SYAKHRUDDINNEWS.COM – Pada pertengahan Januari 2025, saya memesan jaket Tagana yang telah dimodifikasi menjadi jaket Shelter Warga Kelurahan Pa’Baeng-Baeng. Pemesanan dilakukan secara online melalui Ayu Rahayu, yang menjalankan akun bisnis dengan nomor HP 0822 4035 6536.
Kami memesan lima buah jaket dengan harga Rp200K per unit, termasuk ongkos kirim. Proses komunikasi awal berjalan lancar melalui SMS, mulai dari pemesanan hingga konfirmasi pembayaran ke rekening perusahaan. Semua terpantau dengan baik dan mendapatkan respons yang jelas.
Dalam proses penyelesaian pesanan, kami kembali memesan satu jaket tambahan atas nama iLHAM, Shelter Warga Kelurahan Bontoduri, serta beberapa baju kaos jersey atas nama H. Syakhruddin DN. Semua pesanan telah disepakati, dan pembayaran pun sudah ditransfer ke rekening perusahaan tempat Ayu Rahayu bekerja.
Namun, setelah menunggu cukup lama tanpa ada kepastian, muncul rasa curiga terhadap Ayu Rahayu. Mengapa barang yang telah dibayar belum juga dikirimkan? Upaya saya untuk menghubungi Ayu melalui SMS tidak mendapatkan tanggapan. Kecurigaan semakin kuat ketika tidak ada kejelasan mengenai status pesanan.
Untuk mencari solusi, saya menghubungi akun Dinda, yang memiliki nama lengkap Adinda Aulia. Ia juga bekerja sebagai admin di perusahaan percetakan, bordir, dan penjualan online, terutama untuk anggota Tagana.
Dinda merespons dengan baik dan berjanji akan membantu mencari tahu kendala yang terjadi. Apakah Ayu sedang sakit, dikeluarkan dari perusahaan, atau bahkan terlibat dalam praktik penipuan? Seribu pertanyaan berkecamuk dalam benak saya, terlebih karena Ayu sama sekali tidak memberikan respons.
Kini, yang tersisa hanyalah harapan bahwa Ayu Rahayu tetap bertanggung jawab untuk mengirimkan barang pesanan yang sudah dibayar penuh. Jika tidak, publikasi secara luas akan menjadi langkah selanjutnya agar orang lain waspada terhadap perusahaan tempat Ayu Rahayu bekerja. Jangan sampai ini hanyalah kedok dari sebuah modus penipuan belaka (sdn)
