SYAKHRUDDIN.COM – Di penghujung tahun 2021 tepatnya pada penanggalan, Kamis 30 Desember 2021, Penulis mengantar surat permohonan pindah tugas dari PWI Wajo ke provinsi, sehubungan dengan penugasan Pimpinan PT Media Sinergi, untuk meliput pemberitaan di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan sekitarnya.
Setelah menyerahkan kepada Adinda RIA di ruang sekretariat dan diterima secara resmi. Selanjutnya bergeser ke ruang “Warkop PWI” yang letaknya di sektor kanan.
Saat memasuki ruangan utama “Warkop PWI” menemukan Ibu Sherly, bendahara PWI yang sedang bersenandung seorang diri.
Selang beberapa saat, datang Pak Ilyas dan menemani berduet di panggung Warkop PWI Sulsel, jadilah suasana makin heboh.
Sejurus kemudian, Ibu Sherly berlalu dan Pak Ilyas, melanjutkan nyanyian secara solo, dengan melahap sejumlah lagu-lagu, mulai dari nostalgia, dangdut dan Pop Indonesia.
Penulis bersama RIA yang duduk di meja sebelah kiri, menikmati nyanyian Pak Ilyas dan merekam lagu-lagu yang dilantunkan Pak Ilyas.
Setelah puas bernyanyi, lalu mic diserahkan kepada Penulis.
Selanjutnya Penulis juga melantunkan lagu-lagu nostalgia, seperti “Lagu Jangan Ditanya Kemana Aku Pergi oleh Broery Romantika dan menyusul Rafika Duri dalam alunan nada “Tirai” dan di rekam dari ponsel Ria kemudian di publish di grup Paraikatte.
Selanjutnya mic beralih ke Ibu Sherly, suasana semakin hanyut dalam buaian lagu-lgu merdu, yang mengundang selera untuk menghabiskan : Kopi Susu” serta indomie telur yang di order Ria.
Sementara Ibu Sherly dan Pak Ilyas tetap pada pilihannya, berupa jus dingin yang memberi nuansa segar di rembang petang.
Menjelang sholat Ashar, tiba-tiba Ketua PWI datang ke Warkop !
Kaget dan sedikit grogi, sehingga Ibu Sherly menghentikan lagunya, kemudian menyambut dengan ramah ketua PWI yang datang dengan senyum sumringah.
Ketika Ria mau bergerak, untuk ke ruang sekretariat mengambil piagam yang akan ditanda, tiba-tiba Ketua PWI mencabut dompet !
Kemudian membagikan lembaran sudirman, berupa lembaran Rp50-an sebanyak empat lembar kepada masing-masing penyanyi yang ada di ruang Warkop PWI.
Tentunya termasuk sopir beliau yang selalu setia mengantar kemana tujuan yang hendak didatangi.
“Tolong panggilkan juga sopir saya Dik Ria” tutur Pak ketua.
Selanjutnya dari penulis ketika menerima paket ini sembari bertutur :
“Ini lembaran pertama yang kami terima dari ketua PWI”, ujarku sambil tersenyum.
Oh begitu, tutur Pak Agus sembari senyum dikulum.
Kepada Penulis Pak Agus berkata :
Oh ya, saya sudah terima suratnya melalui WA, begitu sebaiknya, di provinsi saja bersama teman-teman yang lain, tutur Pak Agus.
Setelah bincang lepas, Ketua PWI lalu menandatangani sertifikat yang dibawa Ira dari ruang sekretariat.
Setelah selesai Pak Ilyas mempersilakan untuk menikmati orderan “bebek goreng”.
Sementara Penulis pamit ke Masjid PWI untuk melaksanakan sholat ashar berjamaah.
Itulah kenangan akhir tahun 2021 bersama Ketua PWI Sulsel.
Selanjutnya mengundang untuk hadir pada Jumat petang 31 Desember 2021 untuk santap malam bersama Keluarga Besar Harian Fajar, untuk bersama sama melepas akhir tahun 2021 dan menyambut suasana 1 Januari 2022 dengan penuh kebahagiaan, salamaki … !!!
Dokumentasi Kegiatan !










