SYAKHRUDDIN.COM – Mengawali Minggu yang penuh semangat, kami hadir dengan ulasan terbaru di blog ini, khususnya pada Hari Senin yang menjadi awal perjalanan aktifitas. Tanggal 22 Januari 2024M atau 10 Rajab 1445H, kami membuka lembaran baru dalam Serial “Serba Serbi Kehidupan”.
Hari Senin selalu menjadi momentum penting untuk memulai kegiatan sepekan. Di tengah semangat dan harapan, kami ingin menyajikan rangkaian cerita yang menginspirasi dan bermanfaat bagi pembaca setia.
Dalam Serial Serba Serbi Kehidupan, kami akan mengupas berbagai aspek kehidupan sehari-hari, membawa pembaca melalui perjalanan yang penuh makna dan hikmah. Setiap tulisan kami hadirkan dengan cinta dan dedikasi untuk berbagi inspirasi positif kepada pembaca setia.
Tentu saja, ulasan kami tidak hanya menghadirkan informasi, tetapi juga memberikan sudut pandang yang unik dan menyegarkan. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan konten yang bernilai, merangsang pemikiran, dan menghadirkan nuansa positif di setiap tulisan.
Selain itu, kami ingin mengajak pembaca untuk turut berpartisipasi dalam perjalanan ini. Bagikan pandangan, pengalaman, dan inspirasi Anda melalui komentar, sehingga setiap artikel tidak hanya menjadi pembacaan, tetapi juga dialog interaktif yang membangun.
SYAKHRUDDIN.COM hadir sebagai wadah untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman, menciptakan komunitas yang saling mendukung dalam perjalanan kehidupan. Bersama-sama, mari kita jadikan setiap hari Senin sebagai awal yang penuh semangat dan inspiratif.
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan dalam kebersamaan. Mari bersama-sama menjalani setiap kisah yang kami bagikan, dan mari ciptakan kehidupan yang lebih bermakna dan berwarna, sembari menikmati “Secangkir Kopi” di pagi hari, Salamaki.
GURU BESAR UIN : Profesor Hamdan Juhannis menyatakan bahwa penunjukan enam guru besar baru di UIN Alauddin Makassar akan menguatkan disiplin ilmiah dan meningkatkan akreditasi institusi. Kontribusi positif terhadap akreditasi institusi akan semakin terlihat dengan adanya penambahan guru besar ini.
Selain itu, kehadiran guru besar diharapkan dapat menciptakan iklim akademik yang lebih kondusif karena mereka memiliki keahlian yang mendalam di bidang masing-masing.
Profesor Hamdan Juhannis menekankan bahwa penambahan profesor di UIN Alauddin Makassar merupakan bagian dari program akselerasi guru besar. Ia menyatakan bahwa penambahan ini bukan hanya suatu kebutuhan, tetapi juga merupakan sumber kegembiraan dan kemewahan bagi UIN Alauddin Makassar.
Dalam konteks ini, Profesor Hamdan Juhannis berharap bahwa kehadiran guru besar baru dapat menjadi dorongan bagi dosen yang saat ini berstatus Lektor Kepala untuk segera meraih gelar guru besar. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam pengembangan akademik di UIN Alauddin Makassar.
Sementara itu, Profesor Hasaruddin, Sekretaris Senat Akademik UIN Alauddin Makassar, mengungkapkan bahwa saat ini UIN Alauddin Makassar telah memiliki 76 guru besar, termasuk yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) baru.
Dari jumlah tersebut, Fakultas Syariah dan Hukum diketahui memiliki jumlah guru besar terbanyak.
Dengan penambahan guru besar, UIN Alauddin Makassar diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta menjaga reputasi sebagai lembaga pendidikan yang unggul di bidang keilmuan dan akademik.
KORBAN NAFSU : Nasib tragis menimpa seorang siswi SMP di Surabaya, B (12), yang menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah kandung, kakak, dan dua pamannya. Sang ibu, tidak terima dengan kejadian mengerikan tersebut, melaporkan kasus ini ke polisi.
Kejadian memilukan ini menarik perhatian Kriminolog Universitas Surabaya, Dr. Elfina L.Sahetapy, S.H., LL.M., yang menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar pencabulan, melainkan tindak perkosaan yang lebih serius.
“Kejadian seperti yang menimpa B ini tidak terjadi dalam satu hari. Artinya, perlunya nomor darurat untuk kekerasan seksual yang dapat dihubungi setiap saat. Hal ini memungkinkan anak-anak atau perempuan dewasa yang merasa terancam segera melapor dan mendapatkan perlindungan,” ujar Elfina.
