SYAKHRUDDINNEWS.COM – Ahad datang bukan sekadar penanda berakhirnya pekan. Ia adalah ruang bagi manusia untuk berhenti sejenak, menarik napas, lalu menata kembali langkah.
Setelah enam hari bergelut dengan pekerjaan, urusan keluarga, dan berbagai persoalan kehidupan, Ahad memberi kesempatan untuk mendekat kepada keluarga, memperbanyak ibadah, membaca, bersilaturahmi, atau sekadar menikmati pagi dengan hati yang lebih tenang.
Dalam perjalanan hidup, tidak semua hari harus diisi dengan mengejar sesuatu. Ada saatnya kita duduk diam, menengok ke belakang, lalu bertanya kepada diri sendiri:
Apa yang sudah kita lakukan, siapa yang telah kita bahagiakan, dan apa yang masih harus kita perbaiki?
Kenangan 20 September juga menyimpan sejumlah catatan sejarah dunia. Pada 20 September 1519, Ferdinand Magellan memulai pelayaran dari Spanyol yang kemudian menjadi bagian dari ekspedisi pertama yang berhasil mengelilingi bumi.
Pada 20 September 1946, Festival Film Cannes pertama dibuka di Prancis setelah sebelumnya tertunda akibat Perang Dunia II.
Pada 20 September 1973, pertandingan tenis terkenal antara Billie Jean King dan Bobby Riggs berlangsung di Houston Astrodome.
Sementara pada 20 September 1977, Vietnam diterima menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sejarah mengajarkan satu hal sederhana: waktu terus bergerak, tetapi jejak manusia tetap meninggalkan cerita.
Maka Ahad, 20 September 2026, jangan hanya dilewati sebagai hari libur. Jadikan ia kesempatan untuk memperbarui niat, memperbaiki hubungan, dan menyiapkan hati menghadapi pekan yang baru.
Sebab hidup bukan hanya tentang seberapa jauh kita melangkah, tetapi juga tentang seberapa bermakna langkah itu bagi orang lain.
Sebuah Pantun di Ahad pagi; Pagi Ahad membeli pepaya, Singgah sebentar di tepi taman. Tenangkan hati, benahi jiwa, Semoga hidup penuh keberkahan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 18 September 2026 menandatangani undang-undang sanksi terhadap Rusia yang menyasar sektor energi dan pertahanan, termasuk armada tanker yang digunakan untuk menghindari sanksi.
Aturan itu juga membuka kewenangan bagi pemerintah AS untuk mengenakan tarif hingga 100 persen terhadap negara-negara besar yang membeli minyak dan gas Rusia.
Di pasar minyak, setiap keputusan politik besar seperti batu yang dilempar ke permukaan air, riaknya merambat jauh. Harga minyak Rusia jenis ESPO bahkan telah menembus lebih dari US$120 per barel.
Sementara harga Brent pada perdagangan Jumat berada di sekitar US$104,87 per barel. Ketidakpastian pasokan, konflik geopolitik, dan ancaman sanksi membuat pelaku pasar kembali berhitung:
Ketika minyak menjadi senjata ekonomi, yang bergetar bukan hanya bursa, tetapi juga harga energi dan biaya hidup masyarakat di berbagai penjuru dunia.
Sementara itu, Karhutla Meluas, 162 Orang Jadi Tersangka, 95 Korporasi Diproses; Asap karhutla kembali menjadi kabar yang mengusik langit Indonesia.
Hingga 16 September 2026, Polri menangani 219 perkara kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di 12 Polda, dengan 162 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Angka itu menggambarkan bahwa api bukan sekadar persoalan alam, tetapi juga telah memasuki ranah pertanggungjawaban hukum.
Yang tak kalah menarik, 95 korporasi kini masuk dalam tahap penyelidikan dan penyidikan. Namun, perlu dicatat, Bareskrim belum menyatakan bahwa seluruh 95 korporasi tersebut telah berstatus tersangka.
Proses hukum masih berjalan untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab. Di balik kepulan asap dan hutan yang terbakar, penegakan hukum menjadi pesan penting: setiap kebakaran yang terbukti sebagai tindak pidana harus ditelusuri, agar kerugian masyarakat dan kerusakan lingkungan tidak berlalu tanpa pertanggungjawaban.
Disisi lain, Sepuluh miliar lembar saham bukan angka yang mudah dilewatkan begitu saja. Dunia bisnis pun menoleh ketika Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, melalui PT Jhonlin Baratama.
Yang menyepakati pembelian 10.000.000.500 saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) atau setara sekitar 30 persen kepemilikan.
Nilai pasar saham tersebut, berdasarkan harga penutupan 17 September 2026, mencapai sekitar Rp115,25 triliun.
Transaksi yang melibatkan Low Tuck Kwong dan Elaine Low itu kemudian mendapat sorotan media internasional seperti Forbes dan Bloomberg.
Yang membuat cerita ini semakin menarik, aksi korporasi tersebut berlangsung ketika Bayan tengah menghadapi dinamika terkait revisi RKAB dan pasokan batu bara.
Bloomberg menyoroti potensi besarnya kombinasi kapasitas produksi Jhonlin dan Bayan. Sementara pasar merespons pengumuman itu dengan kenaikan saham BYAN hingga sekitar 20 persen pada Jumat, 18 September 2026.
