SYAKHRUDDIN.COM – Selamat datang kembali di hari Minggu yang indah, di mana matahari naik dengan lembut, menerangi langit dengan warna-warna hangatnya. Langit dipenuhi awan-awan berwarna oranye dan merah muda, kadang-kadang diselingi oleh rintik hujan yang lembut hingga deras, menciptakan pemandangan yang memukau. Udara segar dan sejuk memberikan kehangatan pada setiap hembusan napas.
Pagi ini disambut dengan serenade alam mereka, di taman yang dihiasi dengan mekarnya bunga berwarna cerah, memberikan aroma yang menyegarkan. Di Kota Daeng, beberapa warkop ramai dengan pelanggan subuh yang masih mengenakan busana gamis, menciptakan pemandangan yang memesona, sembari menikmati “Secangkir Kopi”
Warung kopi di sudut kota mulai sibuk melayani para pelanggan setia, menciptakan aroma kopi yang menggoda. Orang-orang duduk santai sambil menikmati “Secangkir Kopi” dan menghabiskan waktu dengan membaca tulisan-tulisan dari blogger Syakhruddin, yang selalu setia menemani Anda para pembaca. Selamat menikmati momen santai Anda.
KETUA PKK DILANTIK : Nurida Fitriani Syam secara resmi menjabat sebagai Ketua PKK Kelurahan Pa’Baeng-Baeng pada Sabtu, 6 Januari 2024. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah bagi kelurahan tersebut, seiring dengan pelantikan suaminya, Nugroho Adi Putra, S.ST, yang telah dilakukan pada Kamis sebelumnya di Center Point of Indonesia (CPI), oleh Walikota Makassar, Danny Pomanto.
Usai pelantikan, Drs. H.A. Salehuddin Kr. Gau, Ketua FKPM, bersama dengan Ketua Shelter Pa’Baeng-Baeng, Achmad Bahari dan seluruh jajaran, dengan tulus menyampaikan ucapan selamat kepada Nurida Fitriani Syam.
Mereka juga mendoakan agar Nurida Fitriani Syam senantiasa sukses dalam menjalankan amanahnya di Kelurahan Pa’Baeng-Baeng, yang terletak di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Ucapan selamat dan doa tersebut mencerminkan harapan agar kepemimpinan Nurida Fitriani Syam, dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Pa’Baeng-Baeng.
Semoga dengan tanggung jawab barunya, Nurida Fitriani Syam dapat menjadi pemimpin yang inspiratif, memimpin dengan integritas, dan membawa perubahan positif bagi kelurahan dan seluruh warganya.
SAMBO TIDAK TIDUR DI PENJARA ? Pernyataan Alvin Lim dalam podcast Dokter Richard Lee yang mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo tidak pernah ditahan di Lapas Salemba menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Dalam video tersebut, Alvin Lim memberikan informasi bahwa Ferdy Sambo, yang merupakan terpidana dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, tidak tidur di penjara.
Alvin Lim menyampaikan pengakuan ini setelah dirinya bebas dari Lapas Salemba atas kasus pemalsuan surat dan mengungkapkan bahwa ia berada di lapas yang sama dengan Ferdy Sambo. Video tersebut kemudian menjadi viral setelah dibagikan ulang di media sosial, termasuk akun Instagram @dramadunia.
Menurut Alvin Lim, Ferdy Sambo hanya sebatas “namanya doang di situ” dan tidak pernah ditahan di Lapas Salemba. Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan serius terkait keberadaan dan status hukuman Ferdy Sambo.
Akun Instagram @dramadunia turut membagikan potongan video tersebut, menyoroti kejanggalan pernyataan yang diklaim Ferdy Sambo terkait tempat penahanannya. Masyarakat pun mulai mempertanyakan kebenaran informasi tersebut dan mencari klarifikasi dari pihak berwenang.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak berwajib terkait klaim Alvin Lim mengenai Ferdy Sambo. Perkembangan selanjutnya terkait isu ini perlu diikuti melalui berita dan sumber informasi yang dapat dipercaya.
RIVALDI SUDAH TIADA : Sebuah tragedi mendalam melanda keluarga besar Universitas Islam Negeri Alauddin, dengan meninggalnya salah satu mahasiswa berbakat, RIPALDI, yang mengejutkan semua orang. RIPALDI, mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (MD) pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi, angkatan 2023, meninggal dunia karena kecelakaan tunggal yang tragis.
Ketika kita merenung pada kepergian RIPALDI, kita tidak hanya kehilangan seorang mahasiswa berprestasi, tetapi juga seseorang yang memiliki potensi besar untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan dan kebijaksanaan. Semangat dan dedikasinya terhadap Jurusan Manajemen Dakwah (MD) menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan seluruh kampus.
Dari keterangan kakak almarhum yang sedang menempuh studi di Jurusan Manajemen Haji dan Umrah (MHU), Ripaldi mengalami kecelakaaan tunggal, dalam perjalanan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Jeneponto, namun maut menjemputnya dalam perjalanan.
