Di ufuk pagi mentari menyala,
Langkah insan meniti waktu,
Konferensi tiba penuh makna,
Menjemput nahkoda PWI yang baru.
Dari lembar lama sejarah terukir,
Jejak juang tak lekang dimakan masa,
Organisasi tegak dalam alur takdir,
Berganti pimpinan demi cita bersama.
Berlayar jauh di samudra kata,
Mengabdi pena pada negeri,
Pergantian pucuk adalah keniscayaan nyata,
Demi arah langkah yang lestari.
Tibalah nanti akhir Mei menjelang,
Tiga puluh satu jadi penentu arah,
Siapa kelak memegang kemudi yang tenang,
Membawa bahtera menuju berkah.
Angin perubahan berhembus perlahan,
Namun layar harus tetap terkembang,
ADRT jadi kompas dalam pelayaran,
Agar tak hilang arah di tengah gelombang.
PWI ku, tempat hati berlabuh,
PWI mu, rumah insan pewarta,
PWI kita, satu tubuh yang utuh,
Menjaga marwah, menuntun bangsa.