Di sinilah MoKa mengajak kita melihat bahwa dunia usaha bukan sekadar soal berapa banyak saham yang dibeli, tetapi juga tentang bagaimana sebuah transaksi besar dapat mengubah peta kekuatan industri, menarik perhatian dunia, dan membuka babak baru perjalanan bisnis seorang pengusaha Indonesia.
Sementara itu, Pesawat seharusnya menjadi ruang perjalanan yang membuat penumpang merasa aman, tetapi penerbangan AirAsia rute Denpasar–Jakarta pada 17 September 2026 justru menyisakan cerita yang membuat bulu kuduk berdiri.
Seorang penumpang yang sedang tertidur mengaku tasnya diambil dari kompartemen kabin dan dibuka tanpa izin. Beruntung, gerak-gerik seorang pria WNA dicurigai penumpang lain.
Mereka merekam kejadian dan segera melaporkannya kepada awak kabin. Tas kemudian diperiksa dan tidak ditemukan barang penumpang yang hilang. Peristiwa itu viral setelah videonya beredar luas di media sosial.
Yang lebih mengusik, pria tersebut disebut sempat membuka ruang penyimpanan kabin di beberapa bagian pesawat dan diduga menyasar tas penumpang lain.
Setelah pesawat tiba di tujuan, terduga kemudian diamankan dan dikabarkan akan diserahkan kepada petugas kepolisian bandara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini mengingatkan kita bahwa kewaspadaan tidak boleh ikut tertidur ketika perjalanan berlangsung.
Barang berharga sebaiknya tetap dalam pengawasan, sementara keberanian penumpang lain untuk bertindak dan melapor menjadi pelajaran penting: keamanan di kabin bukan hanya tugas awak pesawat, tetapi juga kepedulian bersama.
Hingga laporan yang beredar, AirAsia belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan percobaan pencurian tersebut.
Sebuah ironi; Rumah semestinya menjadi tempat pulang, tempat keluarga berlindung dan menanam harapan.
Namun di Cileunyi, Kabupaten Bandung, sebuah rumah justru ditemukan menjadi tempat budidaya ganja. Polisi mengamankan seorang pegawai pemerintah berstatus PPPK berinisial AS (49), yang sehari-hari berdinas di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Di halaman belakang rumahnya, ditemukan delapan batang ganja yang telah tumbuh sekitar 4,5 bulan, 28 tanaman muda, serta sejumlah peralatan pendukung. Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat dan penyelidikan Polrestabes Bandung.
Kasus ini kemudian ramai diperbincangkan setelah pemberitaannya menyebar di media sosial.
Dalam pemeriksaan awal, AS mengaku mempelajari cara menanam ganja secara otodidak melalui video di YouTube dan menyebut tanaman tersebut untuk konsumsi pribadi, meski polisi masih mendalami kemungkinan adanya peredaran.
Hasil pemeriksaan juga menyebut AS positif mengonsumsi ganja dan sabu-sabu. Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Sehingga pengawasan, keberanian melapor, dan penegakan hukum menjadi bagian penting dalam mencegah barang terlarang itu berkembang di lingkungan masyarakat.
Berikutnya, kabar duka kembali mengetuk pintu kehidupan. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak H. Danny Setiawan, Gubernur Jawa Barat ke-13.
Pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 06.00 WIB, di kediamannya, Jalan Anggrek No. 14, Bandung Jawa Barat.
Kepergian seorang putra terbaik Jawa Barat menyisakan duka bagi keluarga, sahabat, dan mereka yang pernah bersentuhan dengan perjalanan pengabdiannya.
Pada akhirnya, jabatan, kehormatan dan segala yang melekat pada diri manusia akan ditinggalkan; yang mengiringi hanyalah amal dan doa dari orang-orang yang masih diberi kesempatan melanjutkan perjalanan.
Atas nama keluarga besar, disampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan, baik kata maupun perbuatan almarhum selama menjalani kehidupan.
Semoga Allah Azza Wa Jalla menerima seluruh amal kebajikannya, mengampuni segala kekurangannya, memberikan husnul khatimah, serta menempatkan almarhum di tempat yang mulia di sisi-Nya, dalam naungan rahmat dan surga-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Selamat jalan, Ayahanda… sebuah nama mungkin berhenti disebut di dunia, tetapi doa keluarga dan orang-orang yang mencintai akan terus mengalir menembus batas waktu. Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Pembaca setia Moka, setiap lembar Mozaik Kehidupan (MoKa) sesungguhnya bukan sekadar rangkaian kata. Ia adalah ruang kecil tempat kita berhenti sejenak, membaca kabar dunia.
Merenungi perjalanan kehidupan, lalu menemukan hikmah di balik setiap peristiwa. Persahabatan yang terjalin melalui tulisan menjadi indah karena tidak mengenal jarak; cukup dengan membaca, kita seakan duduk bersama, berbagi cerita dan menyelami makna kehidupan.
Maka, jangan pernah bosan membuka MoKa. Barangkali esok ada satu kalimat yang menguatkan hati, satu berita yang membuka mata, atau satu renungan yang membuat kita lebih bersyukur.
Sampai jumpa pada edisi berikutnya, tetaplah menjadi sahabat pembaca yang setia. Karena selama masih ada kehidupan, selalu ada kisah yang layak ditulis dan hikmah yang patut dibagikan.
Pantun Penutup: Ke hutan membawa bekal, Singgah sebentar di tepi telaga. Karhutla jangan dibiarkan menjalar, Jaga hutan, selamatkan kehidupan kita.