Elfina juga menyampaikan bahwa keberadaan handphone yang dapat diakses semua orang, termasuk anak-anak, bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk melapor ke nomor darurat dan mencegah tindak perkosaan. Dia menggaris bawahi pentingnya tindakan preventif sebagai langkah utama, bukan hanya mengandalkan hukuman yang diperberat.
“Meskipun kita memiliki Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual dengan hukuman yang diperberat, namun tanpa tindakan preventif, upaya tersebut akan sia-sia. Pencegahan adalah kunci utama, karena trauma dari kekerasan seksual sangat berat, terutama jika sampai mengakibatkan kehamilan,” paparnya.
MILAD FORKOM : Minggu, 21 Januari 2024, ForKom (Forum Komunikasi) Alumni IAIN/UINAM merayakan milad ke-4 dengan kebanggaan dan kebersamaan. Grup ini memiliki 229 anggota yang telah turut serta membangun sinergi kebersamaan selama empat tahun terakhir.
Dalam momen bersejarah ini, kita patut bersyukur atas perjalanan yang telah dilalui bersama, penuh liku-liku namun penuh makna. Dengan keberagaman anggota yang menjadi kekayaan, Forkom Alumni IAIN/UINAM semakin kokoh sebagai wadah silaturahmi dan kerjasama yang membawa berkah.
Melalui perayaan milad ke-4 ini, diharapkan sinergi antaranggota semakin diperkuat, menjadikan Forkom Alumni IAIN/UINAM sebagai komunitas yang semakin solid dan bersatu. Silaturahmi yang terjalin di antara kita diharapkan mampu menjadi jembatan kebersamaan yang kuat, serta mempererat tali persaudaraan di antara kita.
Forkom Alumni IAIN/UINAM berkomitmen untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi almamater dan masyarakat. Kebersamaan dan semangat gotong royong adalah kunci kesuksesan dalam membangun citra positif komunitas kita.
Selamat milad ke-4, Forkom Alumni IAIN/UINAM! Semoga kebersamaan ini terus bersemi dan memberikan inspirasi positif bagi setiap anggota. Mari kita terus jalin silaturahmi, berbagi ide, serta berkolaborasi untuk mencapai prestasi yang lebih gemilang di masa depan.
AL-HAKAM AL-MUNSTANSHIR BILLAH atau Abu al-Ash al-Mustashir Billah al-Hakam. Merupakan khalifah kesembilan di Andalusia apabila Abdurrahman ad-Dakhil dihitung sebagai khalifah pertama dan khalifah kedua setelah ayahnya, Abdurrahman III.
Dia mampu menduduki dan mempertahankan mahkota kekuasaannya selama enam belas tahun setelah ayahnya wafat dan hidup hingga usia enam puluh tiga tahun. Al-Hakam Al-Mustanshir Billah merupakan sosok pemimpin yang baik, baik ucapan, sikap maupun perilakunya serta memuliakan orang yang menghadap kepadanya.
Al-Hakam mampu mengoleksi buku-buku dalam jumlah besar, menarik, dan istimewa, dengan ketenaran, memiliki reputasi yang pengetahuan, kecerdasan, keagungan, baik, dan perilaku yang terhormat.
AI-Hakam seringkali mendatangkan karya-karya ilmiah dari berbagai penjuru negeri dan daerah dengan menggelontorkan dana dalam jumlah besar untuk mensukseskan agenda tersebut hingga menguras simpanan kekayaannya.
Meskipun demikian, Al-Hakam sangat menyukainya lebih mengutamakannya dibandingkan kesenangan-kesenangan para penguasa pada umumnya. Karena itu, tidak mengherankan apabila ilmu dan pengetahuannya semakin luas sehingga pandangan-pandangannya semakin mendalam dan tajam.
HIDUP KEMBALI : Fenomena aneh dan ajaib terjadi di Haryana, India, ketika seorang pria bernama Darshan Singh Brar, yang sudah meninggal, kembali hidup setelah terjadi kecelakaan dengan lubang di jalan. Berita ini menjadi perbincangan karena jarang terjadi lubang jalan membawa keajaiban, terutama terkait dengan kehidupan seseorang yang sudah meninggal.
Insiden luar biasa ini terjadi ketika ambulans yang mengangkut jenazah Darshan menuju rumah duka menghantam lubang di jalanan. Darshan, yang berusia 80 tahun, sebenarnya sedang dalam perjalanan dari rumah sakit ke rumahnya untuk dilakukan upacara pemakaman. Namun, kejadian tak terduga terjadi ketika ambulans menabrak lubang di jalanan.
