SYAKHRUDDIN.COM – Partai Golkar mengklaim belum memutuskan untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Partai Golkar, Lodewijk Freidrich, sebagai tanggapan terhadap Ketua DPP Puan Maharani yang mengisyaratkan bahwa partai kuning akan mendukung Ganjar.
“Lodewijk mengatakan, ‘Justru itu kita masih silaturahmi, jangan itu dulu,’ di kompleks parlemen pada Selasa 16 Mei 2023.”
Lodewijk mengaku ingin berbicara terlebih dahulu dengan Puan Maharani mengenai hal tersebut sebelum memberikan keputusan resmi.
“Ini adalah percakapan baru yang akan saya lakukan setelah ini. Setelah saya berbicara dengan Bu Puan, maka saya akan memberitahukan keputusan kami,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Puan Maharani memberikan kode bahwa partai kuning berencana mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024.
Pada saat membuka masa sidang di DPR hari ini, Puan terlihat mengenakan pakaian berwarna kuning dengan blazer hitam.
Setelah pembukaan masa sidang, Puan ditanya mengenai langkah-langkah PDIP dalam mendekati partai lain untuk bekerja sama dalam Pilpres 2024.
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang berada di sebelahnya, menyebutkan mengenai pakaian kuning yang dikenakan oleh Puan.
Dasco berkata, “Sudah pakai baju kuning,” di kompleks parlemen pada Selasa 16 Mei 2023.
Puan merespons dengan berkata sambil tertawa, “Itu tanda-tanda.”
Namun, Ketua DPR tersebut belum bersedia untuk merinci partai apa yang akan mendukung Ganjar Pranowo.
“Strategi itu bersifat rahasia, jadi tidak boleh diketahui,” ujar Puan.
Saat ini, Golkar berada dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama dengan PPP dan PAN. Mereka masih belum menentukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung bersama dalam Pilpres 2024 mendatang.
PPP telah menyatakan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo, dan PAN juga dikabarkan akan mengambil langkah serupa (sdn)
