Mozaik Kehidupan, Sabtu 3 Januari 2026
Di antara duka, harapan, dan denyut kehidupan yang terus bergerak
SYAKHRUDDINNEWS.COM – Pagi di awal Januari 2026 seakan membawa wajah kehidupan yang tak tunggal. Ada kabar duka yang mengguncang nurani, ada denyut optimisme ekonomi, ada pula denyut spiritual yang menyiapkan ruang perenungan.
Begitulah mozaik kehidupan: tersusun dari kepingan peristiwa yang berbeda warna, namun hadir dalam satu waktu yang sama.
Kita awali dengan Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 tahun 2026akan diperingati di Lapangan Upacara UIN Alauddin Makassar, demikian disampaikan Humas FDK, DR. Mirwan Al Rauf dalam undangannya melalui pesan whaatshap.
Dari Manado, kabar pilu datang dari lingkungan akademik. Seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado, EM (21), ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di rumahnya di Kabupaten Tomohon, Selasa, 30 Desember. Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen berinisial DM menjadi bayang-bayang kelam di balik tragedi ini.
Rektor Unima, Joseph Kambey, mengambil langkah administratif dengan memberhentikan sementara oknum dosen tersebut dari jabatannya. Dalam surat keputusan tertanggal 1 Januari 2026 ditegaskan, selama masa pembebasan sementara itu, yang bersangkutan tetap memperoleh hak kepegawaiannya sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sebuah keputusan yang secara administratif tegas, namun secara kemanusiaan tetap menyisakan luka mendalam—terutama bagi keluarga korban dan dunia pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi tumbuhnya harapan.
Di sisi lain negeri, denyut optimisme ekonomi terdengar dari lantai Bursa Efek Indonesia. Jumat, 2 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di level 8.676,74.
Pemerintah menilai fondasi ekonomi nasional kian membaik dan memberi ruang harapan bagi pertumbuhan yang lebih kuat ke depan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa penguatan IHSG mencerminkan kepercayaan pasar terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. “Ada optimisme bahwa kondisi kita akan membaik ke depan,” ujarnya, singkat namun sarat makna.
Di tengah kegelisahan sosial, angka-angka ekonomi mencoba berbicara tentang harapan dan keyakinan masa depan.
Sementara itu, dari ranah pelayanan umat, Kementerian Haji dan Umrah merilis data terbaru penetapan kuota haji provinsi. Penentuannya mempertimbangkan jumlah penduduk muslim dan panjang daftar tunggu. Jawa Timur menempati urutan pertama, disusul Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Banten
Data ini kembali mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga soal kesabaran panjang jutaan umat yang menanti panggilan ke Tanah Suci.
Di Makassar, suasana religius turut menyemai ruang batin. Rektor UIN Alauddin Makassar bersama jajaran dijadwalkan memperingati peristiwa agung Is’ra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Senat Lantai IV Kampus II Alauddin.
Kegiatan ini akan menghadirkan Ustaz Solmed, Soleh Mahmoed Nasution, sebagai penceramah. Sebuah momentum untuk meneguhkan kembali nilai spiritual, etika, dan kemanusiaan di tengah kompleksitas zaman.
Begitulah mozaik kehidupan hari ini. Duka yang mengetuk kesadaran, harapan yang tumbuh dari angka dan kebijakan, serta doa yang dipanjatkan dari ruang-ruang ibadah.
Semua hadir berdampingan, mengajarkan bahwa hidup tak pernah berdiri pada satu warna saja. Ia selalu tersusun dari kepedihan dan pengharapan—yang menuntut kita untuk terus belajar menjadi manusia yang lebih peduli, adil, dan berbelas kasih (by.syakhruddin tagana)
