SYAKHRUDDIN.COM – Asosiasi Pekerja Sosial Sierra Leone (SLASW), bekerja sama dengan Kementerian Kesejahteraan Sosial, berhasil menyelenggarakan Konferensi Pekerja Sosial Nasional 2024 pada 29 April di Auditorium Tunde Cole, Kampus Fourah Bay College.
Konferensi ini, yang menarik 238 peserta, berfokus pada tema “Percakapan Nasional tentang Regulasi Praktik Pekerja Sosial, Pendidikan, dan Standar Etika di Sierra Leone.”
Michael Mitchell Conteh, Sekretaris Jenderal SLASW, menekankan peran penting konferensi dalam meningkatkan profesi.
“Pertemuan ini menyoroti pentingnya mengatur pekerjaan sosial untuk memastikan bahwa praktisi kita dilengkapi dengan baik untuk memenuhi berbagai kebutuhan komunitas kita dengan integritas dan profesionalisme.
Diskusi hari ini akan menjadi dasar untuk standar etika yang lebih kuat dan kerangka pendidikan yang lebih baik di bidang kita.”
Oluwatoni Adeleke, Presiden Regional Afrika IFSW, menyoroti implikasi yang lebih luas bagi benua. “Pekerjaan sosial adalah profesi yang memainkan peran penting dalam membantu individu dan komunitas mengatasi tantangan.
Sangat penting bagi kita untuk meningkatkan standar pendidikan, pengembangan profesional, dan perawatan diri bagi pekerja sosial di seluruh Afrika.
Dengan melakukan itu, kita tidak hanya mengangkat profesi tetapi juga memastikan bahwa mereka yang membutuhkan menerima perawatan dan dukungan terbaik.”
Konferensi ini menampilkan pidato-pidato penting, termasuk pidato utama oleh Menteri Kesejahteraan Sosial, Ny. Melrose Karminty, dan berbagai presentasi tentang standar etika dan RUU Regulasi Pekerja Sosial yang diusulkan.
Acara ini diakhiri dengan pelantikan anggota baru yang terdaftar di SLASW dan pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi serta lembaga pendukung.
Acara ini mendapat liputan media yang signifikan, menyoroti peran vital pekerjaan sosial dalam pembangunan nasional dan kebutuhan mendesak akan kerangka regulasi untuk menjaga standar tinggi dalam profesi ini.
