INIPASTI.COM – Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, akan melakukan rotasi pasukan di Papua setelah beberapa prajurit terluka dan meninggal dalam baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga pada akhir pekan lalu.
Menurut Yudo, tidak ada penambahan pasukan, tetapi hanya rotasi pasukan yang sudah bertugas selama hampir setahun.
Rotasi ini juga akan berdampak pada penarikan ribuan pasukan di wilayah lain di Indonesia.
TNI telah meningkatkan operasi di Papua menjadi operasi siaga tempur darat untuk melawan KKB.
Namun, operasi teritorial dan penegakan hukum juga tetap dilakukan TNI-Polri.
Peningkatan status operasi bertujuan untuk membangun naluri tempur prajurit TNI.
Satgas Yonif R 321/GT Pratu Miftahul Arifin meninggal dunia dan beberapa prajurit lainnya terluka atau masih hilang dalam penyerangan KKB di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan (sdn)