Kecelakaan tunggal itulah yang menyebabkan kepergian RIPALDI. Berita ini memberikan kita pemahaman akan ketidakpastian hidup dan bagaimana segalanya bisa berubah dalam sekejap mata.
Tentu saja, dalam kehidupan ini, seringkali kita dihadapkan pada tanda-tanda yang mungkin memberi petunjuk akan sebuah kejadian besar. Menurut tarekat dari Kajang, sebagaimana dilansir seorang tokoh dari Ara mengatakan, tanda-tanda kematian dapat muncul 40 hari sebelumnya.
Hidung yang berubah bentuk, wajah pucat, perubahan mata, dan perubahan cara berbicara menjadi petunjuk yang sayangnya sering diabaikan oleh banyak orang. Seolah-olah alam memberikan kita isyarat, namun sering kali kita terlalu sibuk atau terlalu terlena untuk memperhatikannya, ujarnya !
Peristiwa ini mengajarkan kita untuk lebih peduli dan peka terhadap tanda-tanda di sekitar kita. Kita dapat merenung pada nilai-nilai kehidupan yang seharusnya kita hargai, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya merawat hubungan dengan sesama.
Kepergian RIPALDI adalah pukulan berat bagi keluarga, namun kita dapat mengambil pelajaran berharga dari kehidupannya. Semoga kita semua dapat memperingatkan tanda-tanda kehidupan dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum dengan menjaga semangat dan tekad untuk terus berkarya demi kebaikan bersama.
SAIPUL KUMAT LAGI : Pedangdut Saipul Jamil menjadi sorotan publik setelah ditangkap polisi dalam operasi penangkapan terkait kasus narkoba di jalur TransJakarta (busway) kawasan Jelambar, Jakarta Barat. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 5 Januari 2024, dan memancing perhatian banyak orang di sekitar lokasi penangkapan.
Dalam sebuah video yang beredar, Saipul Jamil terlihat diamankan oleh aparat kepolisian, dibawa keluar dari mobil yang menjadi target operasi. Meskipun mengenakan pakaian serba hitam, Saipul terlihat merengek dan memohon agar tidak ditangkap ketika dikelilingi oleh sejumlah warga dan polisi.
Ketika kejadian berlangsung, pengguna jalan dan warga sekitar terpaku pada momen penangkapan tersebut, membuat riuh dan mengganggu arus lalu lintas di jalur busway. Suara klakson bersahutan terdengar, menunjukkan kehebohan di lokasi.
Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida, memberikan penjelasan terkait penangkapan Saipul Jamil. Menurutnya, polisi tengah melakukan penangkapan terhadap seseorang di dalam sebuah mobil yang menjadi target operasi. Saat mobil tersebut diberhentikan dan digeledah, Saipul Jamil ditemukan berada di dalamnya.
“Kebetulan kami tadi melakukan pengamanan terhadap seseorang, ternyata di dalamnya ada Saipul Jamil. Kami masih mendalami apakah ada keterlibatan Saipul dalam kasus narkoba ini,” ungkap Donny kepada wartawan.
CARUT MARUT PENGUPAHAN DI MOROWALI : Ketua Umum Serikat Pekerja Indonesia Sejahterta (SPIS) PT IMIP, Katsaing, menyatakan bahwa upah pokok para buruh di Morowali mengalami perubahan signifikan setelah diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja.
Sebelumnya, buruh di PT IMIP digaji sesuai dengan upah sektoral yang telah diatur, yakni sebesar Rp3,6 juta. Namun, setelah UU Cipta Kerja diberlakukan, upah sektoral dihapuskan tanpa perlindungan hukum bagi pekerja terkait upah.
Menurut Katsaing, situasi ini membuat para pengusaha mendaftarkan upah kepada BPJS dengan jumlah yang lebih rendah dibandingkan upah sektoral sebelumnya. Hal ini menciptakan kesenjangan pendapatan antara pengusaha dan pekerja smelter. Katsaing mencontohkan bahwa upah yang dibayarkan oleh pengusaha kepada BPJS lebih rendah dari upah sektoral sebelumnya.
Selain itu, Katsaing juga mengkritik sistem pengupahan di PT IMIP yang dianggapnya sangat berantakan. Sistem ini terbagi menjadi tiga komponen, yaitu upah pokok, upah tetap, dan upah tidak tetap. Namun, upah pokok yang seharusnya dapat tergabung dalam komponen upah pokok tidak digabungkan oleh perusahaan smelter di kawasan PT IMIP.
Menurut Katsaing, struktur skala upah berdasarkan undang-undang memiliki lima item, seperti masa kerja, pendidikan, kompetensi, jabatan, dan golongan. Namun, di PT IMIP, beberapa item tersebut disusun dalam tunjangan lain atau komponen lain, yang menurutnya, menyalahi konteks undang-undang yang berlaku.
