SYAKHRUDDIN.COM – Ada haru dan rasa takjub, ketika Pataka Tagana Indonesia disisi bendera merah putih, memasuki gelanggang pelaksanaan Santiaji, memperingati 18 Tahun Tagana Indonesia, berlangsung di Bandung Jawa Barat, Kamis malam 24 Maret 2022.
Sejenak kenangan mengingatkan kondisi awal terbentuknya Tagana di Pusdiklat Kessos di Lembang dan pada malam hari ini, segenap anggota Tagana Indonesia, menyaksikan melalui chanel Linjamsos,Oke diikuti dengan saksama segenap anggota Tagana di persada Nusantara.
Dirjen Linjamsos, Pepen Nazaruddin yang kembali mengurai perjalanan terbentuknya Tagana, berawal dari cikal bakal Satgasos-PB (Satuan Tugas Sosial) Penanggulangan Bencana, keanggotaannya bersifat perorangan serta keberadaan organisasi sosial Karang Taruna.
Keduanya lalu secara konseptual dibangun dan dirintis oleh Panglima Tagana, Andi Hanindito, ketika menjabat Direktur Bencana Alam Kemensos RI dan kini dilanjutkan penerusnya, Drs. H. Iyan Kusmadiyana, M.Ps
Dikatakan, dari makna “Satu Untuk Semua, dan Semua Untuk Satu” telah diimplementasikan oleh para anggota Tagana Indonesia, kini anggotanya tersebar diberbagai daerah dan terus maju dan berkembang, seiring dengan kemajuan zaman.
Karena itu, Dirjen Perlinjamsos mengharapkan, agar segenap anggota Tagana Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan, skill dan nilai korsa, terus mengasah diri sehingga mampu berkiprah di setiap situasi bencana.
Melalui momentum peringatan ulang tahun ke-18 dan slogan “Are you Ready ???” pihak Kemensos berharap kepada segenap anggota Tagana di tanah air, untuk meningkatkan kualitas diri dengan cara terus belajar.
Sehingga pada saat terjadi bencana, hadir menampilkan diri dengan identitas lengkap, “Saya adalah Tagana Indonesia” tutur Pepen Nazaruddin mengakhiri sambutannya.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng ulang tahun, kemudian diserahkan kepada Direktur Korban Bencana Alam, berikutnya kepada Andi Hanindito, M.Si selaku Perintis Tagana Indonesia (syakhruddin)

