SYAKHRUDDIN.COM – Morowali Membara paska TKA China bentrok dengam pribumi, Perusahaan tambang PT. Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, mengalami kerugian besar.
Kerugian tersebut yang dimaksud adalah kerugian atas beberapa gedung kantor dan alat berat yang terbakar. Bahkan beberapa karyawan mengalami Luka–luka.
Kebakaran itu, terjadi pada Sabtu malam, 14 Januari 2023 yang diduga akibat dari sekelompok orang tak dikenal (OTK) melakukan penyerangan di Kawasan PT. GNI.
Terkait hal itu diungkapkan oleh seorang karyawan PT. GNI yang enggan disebutkan namanya pada media ini. Minggu 15 Januari 2023.
Menurut karyawan tersebut, ia mengatakan bahwa sejumlah OTK melakukan penyerangan dan diduga memprovokasi karyawan PT. GNI, baik itu Tenaga Kerja Asing (TKA) maupun Tenaga Kerja Lokal (TKL) sehingga terjadi kericuhan di Kawasan PT. GNI.
Meskipun kerugian perusahaan itu belum bisa di taksir nominal secara rinci.
“Tiba–tiba ada sekelompok orang yang tidak dikenal melakukan penyerangan pada karyawan PT. GNI,” katanya.
Masih kata dia, ” Pasca keributan itu terjadi pada Sabtu Malam 14 Januari 2023 sekitar Pukul 00.45 Wita, Personil pengamanan dari Kipan B Yonif 714/SM, tiba di lokasi sebanyak 27 Orang untuk membantu mengamankan situasi dikawasan PT. GNI.
Sekitar Pukul 01.30, TNI–Polri berhasil mengamankan kawasan PT. GNI dari serangan orang tak dikenal itu,” Terangnya.
Situasi sampai dengan saat ini, masih belum kondusif, TKA China sudah diamankan di Mess Kantor PT. GNI.
Sementara untuk 52 OTK tersebut juga diamankan oleh TNI–Polri yang diduga kuat pelaku penyerangan
“Kami berharap, agar tidak terjadi hal seperti ini lagi. Semoga TNI – Polri bisa mengungkap oknum pelaku dibalik penyerangan terhadap perusahaan maupun pada karyawan,” Harap Karyawan yang enggan disebutkan namanya itu.
Dari informasi yang dihimpun oleh media ini, PT. Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, saat ini, semua aktivitas karyawan PT. GNI diberhentikan sementara (sdn)
