SYAKHRUDDINNEWS.COM – Jumat kembali datang membawa langkah waktu yang lebih teduh. Pagi 22 Mei 2026 hadir seperti embun yang jatuh perlahan di daun-daun kehidupan, mengajak kita sejenak berhenti dari riuh dunia yang tak pernah benar-benar diam. Di antara kabar tentang politik, ekonomi, kemanusiaan, bencana, hingga kisah-kisah kecil dari sudut kampung yang sederhana, hidup selalu menyimpan mozaik yang menarik untuk dipetik maknanya. Ada tawa yang lahir dari harapan, ada pula air mata yang mengajarkan keteguhan.
Di edisi Jumat ini, Mozaik Kehidupan kembali menyapa Anda dengan beragam cerita yang hangat, dekat, dan menggugah rasa. Sebab kehidupan bukan hanya tentang peristiwa besar yang memenuhi layar berita, melainkan juga tentang denyut kecil manusia yang terus berjuang menjaga asa.
Dari lorong kota hingga tepian desa, dari ruang kekuasaan hingga halaman rumah yang sederhana, semuanya menyimpan kisah yang layak didengar. Dan pagi ini, kami mengajak Anda menelusuri setiap serpih cerita itu dengan hati yang lapang dan pikiran yang jernih.
Pantun pembuka:
Burung camar terbang melayang,
Hinggap sebentar di tepi dermaga.
Jumat datang membawa terang,
Semoga hidup penuh berkah dan bahagia.
Percakapan telepon antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan berlangsung panas ketika keduanya membahas langkah menghadapi Iran. Ketegangan muncul karena Trump disebut masih membuka ruang diplomasi dengan Teheran, sementara Netanyahu terus mendesak langkah militer yang lebih keras. Sejumlah media internasional menyebut percakapan itu berlangsung panjang dan penuh frustrasi, bahkan disebut sebagai salah satu komunikasi paling tegang antara dua sekutu dekat tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Di tengah situasi perang dan tekanan geopolitik yang terus memanas, Trump dikabarkan berada di persimpangan antara melanjutkan serangan atau memilih jalur negosiasi damai. Netanyahu sendiri disebut khawatir setiap kesepakatan dengan Iran hanya akan memberi waktu bagi Teheran memperkuat program militernya. Ketegangan dua pemimpin itu menjadi gambaran bahwa bahkan di antara sekutu paling dekat sekalipun, strategi menghadapi Iran kini mulai memunculkan perbedaan tajam yang dapat memengaruhi arah konflik di Timur Tengah.
Nama Itamar Ben-Gvir kembali menjadi sorotan dunia setelah beredar rekaman yang memperlihatkan tindakan kasar terhadap relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Dalam video yang viral di media sosial, Ben Gvir disebut menginjak-injak dan memperlakukan para aktivis secara represif usai armada bantuan menuju Gaza dicegat aparat Israel. Aksi itu memicu kecaman internasional karena para relawan diketahui membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Jalur Gaza yang masih diblokade.
Ben Gvir sendiri dikenal sebagai politikus sayap kanan ultra-nasionalis Israel yang kerap memicu kontroversi lewat pernyataan keras dan kebijakan agresif terhadap Palestina. Ia memimpin partai Otzma Yehudit dan menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam kabinet pemerintahan Israel saat ini. Dalam sejumlah laporan, Ben Gvir bahkan melabeli relawan Global Sumud sebagai “teroris” dan mendukung penyitaan kapal-kapal bantuan kemanusiaan. Sikap keras itulah yang membuat namanya sering menuai kecaman dari komunitas internasional dan kelompok hak asasi manusia
Di tengah suhu politik dunia yang terus memanas, nama Xi Jinping kembali menjadi pusat perhatian global. Para pemimpin negara-negara besar kini berlomba mencari momentum untuk bertemu langsung dengan Presiden China tersebut, menandakan betapa kuatnya pengaruh Beijing dalam menentukan arah geopolitik dan ekonomi dunia. Dari isu perang dagang, konflik Timur Tengah, krisis energi, hingga stabilitas kawasan Asia Pasifik, China dianggap memegang “kunci” penting yang sulit diabaikan oleh negara-negara adidaya.
Fenomena ini sekaligus memperlihatkan pergeseran peta kekuatan dunia. Jika sebelumnya Amerika Serikat menjadi poros utama diplomasi internasional, kini China tampil sebagai pemain sentral yang mampu memengaruhi keputusan global. Pertemuan-pertemuan tingkat tinggi dengan China bukan lagi sekadar agenda diplomatik biasa, melainkan bagian dari perebutan pengaruh dan kepentingan strategis antarnegara besar. Di bawah kepemimpinan Xi Jinping, Beijing perlahan mempertegas posisinya sebagai kekuatan utama yang menentukan arah masa depan dunia.