Katsaing juga mengkritik pengalihan sebagian upah pokok ke tunjangan perumahan, yang menurutnya, membuat total upah minimum yang diterima pekerja tidak mencapai Rp3,6 juta. Dia menekankan bahwa tunjangan perumahan seharusnya tidak masuk dalam upah pokok, melainkan sebagai komponen lain untuk meningkatkan kesejahteraan.
Dalam kesimpulannya, Katsaing menyatakan bahwa sistem pengupahan di PT IMIP sangat kacau dan carut marut, yang dianggapnya sebagai pembodohan terhadap pekerja buruh.
GRUP WARKOP : Pandawa Lima, julukan bagi kelima anak Prabu Pandu, merupakan kelompok karakter yang terkenal dalam cerita wayang. Mereka berperan sebagai tokoh protagonis dan musuh para Kurawa. Sebagai tokoh yang sering dijadikan panutan di masyarakat Jawa, Pandawa Lima bahkan menjadi inspirasi untuk berbagai sarana dan fasilitas publik.
Yudhistira (Drs.H.Salehuddin Karaeng Gau-Ketua) Yudhistira membedakan dirinya dengan sifat dan karakter yang menyerupai Batara Darma. Keadilan, kejujuran, dan kebaikan bercampur dalam dirinya. Saat menjadi Raja, Yudhistira tetap sederhana, mengutamakan kepentingan rakyat, dan dihormati oleh para dewa atas perilaku adilnya.
Bima (Drs.H.Masmuh Latif-Penasehat) Bima, dengan kekuatan jasmani luar biasa, menjadi figur yang unggul dalam pengelolaan tubuh. Senjata mematikan seperti Gada Rujakpala menjadi andalannya, dan ia memiliki anugerah dari Dewata, seperti Kampuh Bintuluaji dan Gelang Candrakirana.
Arjuna (Angregurutta Drs.Achmad Bahari-Ketua Shelter) Arjuna, dengan kecantikan wajah dan tubuhnya, serta berbagai keahlian seperti memanah dan bertapa, menjadi tokoh yang dikagumi banyak orang. Meskipun memiliki kelebihan, sifat sombongnya muncul saat menolak tantangan dari Karna, mencerminkan ketidaksempurnaannya.
Nakula (Muh.Salim Said,SE) Nakula, putra Dewi Madrim, memiliki kelebihan dalam merawat binatang dan keterampilan berkuda. Sifat baik, jujur, dan setia membuatnya dihormati. Namun, keturutannya pada Yudistira membuatnya tidak dapat memberikan saran saat saudaranya terlibat dalam permainan dadu.
Sadewa (Penulis Syakhruddin.DN) Sadewa, ahli perhitungan bintang dan pembaca masa depan, juga mahir merawat binatang tunggangan. Keterampilan menggunakan senjata panah dan lembingnya, bersama dengan senjata khasnya, Aji Purnamajati, membuatnya menjadi sosok yang dihormati.
Demikianlah Pandawa Lima versi grup warkop yang diresmikan pada Sabtu, 6 Januari 2024, di Warkop Tuan Guru Jalan Muhammad Tahir Makassar. Masing-masing tokoh merepresentasikan kelebihan dan kekurangan, menciptakan dinamika yang menyeluruh dalam kelompok ini.
Puisi Untuk Anak Ponakan, Fadel Muhammad Suaib,SH
Yang dinyatakan lulus di Kejaksaan Agung Jakarta
Dalam perjalanan hidupmu yang penuh dinamika/
Meninggalkan kampung halaman di Gowa/
Tumbuh dan berkembang di Pulau Jawa/
Ananda, melangkah tegar, bertarung dengan kehidupan/
Semangatmu membara, meraih harkat keluarga/
Berbeda dari yang lain, Ananda menjadi kebanggan keluarga/
Hidup dalam kemewahan, namun hati tetap bersahaja/
Meski bergelimang harta, tapi tidak terpedaya/
Ananda, pilih jalan suci, melawan godaan yang serba indah/
Pergaulan dengan obat terlarang, bukanlah jalanmu/
Ananda, laksana pahlawan keluarga/
Menjauhi jurang yang suram/
Pandang Mentari terbit, pelita yang menyinari/
Perjuanganmu adalah kehormatan kelurga/
Lulus di Kejaksaan Agung Republik Indonesia/
Bukan sekadar nama, tapi cerita keberhasilan/
Rasa kagum terpancar dari hati/
Terima kasih ya Allah, atas semua pengorbanan yang tak terkira/
Ananda Fadel, sosok yang mengangkat derajat keluarga/
Nama ayah dan ibu serta martabat keluarga terangkat tinggi/
Terima kasih Ya Allah, atas perjalanan yang penuh makna/
Makassar, 5 Januari 2024 Wassalam H.Syakhruddin Alias Kakeknya Alya/Nabil/Shanum & Queen

No comment