SYAKHRUDDIN.COM – Kakak kandung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berpotensi menjadi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, yang kini diisi oleh Pelaksana Harian (Plh), setelah Abdul Hayat Gani dicopot dari jabatannya.
Ia adalah Andi Sumardi Sulaiman, dia merupakan anak ke-dua dari 12 bersaudara, termasuk saudara mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman anak ke-tiga, dan Gubernur Sulsel anak ke 11.
Kelahiran 21 Agustus 1968 ini, sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, dari 2019 hingga sekarang.
Sebelum menjabat sebagai Kepala Bapenda Sulsel, Andi Sumardi pernah menduduki jabatan sebagai lurah, di Kelurahan Lanrae pada tahun 2003 sampai 2009.
Andi Sumardi ini berpotensi menjadi Sekprov, karena syarat untuk menjadi jabatan struktural tersebut terpenuhi, sebagaimana dilansir Herald Sulsel.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Imran Jausi membeberkan, persyaratan untuk bisa menjadi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, pengganti Abdul Hayat Gani.
Ia menyebutkan, untuk bisa menjadi Sekprov Sulsel usianya harus di bawah 58 tahun. Selain itu juga, dia harus eselon II A.
Imran mengaku, bahwa dirinya dan Plh Sekprov Andi Aslam Patonangi, Asisten Pemprov Tautoto itu sudah tidak bisa lagi menjadi Sekprov Sulsel.
“Yang memenuhi syarat itu adalah yang sebelum (umurnya) 58, seperti pak Aslam tidak bisa, kelahiran 64, pak Aslam, pak Tautoto, saya itu tidak mungkin,” kata Imran “Pernyataannya memang eselon II, eselon II a, yang persyaratannya beberapa kali di eselon II, itu yang pertama.
Kemudian, umurnya tidak boleh 58,” lanjutnya. Imran menyebut, bagi putra daerah dan yang sekarang menjabat di Kementerian pun bisa menjadi Sekprov Sulsel. Yang penting itu tadi persyaratan, kepangkatan, eselonolering, usianya,” tutupnya.
Dengan pernyataan tersebut, Andi Sumardi berpotensi menjadi Sekprov Sulsel.
Pertama, umurnya masih 54 tahun, bahwa dia kelahiran 21 Agustus 1968 (54). dirinya merupakan eselon II a, sebagaimana peraturan pemerintah RI Nomor 84 tahun 2000.
Yang di mana Kepala Dinas, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Lembaga Teknis Daerah yang berbentuk Badan dan Sekretaris DPRD Provinsi, adalah jabatan Eselon II a
Sementara, Andi Sumardi sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, atau Kepala Lembaga Teknis di lingkup Pemprov Sulsel.
Sebelumnya juga, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman mengatakan, dirinya butuh Sekprov yang berbasis integritas dan kinerja yang baik.
Karena ucap dia, kinerja yang baik dan integritas tentu berpengaruh terhadap jalannya pemerintahan di Pemprov Sulsel.
Selain itu, Andi Sudirman juga menyampaikan, pihaknya membutuhkan sosok seperti yang dijelaskan, karena Sekprov dan semua pejabat di Pemprov Sulsel untuk melayani publik. pelayan publik,” ujar Andi Sudirman
Posisi yang saat ini mengalami kekosongan sepeninggal Abdul Hayat Gani yang dicopot dari jabatan tersebut.
“Iya, kita langsung bidding (lelang jabatan),” ucap Andi Sudirman.
Andi Sudirman juga menyebut, lelang jabatan tersebut akan digelar dalam waktu dekat. Namun dirinya belum memaparkan jadwal dan mekanisme pelaksanaannya. “Segera. Tidak boleh ada kekosongan karena kita kan harus menjalankan posisi Sekda juga kan pamong tertinggi,” tuturnya.
Menurutnya, posisi Sekprov Sulsel sangat krusial di pemerintahan. Makanya, posisi itu tidak boleh dibiarkan terlalu lama lowong.
“Harus diisi segera mungkin karena kita apalagi pandemi, banyak keputusan-keputusan yang harus dilakukan dan ditangani sekda,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Andi Sumardi juga sebelumnya masuk dalam bursa Calon Penjabat (Pj) Bupati Takalar, bersama Setiawan Aswad dan Sukarniaty Kondolele.
Namun, pada hasilnya, yang berhasil keluar sebagai Pj Bupati Takalar adalah, Setiawan Aswad, yang baru-baru ini dilantik langsung oleh, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, di Rujab Gubernur Sulsel (sdn)