Mulai malam ini, aktivitas bongkar muat sayur di Pasar Kalimbu Makassar resmi dihentikan sebagai bagian dari penataan kawasan pasar dan pengurangan kemacetan yang selama ini kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Kebijakan tersebut membuat para pedagang dan sopir angkutan harus menyesuaikan distribusi barang ke lokasi yang telah ditentukan pemerintah, sekaligus menandai berakhirnya hiruk pikuk khas Pasar Kalimbu yang selama bertahun-tahun menjadi denyut perdagangan malam di Kota Makassar.
Seorang wanita berusia 40 tahun asal Kabupaten Selayar ditemukan meninggal dunia di kamar 401 sebuah penginapan di Kota Makassar, Kamis, 21 Mei 2026. Penemuan jasad korban menggegerkan pihak penginapan setelah korban tidak memberikan respons saat dipanggil. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, aparat masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban sembari mengumpulkan keterangan dari saksi dan pihak penginapan.
Langit Makassar siang itu seakan menaungi sebuah ikhtiar besar yang lahir dari denyut masjid dan denyut masyarakat. Di Gedung IMMIM II, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 33 Makassar, Kamis, 21 Mei 2026, Dewan Pengurus Pusat Ikatan Masjid Mubaligh Indonesia Muttahidah atau DPP IMMIM kembali menggelar diskusi bulanan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat yang dinakhodai oleh Muhammad Syarif.
Kegiatan itu menghadirkan imam masjid, pengurus, hingga remaja masjid dalam satu ruang silaturahmi intelektual yang dipenuhi semangat pembinaan umat dan penguatan karakter generasi muda.
Diskusi yang berlangsung hangat tersebut mengupas tuntas peran masjid sebagai pusat pembinaan karakter serta benteng moral bagi remaja di tengah derasnya arus perubahan zaman. Tidak sekadar menjadi tempat ibadah, masjid didorong menjadi ruang edukasi, ruang dialog, sekaligus ruang tumbuh bagi generasi muda Islam. Dalam rangkaian kegiatan itu pula dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara DPP IMMIM dengan Surat Kabar Rakyat Sulsel yang disaksikan para undangan, sebagai bentuk penguatan sinergi dakwah dan penyebaran informasi keumatan.
Suasana diskusi semakin bernas ketika hadir sosialisasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal mengenai “Juleha” atau Juru Sembelih Halal. Para peserta diberikan pemahaman teknis tentang tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam oleh tenaga profesional bersertifikat, demi memastikan produk daging yang dihasilkan memenuhi prinsip ASUH: Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran halal yang tidak hanya berhenti pada konsumsi, tetapi juga menyentuh proses dan tanggung jawab syariah.
Ketua Umum DPP IMMIM, Muhammad Ishaq Shamad, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh imam masjid, pengurus, serta remaja masjid yang hadir memenuhi undangan diskusi bulanan tersebut. Ia menegaskan, masjid harus terus menjadi pusat peradaban yang mampu melahirkan generasi berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, forum-forum seperti ini diharapkan menjadi cahaya yang menjaga arah pembinaan umat tetap menyala dari rumah-rumah ibadah.
Kamis, 21 Mei 2026 pukul 16.00 Wita, anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, melaksanakan reses ketiga Tahun Anggaran 2025/2026 sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi warga secara langsung. Kehadirannya disambut hangat oleh Ketua Masjid Besar Al-Abrar, Hilal Kadir, didampingi Koordinator Kecamatan Tamalate, Suhardi Dg Rurung.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi warga, mulai dari infrastruktur lingkungan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga kebutuhan pembinaan keagamaan dan kepemudaan. Dalam suasana penuh kekeluargaan, warga menyampaikan harapan agar aspirasi yang disampaikan tidak sekadar dicatat, tetapi benar-benar diperjuangkan dalam program pembangunan Kota Makassar.
Reses itu pun menjadi bukti bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, melainkan juga ruang untuk menyampaikan aspirasi warga. Hadir pada kesempatan tersebut, Lurah Bontoduri, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan para ketua-ketua ORW dan ORT serta tokoh masyarakat setempat.
Sampai di sini dahulu perjumpaan kita dalam Mozaik Kehidupan hari ini. In syaa Allah, esok hari kami akan kembali hadir menyapa Anda, menemani setiap aktivitas melalui genggaman gawai yang nyaris tak pernah lepas dari tangan.
Terima kasih telah setia bersama kami menyimak ragam peristiwa, cerita kemanusiaan, hingga kabar inspiratif yang mewarnai hari. Semoga setiap informasi yang tersaji memberi manfaat dan menambah wawasan untuk Anda semua. Sebagai penutup perjumpaan malam ini, izinkan kami menghadirkan sebuah pantun sederhana untuk menemani waktu istirahat Anda:
Anggota dewan lakukan reses,
Rakyat datang membawa aspirasi dan harapan.
Terima kasih sudah setia menyimak Mozaik Kehidupan yang manis dan humanis,
Sampai jumpa esok hari dalam cerita kehidupan yang penuh kejutan.
Penulis Naskah : Syakhruddin Tagana





