Bilqis Kembali ke Pangkuan Ayah Bunda”
Oleh: Syakhruddin
Tangis malam itu, menembus langit Makassar,
Jerit seorang ibu, menggema di antara lampu taman yang mulai redup.
Ayah berlari tanpa arah, memanggil nama kecil itu
Bilqis… Bilqis… di mana engkau, permata hati?
Hari berganti, doa tak henti terlantun,
Poster kecil wajahmu menempel di dinding kota,
Setiap tetes air mata menjadi saksi,
Betapa sunyi dunia tanpa tawa mungilmu.
Namun Tuhan Maha Penyayang,
Sabtu malam itu, kabar bahagia datang dari seberang pulau,
Jambi menyapa dengan harapan baru
Bilqis (4) ditemukan, selamat, tersenyum di pelukan kasih.
Tangis berganti tawa,
Rindu yang membeku kini mencair dalam dekapan ayah bunda.
Langit pun bersyukur, bumi ikut bersujud,
Karena keajaiban itu nyata bagi mereka yang tak berhenti berharap.
Kini Bilqis kembali, membawa pesan dari langit:
Jaga anak-anakmu di setiap langkah,
Karena dunia tak selalu ramah bagi jiwa polos tak berdosa.
Genggam tangan kecil itu dengan cinta,
Agar tak terlepas lagi di tengah hiruk-pikuk taman dan waktu
Kasih orang tua adalah doa yang tak pernah padam.
Jadikan kisah Bilqis sebagai pengingat
Bahwa kewaspadaan adalah bentuk cinta paling nyata
Dari seorang ayah dan bunda.
Makassar, 09/11/2025
by.syakhruddin tagana



