktu.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman, bersama enam anggotanya.
Selain itu, seorang anggota Polda Aceh juga turut diamankan dalam operasi tersebut. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Subdit IV dan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim yang dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.
Bareskrim menyebut penangkapan itu berkaitan dengan dugaan keterlibatan para oknum polisi tersebut dalam peredaran gelap narkoba, penyalahgunaan narkotika, serta penyalahgunaan wewenang dalam penanganan perkara narkoba.
Kasus ini kini masih dalam proses pendalaman untuk mengungkap peran masing-masing pihak dan memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan tanpa pandang bulu.
Mulai 1 Agustus 2026, Pemerintah Kota Makassar akan memberlakukan kebijakan pemilahan sampah residu sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola persampahan dan mengurangi beban yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Menyikapi kebijakan tersebut, Ketua DPRD Makassar, Supratman, mengingatkan agar seluruh sarana dan prasarana pendukung dipastikan telah siap sebelum aturan diterapkan.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada aturan, tetapi juga pada kesiapan fasilitas, armada pengangkut, tempat penampungan, hingga sosialisasi kepada masyarakat.
Supratman menegaskan bahwa pemerintah perlu memastikan seluruh perangkat pendukung berjalan optimal agar masyarakat tidak mengalami kebingungan saat melakukan pemilahan sampah dari rumah.
Ia berharap kebijakan ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih tertib, sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan partisipasi aktif masyarakat, program pemilahan sampah residu diharapkan mampu menciptakan Kota Makassar yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pembaca setia Mozaik Kehidupan (MoKa), sampai di sini perjumpaan kita hari ini. Terima kasih atas waktu dan kesetiaan Anda yang selalu menyempatkan diri mengikuti setiap sajian MoKa.
Mulai edisi ini, naskah MoKa sengaja dipersingkat atas permintaan sejumlah pembaca. Pertimbangannya sederhana, sebagian besar pembaca telah memasuki usia lanjut sehingga semangat dan daya tahan membaca tidak lagi sepanjang dulu.
Karena itu, setiap tulisan akan dipadatkan tanpa mengurangi makna, agar tetap nyaman dibaca, mudah dipahami, dan sesuai dengan ruang kolom yang tersedia.
Semoga langkah kecil ini semakin mendekatkan MoKa dengan para pembaca setia. Insya Allah, jika tak ada aral melintang, kita akan kembali bersua pada edisi berikutnya dengan kisah, informasi, dan inspirasi yang tetap memberi makna bagi kehidupan.
Pantun Penutup Membaca MoKa sebuah kebutuhan, Namun jangan terlalu panjang. Yang padat lebih mudah jadi tuntunan, Ilmu tersimpan, hati pun senang.