Menurut keluarga, cucu Darshan yang berada di dalam ambulans langsung memperhatikan tubuh kakeknya dan terkejut ketika tangan Darshan mulai bergerak. Dia segera memeriksa kondisi Darshan dan menyadari bahwa jantung Darshan kembali berdetak. Kejadian ini menjadi mukjizat yang menakjubkan bagi keluarga yang telah bersiap untuk menghadapi prosesi pemakaman.
Setelah kejadian itu, Darshan segera dibawa kembali ke rumah sakit terdekat. Para dokter di sana memeriksa dan menyatakan bahwa Darshan masih hidup. Keputusan diambil untuk memberikan perawatan medis lebih lanjut guna mendukung pemulihannya. Meskipun awalnya keluarga berharap Darshan bisa pulih sepenuhnya, kondisinya tidak kunjung membaik setelah beberapa hari perawatan.
Balwan Singh, salah satu cucu Darshan, menyampaikan bahwa meskipun telah dilakukan perawatan intensif, kesehatan kakeknya tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan.
Oleh karena itu, saudara laki-laki Darshan memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit terdekat yang berlokasi dekat rumah mereka, dengan harapan mendapatkan perawatan yang lebih efektif. Kejadian ini menjadi sorotan dan misteri, memicu perbincangan luas tentang fenomena yang tidak lazim terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
BUNUH KEMENAKAN : Pada sebuah kejadian tragis di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, pembunuhan terjadi yang melibatkan seorang perempuan yang diduga membunuh keponakannya sendiri. Motif pembunuhan ini diduga terkait dengan emas yang, ironisnya, memiliki nilai yang tidak seberapa. Kejadian ini terungkap berkat kecurigaan Bupati Boltim, Sachrul Mamonto.
Peristiwa dimulai ketika mayat seorang bocah berusia 8 tahun ditemukan di sebuah perkebunan kelapa di Boltim, dan terlebih tragis, kepalanya terpisah dari tubuhnya. Identitas korban adalah Tifa Azahra Mokoagow, yang ternyata merupakan keponakan dari pelaku, seorang perempuan bernama Aning.
Penyelidikan dimulai ketika Bupati Boltim, Sachrul Mamonto, mulai merasa curiga saat berhadapan dengan Aning. Sachrul mencatat bahwa Aning terlihat mencurigakan dari gestur tubuh, mimik wajah, dan cara bicaranya yang berbelit-belit.
Naluri Sachrul mengarahkannya untuk berkoordinasi dengan Kapolres dan Danramil setempat.
Setelah pengembangan penyelidikan, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. Aning, yang merupakan tante dari korban, mengakui bahwa dia lah yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Polres Boltim berhasil mengamankan pelaku dan menggelar konferensi pers pada Jumat, 19 Januari 2024, untuk memberikan informasi kepada publik.
Dalam konferensi pers tersebut, diumumkan bahwa terdapat dua pelaku, satu laki-laki dan satu perempuan. Sosok pria diduga memiliki inisial MP, sementara wanita memiliki inisial AM. Informasi tambahan menyebutkan bahwa kedua pelaku tinggal berdekatan dengan korban dan masih terikat dalam hubungan keluarga. Bahkan, mereka tinggal hanya berbeda satu halaman rumah.
Kejadian semakin mengguncangkan karena salah satu pelaku berusaha mengelabui aparat kepolisian dengan berpura-pura mencari jenazah korban, meskipun sebenarnya dia sendiri adalah pelaku pembunuhan. Kejadian ini menjadi catatan kelam dan tragis dalam sejarah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengingat kebrutalan aksi pembunuhan yang melibatkan hubungan keluarga.
PENUTUP : Serba Serbi Kehidupan dan Harapan Umpan Balik, Demikianlah rangkuman kehidupan yang telah kami sajikan. Penulis dengan tulus berharap agar para pembaca dapat memberikan umpan balik yang berharga.
Kami ingin memastikan bahwa nomor kontak yang kami sediakan masih berfungsi dengan baik, dan apakah masih relevan atau sudah kadaluarsa. Oleh karena itu, kami membutuhkan kejelasan dari Anda untuk memastikan bahwa nomor kontak ini masih dapat dihubungi.
Terima kasih atas kebersamaannya selama ini. Semua informasi dan cerita yang kami bagikan adalah sebagai bentuk penghargaan kepada Anda, pembaca setia kami. Salam santun dari Penulis bloger H. Syakhruddin.DN.
Jika Anda ingin memberikan umpan balik atau konfirmasi terkait nomor kontak, silakan hubungi kami melalui WhatsApp di nomor: 081 2424 5938. Terima kasih sekali lagi atas partisipasi dan dukungan Anda, SALAMAKI !

Bupati Boltim, Sachrul Mamonto sepertinya punya ilmu gesture, karena bisa membaca gesture pelaku pembunuhan. Sehingga kasusnya terungkap …