SYAKHRUDDINNEWS.COM – Haji Abd. Rachman Dg Sija Bin Cambang, yang akrab disapa H. Sija, meninggal dunia pada usia 89 tahun. Beliau dikenal sebagai sosok yang ramah dan disayangi oleh keluarga serta masyarakat sekitar.
Beralamat di Rappokaleleng, Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, rumah almarhum terletak di samping UPT SDN Rappokaleleng.
Pada Senin malam, 4 November 2024, sekitar pukul 24.00 WITA, kondisi H. Sija menurun drastis; sekujur tubuhnya terasa dingin dan nafasnya mulai sesak.
Melihat situasi ini, anak-anaknya segera membawanya ke Rumah Sakit H. Pajonga Dg Ngalle di Takalar. Di ruang Unit Gawat Darurat, tim medis berusaha sekuat tenaga memberikan perawatan terbaik.
Namun, tepat pada pukul 05.00 WITA saat azan subuh berkumandang, H. Sija menghembuskan nafas terakhir dikelilingi anak-anak yang setia menemaninya hingga akhir hayat.
Sejak kepergian sang istri, H. Sija hidup menduda dan dirawat oleh anak-anaknya, yang berjumlah delapan orang; enam perempuan dan dua laki-laki.
Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka di Rappokaleleng, dan menurut rencana, almarhum akan dimakamkan ba’da Ashar setelah seluruh anggota keluarga berkumpul, termasuk anaknya dari Samarinda yang sedang dalam perjalanan.
H. Abd. Rachman Dg Sija adalah besan dari H. Abd. Hamid Dg Naro, ayah dari Abd. Haris Hamid Dg Situ yang menikah dengan Rahmawati Rachman Dg Te’ne.
Sesuai agenda keluarga, Keluarga Situ-Te’ne akan mengadakan pesta pernikahan untuk anak pertama mereka, Ni’na Mufidah Haris Dg Ngasi (akrab disapa Fida), yang dipinang oleh Nuralam Dg Rate (Alam) dari dari Takalar dan memiliki usaha di Halmahera, rencananya pada Sabtu, 16 November 2024.
Kepergian H. Sija meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, terutama menjelang acara pernikahan cucunya, Fida.
Keluarga berharap para sanak saudara tetap hadir pada acara tersebut yang akan dilaksanakan di Rappokaleleng pada Sabtu, 16 November 2024, pukul 10.00 WITA.
Fi’da dan Alam pertama kali bertemu melalui Instagram lima bulan yang lalu. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka kian serius dan kini mereka akan segera bersanding di pelaminan.
Kehadiran keluarga dan kerabat sangat diharapkan pada momen berbahagia ini, meski dalam suasana yang masih bercampur duka, wassalam.




